News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kerap Banjir Akibat Tanggul Jebol, Warga dan DPRD Datangi BBWS Citanduy Banjar

Bosan kerap diterjang banjir, warga didampingi 10 anggota DPRD Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah mendatangi kantor Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 27 Januari 2022 - 22:56 WIB
Warga bersama DPRD Cilacap mendatangi BBWS Citanduy Banjar
Sumber :
  • Aditya Tri Wahyudi

Banjar, Jawa Barat - Bosan kerap diterjang banjir, warga didampingi 10 anggota DPRD Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah mendatangi kantor Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy Kementerian PUPR di Kota Banjar, Jawa Barat, Kamis (27/1/2022).

Warga Cilacap ini menyampaikan beberapa keluhan terkait banjir dan akses keluar masuk kampung yang selama ini sulit diakses dan rusak parah. Salah satu warga, Mashuri (51), warga Desa Bojong, Kecamatan Kawunganten  Kabupaten Cilacap, mengeluhkan banjir yang kerap terjadi di wilayah Dusun Nusadadi, Desa Bojong, Kecamatan Kawunganten, akibat saluran drainase dan sifon dirasakan terlalu sempit. Sehingga bila musim hujan turun, air mudah  meluap dan membanjiri ratusan rumah di tiga RT. Saluran drainase dan sifon ini merupakan tanggung jawab BBWS Citanduy.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bila musim hujan, dipastikan selalu banjir karena kedua saluran itu tidak bisa menampung debit air yang tinggi, sementara tanggul ini juga milik BBWS Citanduy dan kami berharap ada perhatian dan tindak lanjut terkait masalah ini," ucap Mashuri kepada tvonenews.com, Kamis (27/1/2022).

Selain karena dua saluran yang tidak bisa menampung debit air, tanggul saluran irigasi primer Cihaur di wilayah dusun Gunungjaya, Desa Bojong, Kecamatan Kawunganten yang beberapa kali jebol. Akibatnya pasokan air untuk kebutuhan pertanian menjadi terganggu.

Selain banjir, warga juga mengeluhkan kondisi jalan sepanjang 3 kilometer yang sejak dulu sulit diakses lantaran belum pernah ada pembangunan jalan. Baik pemerintah desa setempat maupun pemerintah Kabupaten Cilacap tidak bisa menganggarkan dan membangun jalan lantaran tanah di sekitar tanggul merupakan milik BBWS Citanduy.

"Kami ingin ada jalan inspeksi yang menghubungkan Dusun Karyamekar dengan wilayah Robyong Cangkring yang dihuni oleh ratusan warga, selama ini kami kesulitan keluar masuk kampung karena kondisi jalan yang belum pernah dibangun dan kondisinya semakin parah bila musim hujan," tambah Mashuri.

Sementara menurut ketua DPRD Kabupaten Cilacap, Taufik Nurhidayat mengatakan bahwa keinginan masyarakat Kabupaten Cilacap di wilayah barat ini, berharap bisa segera ditangani agar banjir tidak selalu terulang dan merugikan hasil pertanian warga.

"Hasil musyawarah rencana pembangunan tingkat kecamatan, kami DPRD Cilacap bersama warga mendatangi BBWS Citanduy dan saya meminta bagaimana caranya dan coba dihitung agar permasalahan ini bisa segera ditanggulangi," jelas Taufik kepada tvonenews.com.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi keluhan warga, Kepala BBWS Citanduy, Bambang Hidayah mengatakan, pihaknya menampung keinginan warga dan mengupayakan segera mungkin untuk memperbaiki beberapa lokasi yang kerap banjir akibat tanggul jebol termasuk jalan yang diinginkan oleh warga. 

"Tentunya soal realisasi akan kami usulkan ke pusat namun alokasi di pusat terbatas karena semua BBWS meminta anggaran pula. Tetapi kami akan upayakan agar ini diprioritaskan oleh pusat," ucap Bambang Hidayah kepada awak media. (Aditya Tri Wahyudi/act)
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kemensos Aktifkan Kembali BPJS PBI Pasien Cuci Darah Usai Ramai Keluhan di Media Sosial

Kemensos Aktifkan Kembali BPJS PBI Pasien Cuci Darah Usai Ramai Keluhan di Media Sosial

Kemensos mengaktifkan kembali BPJS PBI khusus pasien cuci darah setelah ratusan pasien terdampak penonaktifan mendadak dan viral di media sosial.
173 Ekor Ayam Bangkok dan 20 Ekor Kambing Pigmi Ilegal Asal Thailand Dimusnahkan

173 Ekor Ayam Bangkok dan 20 Ekor Kambing Pigmi Ilegal Asal Thailand Dimusnahkan

Badan Karantina Indonesia (Barantin) memusnahkan 173 ekor ayam bangkok dan 20 ekor kambing pigmi ilegal asal Thailand yang masuk tanpa prosedur karantina. Tinda
11 Juta Peserta PBI JKN Dicoret Mendadak, Komisi IX DPR: BPJS Putus Layanan Nyawa Rakyat

11 Juta Peserta PBI JKN Dicoret Mendadak, Komisi IX DPR: BPJS Putus Layanan Nyawa Rakyat

DPR menilai alasan pemutakhiran data tidak dapat dijadikan pembenaran untuk menghentikan layanan kesehatan, terutama bagi pasien dengan penyakit kronis yang membutuhkan perawatan berkelanjutan.
150 Pemuda Ikuti Youth Empowerment Peace Class di Jakarta

150 Pemuda Ikuti Youth Empowerment Peace Class di Jakarta

Heavenly Culture World Peace Restoration of Light (HWPL) bersama International Peace Youth Group (IPYG) menggelar The 1st Indonesia Youth Empowerment Peace Class (YEPC).
Dapat Jatah Rp7 M per Bulan, Ditjen Bea Cukai Kongkalikong dengan Blueray Masukan Barang Ilegal ke Indonesia

Dapat Jatah Rp7 M per Bulan, Ditjen Bea Cukai Kongkalikong dengan Blueray Masukan Barang Ilegal ke Indonesia

KPK sebut barang ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya kongkalikong antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kemenkeu.
Susunan Pemain Tim Putra Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026: Anthony Ginting Absen, Ubed Main Pertama

Susunan Pemain Tim Putra Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026: Anthony Ginting Absen, Ubed Main Pertama

Berikut susunan pemain Indonesia vs Thailand di Kejuaraan Beregu Asia 2026 yang berlangsung di ingdao Qonson Gymnasium, Qingdao, China pada Jumat (6/2/2026).

Trending

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Berikut susunan pemain tim putri Indonesia vs Thailand di Perempat final Kejuaraan Beregu Asia 2026
Baru Juga Rekrut Eks Pemain Al Hilal, Al Nassr Sudah Ditimpa Kabar Buruk dari Cristiano Ronaldo

Baru Juga Rekrut Eks Pemain Al Hilal, Al Nassr Sudah Ditimpa Kabar Buruk dari Cristiano Ronaldo

Baru juga Al Nassr mengumumkan bergabungnya Abdullah Al-Hamddan dalam klub tersebut, Ronaldo malah bawa kabar buruk jelang laga menjamu Al Ittihad. Ada apa?
KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK menyita uang tunai, valuta asing, jam tangan mewah, hingga emas 5,3 kg senilai Rp40,5 miliar dalam kasus korupsi impor Bea Cukai.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT