News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aksi Heroik Fahmi "Suparman" Penyelamat Bocah Nyaris Tertabrak Kereta Api di Stasiun Cibatu Garut

Namanya Fahmi Suparman, ia bertugas sebagai petugas pengamanan yang bertugas di Stasiun Cibatu, Garut, Jawa Barat. Dari nama belakangnya memang mirip dengan "Superman" tokoh pahlawan super yang memiliki kekuatan super. 
Senin, 29 Januari 2024 - 14:30 WIB
Fahmi Suparman, Petugas keamanan Stasiun Cibatu, Garut
Sumber :
  • timtvOnenews.com - Taufik Hidayah

Garut, tvOnenews.com - Seorang balita hampir menjadi korban akibat ditabrak kereta api yang melaju di Stasiun Cibatu, Garut, Jawa Barat. Beruntung seorang petugas keamanan yang sedang bertugas bergegas melakukan penyelamatan. Aksi penyelamatan itu viral dan ditonton jutaan orang.

Namanya Fahmi Suparman, ia bertugas sebagai petugas pengamanan yang bertugas di Stasiun Cibatu, Garut, Jawa Barat. Dari nama belakangnya memang mirip dengan "Superman" tokoh pahlawan super yang memiliki kekuatan super. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi cepat tanggap Fahmi menyelamatkan seorang balita, mirip dengan aksi pahlawan super saat beraksi. 

Insiden menegangkan itu terjadi pada Selasa 23 Januari 2024 lalu. Saat itu Fahmi berlari dengan cepat seraya "berlomba" dengan Kereta Api Serayu yang akan melintas. Fahmi melihat seorang balita yang bermain  di rel kereta api dan tidak mengetahui sebuah kereta akan melintas. 

"Waktu itu jadi ada pengumuman akan ada kereta api serayu yang masuk ke stasiun, tapi beberapa menit kemudian banyak calon penumpang yang teriak-teriak, saya kemudian tengok kanan, ternyata ada anak yang memang sedang bermain diantara dekat rel tempat kereta api serayu akan melintas,"kata Fahmi, Minggu (28/01/2024).

Jarak antara anak balita tersebut dengan kereta api hanya berjarak 200 meter saja. Atau hanya dalam hitungan detik bisa tertabrak kereta yang melintas. 

"Kereta serayu mau masuk ke stasiun, melaju jaraknya sangat dekat ada 200 meteran, saya coba raih, tapi si anak malah lari, tapi alhamdulilah bisa diamankan,"tambahnya.

Fahmi menjelaskan antara stasiun dan permukiman terhalang tembok pembatas, sehingga tidak ada akses warga yang bisa semabarang masuk ke dalam stasiun. Menurutnya, balita yang ia selamatkan lolos daripengawasan orang tua dan memasuki areal terlarang. 

"Memang tidak ada akses ke pemukiman, stasiun kan di benteng tinggi, kemungkinan masuk lewat perlintasan kereta api,"jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usai kejadian petugas kemudian memanggil orang tua balita. Orang tua balita berdalih anaknya sangat menyukai kereta api.

"Anaknya usia 4 sampai 5 tahunan lah, orang tuanya ada datang, diberi tahu, ya bilangnya anaknya sangat suka kereta api,"rincinya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT