GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keluarga Korban Perundungan Anak Dibawah Umur di Kota Bandung Minta Polisi Usut Tuntas Para Pelaku

Seorang anak dibawah umur berinisial DN (14) dianiaya oleh 4 remaja di Kota Bandung viral dmedia sosial (Medsos). Korban yang merupakan anak yatim piatu itu dipukul memakai sebuah botol dan mengalami luka memar dibagian kepala.
Senin, 29 April 2024 - 14:10 WIB
Kuasa hukum dan kakak korban usai melaporkan kejadian kasus penganiayaan DN 14 tahun ke Polrestabes Bandung
Sumber :
  • timtvOnenews.com - Ilham Ariyansyah

Bandung, tvOnenews.com - Seorang anak dibawah umur berinisial DN (14) dianiaya oleh 4 remaja di Kota Bandung viral dmedia sosial (Medsos). Korban yang merupakan anak yatim piatu itu dipukul memakai sebuah botol dan mengalami luka memar dibagian kepala.

Peristiwa penganiayaan terjadi di depan kantor Tempat Pemakaman Umum (TPU) Legok Sereuh, RT 1 RW 6, Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat, mirisnya para pelaku saat melakukan aksi penganiayaan secara daring di aplikasi Tik-Tok. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaku pun terpaksa berurusan dengan aparat hukum, karena keluarga korban sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak Polrestabes Bandung. 

Dede Ahmad Sasmita, kuasa hukum korban DN menyebut pasca kejadian pada Sabtu (27/04/2024) hasil visum rumah sakit korban memiliki luka benjolan kepala setelah di pukul memakai botol oleh salah satu pelaku. 

"Kondisi korban tidak ada luka yang cukup serius, cuma ada benjolan memar dikepala hasil dari visum rumah sakit," kata Dede Ahmad kepada tvOnenews. 

Kuasa hukum korban yang merupakan ketua RW setempat juga menyebut saat kejadian dirinya sempat melihat para pelaku yang berjumlah 4 orang itu datang mendatangi korban yang sedang tertidur. 

"Kebetulan saat kemarin hari Sabtu sekitar jam setengah 6 pagi, datanglah empat orang pemuda yang tidak tahu identitasnya kebetulan korban lagi tertidur di teras kantor TPU Legok Cisereuh, tiba-tiba si pelaku i2 orang masuk ke dalam menghampiri korban dan menanyakan korban sebagai komunitas motor dan melihat handphone korban,"ujar Dede Ahmad.

Lanjut kata Dede, saat itu pelaku menendang dan memukul korban sekaligus mengeluarkan sebuah senjata tajam. 

"Ketika handphone dilihat tidak ada apa-apa, pelaku menendang korban dan menurunkan sebilah pisau dan temanya satu lagi memukul kepala korban dengan botol,"ujarnya.

Lalu korban berteriak sehingga datanglah warga untuk melerai kejadian itu. 

Dirinya pun meminta kepada pihak kepolisian agar kasus tersebut bisa diungkap dengan tuntas dan memberikan efek jera terhadap pelaku penganiayaan itu. 

"Saya sudah menekankan ke pihak kepolisian untuk mengusut tuntas sampai kemanapun pelaku ini agar mengalami efek jera, menurut saya kejahatan terhadap anak ini luar biasa sekali," katanya. 

Saat ini pun kata dia, polisi sudah mendatangi rumah pelaku dan sudah tidak ada dirumah. 

"Terahkir dari kepolisian katanya sudah dikejar kerumah pelaku, tetapi suda tidak ada,"ungkapnya.


Sebelumnya, pada video yang beredar di media sosial, dengan menggunakan bahasa Sunda, pelaku meminta korban untuk membuka pesan whatsapp. Pelaku pun sambil mengancam korban dengan berkata-kata kasar. 

Namun, korban mengaku tidak membuka pesan whatsapp. Pelaku pun kesal karena melihat korban melawan dan memukul kepala remaja tersebut dengan botol. Sontak, korban pun langsung menangis histeris kesakitan.

Rekaman video berikutnya, pelaku sambil menyiarkan secara live di Tiktok mengaku memiliki paman seorang jenderal dan menyebutkan nama seseorang. Terlihat, ia live Tiktok sambil makan mie ditemani beberapa orang temannya.

Ia mengaku tidak pernah meminta tolong kepada pamannya. Pelaku pun mengaku tidak takut apabila harus masuk bui atau penjara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Video tersebut viral di media sosial, dan menjadi sorotan warganet. Mereka geram dengan aksi perundungan yang dilakukan oleh pelaku kepada seorang remaja di Bandung.

(ila/ fis)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hadir langsung menjadi saksi pernikahan pasangan penyandang disabilitas rungu, Naila Puja Rislani dan Muhammad Sayyid Az Zahiri. Kehadiran
Trending Topic: Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Reaksi KDM soal Pemujaan dan Klenik Situs Sejarah, Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat

Trending Topic: Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Reaksi KDM soal Pemujaan dan Klenik Situs Sejarah, Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat

Berikut tiga berita terpopuler di tvOnenews.com yang sayang dilewatkan, mulai dari polemik LCC Kalbar hingga aksi gubernur Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda.
Warga Jabar Curhat, KWH Gratis untuk Lansia Dinilai Menambah Beban, KDM: Teteh yang Bageur, Sebelum Saya Memimpin ada 193 Ribu Rumah

Warga Jabar Curhat, KWH Gratis untuk Lansia Dinilai Menambah Beban, KDM: Teteh yang Bageur, Sebelum Saya Memimpin ada 193 Ribu Rumah

Dalam unggahan video terbaru di akun Instagramnya, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menanggapi keluhan seorang warga terkait program KWH gratis bagi jompo atau lansia
Kata Media Korea Setelah Megawati Hangestri Gabung Hillstate: Ko Hee-jin yang Tersenyum Kini Menangis

Kata Media Korea Setelah Megawati Hangestri Gabung Hillstate: Ko Hee-jin yang Tersenyum Kini Menangis

Media Korea Selatan soroti reaksi pelatih Red Sparks Ko Hee-jin setelah mantan anak asuhnya Megawati Hangestri berlabuh ke tim rival Suwon Hyundai Hillstate.
Hot News: SMAN 1 Sambas Buka Suara soal Polemik LCC MPR RI, Dedi Mulyadi Buka Suara soal Klenik, hingga Suku Togutil Ragu Janji Sherly Tjoanda

Hot News: SMAN 1 Sambas Buka Suara soal Polemik LCC MPR RI, Dedi Mulyadi Buka Suara soal Klenik, hingga Suku Togutil Ragu Janji Sherly Tjoanda

Polemik omba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI di Kalbar, pernyataan tegas Gubernur Jabar Dedi Mulyadi terkait cara pandang “klenik” terhadap situs sejarah Sunda, hingga kisah

Trending

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT