News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus 'Lingkaran Setan' Pramuka di Ciamis Berakhir Damai

Kedua belah pihak yakni keluarga korban dan keluarga pelaku, sepakat untuk menempuh jalan damai. 
Senin, 24 Januari 2022 - 09:24 WIB
keluarga korban Deden (kanan), Mamay (tengah) Ari (kiri) saat menyampaikan soal islah atau damai.
Sumber :
  • tim tvOne - Aditya Tri Wahyudi

Ciamis, Jawa Barat - Kasus kekerasan yang menimpa belasan anggota pramuka SMA Negeri 1 Ciamis, beberapa waktu lalu, berbuntut islah alias damai. Kedua belah pihak yakni keluarga korban dan keluarga pelaku, sepakat untuk menempuh jalan damai. 

Kedua belah pihak diketahui sudah menandatangani surat kesepakatan dan hal ini dikabarkan sudah dilaporkan ke pihak Polres Ciamis yang tengah mengusut kasus tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kedua belah pihak sepakat untuk islah, keluarga korban menilai tujuan kami untuk memberi shock terapi sudah terpenuhi dan pelaku juga masih dibawah umur," ucap salah satu keluarga korban, Mamay kepada tvonenews.com, Senin (24/1/2022).

Mamay menambahkan, pihak keluarga korban khususnya yang melakukan pelaporan kepada polisi, sudah bertemu pihak keluarga pelaku termasuk pihak sekolah SMA Negeri 1. Pelaku bersama keluarganya sudah meminta maaf kepada korban termasuk orang tuanya.

"Dengan adanya kejadian ini, kami berharap peristiwa serupa tidak boleh terulang kembali dan bila terjadi lagi, kami akan menempuh jalur hukum, Kami tidak bermaksud untuk mencemari nama baik sekolah atau pihak-pihak lain," tambah Mamay.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kapolres Ciamis, AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi yang mengatakan pihaknya akan menyesuaikan kondisi kesepakatan yang terjadi terhadap kedua belah pihak yakni keluarga korban dan keluarga pelaku.

"Kedua belah pihak sudah mendatangi Polres Ciamis untuk menyampaikan sudah terjadi kesepahaman untuk memberi pendidikan kepada anak," ucap AKBP Wahyu Broto NA kepada awak media.

Namun Kapolres Ciamis mengatakan hingga kini Satreskrim Polres Ciamis masih terus melakukan pemeriksaan sejumlah pihak saksi, korban, pelaku termasuk kantor Cabang Dinas 13, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Rencananya Polres Ciamis akan memberikan keterangan secara resmi bila seluruh prosedur sudah ditempuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tujuan penanganan Polri bukan untuk menghukum orang tapi untuk memberikan edukasi," tambah AKBP Wahyu Broto NA.

Sementara itu, kondisi tiga siswa yang mengalami luka parah, kini sudah kembali masuk sekolah. Mereka beraktivitas seperti biasa dan mengaku tidak terganggu oleh kejadian yang menimpanya. Bahkan salah satu korban mengaku kepada orang tuanya, tidak dendam kepada senior mereka yang sudah melakukan kekerasan hingga wajah korban babak belur.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gebrakan KDM soal Anggaran Daerah Disorot Anggota DPRD: Kita Kaget Tak Diajak Ngobrol

Gebrakan KDM soal Anggaran Daerah Disorot Anggota DPRD: Kita Kaget Tak Diajak Ngobrol

Yomanius juga mengakui bahwa DPRD memahami tekanan fiskal yang sedang dihadapi Pemprov Jabar.
Jadwal Beregu Asia 2026, Rabu 4 Februari: Menanti Comeback Ester Nurumi di Laga Indonesia vs Hong Kong

Jadwal Beregu Asia 2026, Rabu 4 Februari: Menanti Comeback Ester Nurumi di Laga Indonesia vs Hong Kong

Jadwal Kejuaraan Beregu Asia 2026, di mana tim bulu tangkis Indonesia di sektor putri yang diperkuat Ester Nurumi dan kawan-kawan akan memulai perjuangannya melawan Hong Kong.
Motif Pria Tendang Kucing Sampai Mati di Blora Terus Digali, Polisi: Merasa Terganggu saat Jogging, Dilakukan secara Spontan

Motif Pria Tendang Kucing Sampai Mati di Blora Terus Digali, Polisi: Merasa Terganggu saat Jogging, Dilakukan secara Spontan

Motif pria berinisial PJ (60) yang diduga menendang kucing sampai mati di Lapangan Kridosono Blora pada Minggu (25/1/2026) lalu terus digali oleh pihak kepolisian.
Timnas Indonesia Untung Besar, Gelombang Pemain Keturunan Hijrah ke Liga Lokal Bikin John Herdman Dapat ‘Privilege’ Jelang AFF

Timnas Indonesia Untung Besar, Gelombang Pemain Keturunan Hijrah ke Liga Lokal Bikin John Herdman Dapat ‘Privilege’ Jelang AFF

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mulai menerima kabar menggembirakan usai derasnya arus kepulangan pemain keturunan ke kompetisi domestik. Apa itu?
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Tak Mampu Beli Buku dan Pena, Cak Imin: Cambuk Agar Lebih Peka

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Tak Mampu Beli Buku dan Pena, Cak Imin: Cambuk Agar Lebih Peka

Diketahui, anak tersebut tinggal bersama neneknya. Sementara sang ibu yang merupakan orang tua tunggal bekerja sebagai petani dan buruh serabutan untuk menghidupi lima anaknya

Trending

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Insiden Memalukan di Liga Italia, Bintang Inter Milan Blak-blakan Minta Maaf ke Emil Audero

Insiden Memalukan di Liga Italia, Bintang Inter Milan Blak-blakan Minta Maaf ke Emil Audero

Insiden memalukan mewarnai lanjutan pekan ke-23 Serie A. Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, secara resmi menyampaikan permintaan maaf kepada kiper Emil Audero menyusul aksi pelemparan kembang api dari tribun pendukung Nerazzurri yang mengarah langsung ke sang penjaga gawang.
Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama artis Denada menjadi sorotan publik. Kini sudah mengakui Ressa sebagai anak.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Open To Work di LinkedIn Berujung Kontroversi, Prilly Latuconsina Ngaku Menyesal: Aku Bukan Niat Tidak Empati

Open To Work di LinkedIn Berujung Kontroversi, Prilly Latuconsina Ngaku Menyesal: Aku Bukan Niat Tidak Empati

Aktris Prilly Latuconsina muncul klarifikasi dan minta maaf usai fitur #OpenToWork profil LinkedIn bekerja sebagai sales mengandung tidak empati ke pencaker.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT