News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Dokter Gadungan, Susanto Ganti Foto di Dokumen Milik dr. Anggi Tanpa Merubah Isi Datanya

Kejari Tanjung Perak Surabaya memastikan, pihak kejaksaan akan membeberkan seluruh rekam jejak dokter gadungan Susanto di sidang tuntutan terdakwa.
Jumat, 15 September 2023 - 16:39 WIB
dr, Anggi Yurikno di Puskesmas Warnasari, Kabupaten Bandung.
Sumber :
  • Endra Kusumah

Kabupaten Bandung, tvOnenews.com - Saat ditemui ruang prakteknya, dr. Anggi Yurikno, dokter Poli Umum di Puskesmas Warnasari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, mengaku kaget dan tidak percaya. Data pribadinya bisa tersebar dan  dicatut oleh dokter gadungan yang bekerja di Rumah Sakit PHC Surabaya. Data-data tersebut dicatut oleh pelaku Susanto melalui media sosial Facebook.

“Tahunya itu berawal dari dokter Ika, bulan Juni tahun ini, menanyakan posisi dokter di mana kebetulan posisinya di Bandung, baru dia menceritakan yang memalsukan identitas dirinya,” ujar dr. Anggi Yurikno, saat ditemui di ruang prakteknya di Kawasan Wates, Pangalengan beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam menjalankan aksinya Susanto hanya mengganti foto dalam berbagai dokumen milik dr. Anggi, sedangkan nama masih dicantumkan dr. Anggi serta data-data lainnya.

Sementara itu, Kejari Tanjung Perak Surabaya, memastikan pihak kejaksaan akan membeberkan seluruh rekam jejak dokter gadungan Susanto di sidang tuntutan terdakwa, pada Senin (18/9/2023) mendatang. 

Sebanyak tujuh kali rentetan aksi penipuan yang dilakukan Susanto menjadi dokter gadungan disejumlah rumah sakit, menurut Kejari Surabaya, terdakwa terancam tuntutan hukuman berat. 

“Dia melakukan perbuatan berulang-ulang, ini tentu menjadi hal yang memberatkan dalam kita mengajukan tuntutan,” kata Jemmy Sandra Kasi Intel. 

Diketahui, Sosok misterius Susanto, lelaki lulusan SMA yang berhasil menjalani profesi sebagai dokter gadungan di sebuah rumah sakit di Kutai Timur, Kalimantan.

Susanto, pria asal grobogan yang menipu menjadi dokter di sejumlah rumah sakit 

Penipuan yang dilakukanya tersebut terjadi pada tahun 2011. Saat itu, aksi penipuanya diketahui dan sempat merasakan dinginnya jeruji besi.

Rupanya, penjara yang dirasakan usai menipu rumah sakit di Kutai Timur, Susanto yang hanya  lulusan SMA ini tidak jera dan justru melancarkan aksinya sebagai dokter gadungan di Surabaya. 

Selama lebih dari dua tahun Susanto menjadi dokter gadungan di RS PHC Surabaya. Penipuan yang dilakukanya bermula saat PT PHC membuka lowongan kerja dan merekrut pegawai secara online. Kemudian, Santoso tertarik melihat lowongan tersebut. 

Trik lama untuk menipu ia gunakan kembali dengan mengisi formulir pendaftaran dengan profil dokter yang ia dapat dari media sosial Facebook, yakni dr Anggi Yurikno, seorang dokter asal Bandung. Aksinya pun sempat viral di jagat maya. 

Tak hanya RS PHC Surabaya, dokter gadungan tersebut juga berhasil menipu PT Pelindo Husada Citra (PHC) hingga bekerja sebagai dokter klinik K3 wilayah kerja Pertamina di Cepu, Jawa Tengah selama dua tahun.

Penyamaran Susanto menjadi dokter gadungan, sebenarnya sudah sempat terungkap pada tahun 2008. Saat itu, Susanto menjadi dokter di RS Pahlawan Medical Center sebagai dokter spesialis obstetri dan ginekologi atau obgyn. 

RS Pahlawan yang ditipunya berlokasi di Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan. 

“(Susanto) tahun 2008 bekerja di RS Medika Center Kandangan sebagai dokter kandungan,” kata dr Telogo Wismo, Wakil Sekjen PB IDI dan mantan Ketua IDI Grobogan, saat melakukan jumpa pers PB IDI via Zoom terkait Kasus Dokter Gadungan, Kamis (14/9/2023). 

Saat itu Susanto yang baru bekerja kurang dari satu minggu harus melakukan operasi caesar. Namun, di ruang operasi dia terlihat kebingungan. 

“Dokter Susanto gadungan ini grogi dan salah. Perawat curiga lalu melapor ke pihak rumah sakit dan dilaporkan ke polisi,” ucap Telogo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus tersebut ditangani oleh polisi Kandangan. Dia divonis oleh PN Kandangan kurungan penjara kurang dari dua tahun. 

“Hukumannya saat itu terlalu ringan, hanya mendapat hukuman 20 bulan penjara,” pungkasnya.(eku/rfi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BMKG: Polewali Mandar Diguncang Gempa Dangkal 13 Kilometer di Laut

BMKG: Polewali Mandar Diguncang Gempa Dangkal 13 Kilometer di Laut

BMKG mendeteksi getaran gempa bumi yang mengguncang dan berpusat dari wilayah laut dangkal di selatan Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, pada Kamis pagi
Rupiah Anjlok ke Rp18.075 per Dolar AS Imbas Defisit APBN dan Berakhirnya Gencatan Senjata Iran-AS

Rupiah Anjlok ke Rp18.075 per Dolar AS Imbas Defisit APBN dan Berakhirnya Gencatan Senjata Iran-AS

Rupiah anjlok ke Rp18.075 per dolar Amerika Serikat (AS) imbas defisit APBN dan berakhirnya gencatan senjata Iran-AS. 
Demokrat Yakin Menteri PU Taat Aturan, Tak Pakai APBN Bawa Istri dan Anaknya Dinas ke AS

Demokrat Yakin Menteri PU Taat Aturan, Tak Pakai APBN Bawa Istri dan Anaknya Dinas ke AS

Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron buka suara soal polemik Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo yang berencana memboyong istri dan anaknya dinas ke Amerika Serikat (AS).
IHSG Dibuka Melemah 7 Poin ke Posisi 5.865 pada Perdagangan 9 Juli 2026

IHSG Dibuka Melemah 7 Poin ke Posisi 5.865 pada Perdagangan 9 Juli 2026

IHSG dibuka melemah 7 poin atau 0,13 persen di level 5.865 pada pembukaan perdagangan Kamis, 9 Juli 2026.
Harga Emas Antam Hari Ini 9 Juli 2026 Turun Lagi Jadi Rp2.633.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini 9 Juli 2026 Turun Lagi Jadi Rp2.633.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini 9 Juli 2026 terpantau menurun lagi menjadi Rp2.633.000 per gram. 
Mengenal Sakit ISPA yang Dialami Ratusan Warga Akibat Kebakaran TPA Jatiwaringin, Kenali Gejalanya

Mengenal Sakit ISPA yang Dialami Ratusan Warga Akibat Kebakaran TPA Jatiwaringin, Kenali Gejalanya

Diketahui lebih dari 300 warga mengalami sakit ISPA. Memungkinkan penduduk sekitaran TPA Jatiwaringin yang terdampak dari kebakaran di tempat pembuangan akhir

Trending

Mesir Murka ke Wasit yang Pernah 'Hancurkan' Mimpi Shin Tae-yong, Kemenangan Argentina di Piala Dunia 2026 Buka Luka Lama Timnas Indonesia

Mesir Murka ke Wasit yang Pernah 'Hancurkan' Mimpi Shin Tae-yong, Kemenangan Argentina di Piala Dunia 2026 Buka Luka Lama Timnas Indonesia

Francois Letexier adalah wasit yang sama dengan pengandil yang menggagalkan Timnas Indonesia menembus Olimpiade 2024 lalu. 
Geger, Niat Cari Ikan, Warga Blitar Malah Temukan Benda Diduga Roket Tertancap di Dasar Sungai

Geger, Niat Cari Ikan, Warga Blitar Malah Temukan Benda Diduga Roket Tertancap di Dasar Sungai

Warga di sekitar aliran Sungai Lahar, Jalan Manggar, Kelurahan Sukorejo, Kota Blitar mendadak heboh pada Rabu (8/7). 
Videonya Viral, Kenapa Santri Korban Pembakaran yang Hendak ke Podcast Denny Sumargo Dicegat Polisi di Bandara?

Videonya Viral, Kenapa Santri Korban Pembakaran yang Hendak ke Podcast Denny Sumargo Dicegat Polisi di Bandara?

Presenter Denny Sumargo (Densu) mengungkap alasan pihak keluarga santri korban kasus pembakaran oleh senior di pesantren di Lombok Tengah, NTB dihalau polisi.
Sinopsis dan Review Film Moana Live Action, Visual Memukau tetapi Sulit Melampaui Animasinya

Sinopsis dan Review Film Moana Live Action, Visual Memukau tetapi Sulit Melampaui Animasinya

Meski masih mempertahankan cerita yang sama, Moana live action mencoba memberikan pengalaman baru melalui visual yang lebih realistis, lanskap Polinesia yang megah, serta penampilan para pemeran manusia. 
Konflik Ruben Onsu dan Jordi Onsu Kian Memanas, Ancaman Bongkar Aib Berujung Peringatan Jalur Hukum

Konflik Ruben Onsu dan Jordi Onsu Kian Memanas, Ancaman Bongkar Aib Berujung Peringatan Jalur Hukum

Konflik keduanya kembali menjadi sorotan setelah muncul pernyataan yang mengindikasikan adanya rahasia pribadi Ruben Onsu yang disebut-sebut diketahui Jordi Onsu.
Gelombang Aksi Unjuk Rasa, Mahasiswa Diimbau Tak Terprovokasi

Gelombang Aksi Unjuk Rasa, Mahasiswa Diimbau Tak Terprovokasi

Kondisi perpolitikan dan ekonomi sosial belakangan waktu sedang mengalami gejolak disertai rentetan gelombang aksi unjuk rasa masyarakat.
Presiden FIFA Gianni Infantino Terancam Kena Investigasi IOC, Gara-gara Dukung Donald Trump

Presiden FIFA Gianni Infantino Terancam Kena Investigasi IOC, Gara-gara Dukung Donald Trump

Presiden FIFA, Gianni Infantino terancam diinvestigasi oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC) usai laporan adanya dugaan pelanggaran prinsip netralitas politik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT