Jadi Sorotan, Satu Daycare di Banda Aceh Ditutup Usai Video Dugaan Kekerasan Anak Viral
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah mengatakan akan menutup operasional salah satu daycare menyusul kasus dugaan penganiayaan terhadap anak 18 bulan.
Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Banda Aceh telah melakukan penyelidikan dengan memeriksa enam saksi termasuk pemilik yayasan serta mengamankan terduga pelaku berinisial DS (24).
“Untuk daycare yang bersangkutan akan kami tutup,” ujarnya, Selasa (28/4/2026) malam.
Kasus dugaan penganiayaan terhadap anak ini diketahui usai rekaman CCTV-nya di media sosial dan menjadi sorotan publik.
Di sisi lain, manajemen daycare tersebut telah menyampaikan permohonan maaf melalui media sosial.
Dalam permohonan maaf itu, manajemen menyebut terduga pelaku telah diberhentikan dan diserahkan ke proses hukum.
Afdhal menegaskan pihaknya akan mengawal proses hukum hingga tuntas serta memastikan transparansi kepada masyarakat.
“Kami sangat prihatin. Kasus ini seharusnya tidak terjadi. Kami akan memperketat pengawasan terhadap seluruh daycare di Banda Aceh agar sesuai standar operasional dan perizinan,” kata dia.
Tim Hukum Pemerintah Banda Aceh Sulthan M. Yus menambahkan pemerintah telah mengambil sejumlah langkah antara lain menerima pengaduan dan memberikan pendampingan kepada keluarga korban.
Pihaknya juga berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengawal proses hukum dan akan memanggil pihak pengelola dan yayasan untuk dimintai keterangan dan pertanggungjawaban.
“Penanganan dilakukan secara menyeluruh termasuk kemungkinan adanya unsur kelalaian pihak lain di lokasi,” pungkasnya. (ant/nsi)
Load more