News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polres Sukabumi Gencarkan Operasi Selama Ramadhan

Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat - Polres Sukabumi, Jawa Barat menggencarkan Operasi Cipta Kondisi di Bulan Ramadhan 1443 Hijriyah ini. Hal ini untuk memberikan ketenangan, kenyamanan dan keamanan masyarakat saat menjalankan ibadah puasa.  Kapolres Sukabumi, AKBP Dedy Darmawansyah mengatakan, masyarakat harus bisa beribadah dengan tenang. "Saya sudah sampaikan kepada Polsek jajaran dan semua anggota Polres Sukabumi, agar lebih fokus untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat saat melakukan ibadah puasa di bulan suci ini," jelas Dedy. Kamis,7/4/2022.
Kamis, 7 April 2022 - 12:59 WIB
Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah saat mengungkap kasus kriminal di wilayahnya.
Sumber :
  • Rizki Gustana

Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat - Polres Sukabumi, Jawa Barat menggencarkan Operasi Cipta Kondisi di Bulan Ramadhan 1443 Hijriyah ini. Hal ini untuk memberikan ketenangan, kenyamanan dan keamanan masyarakat saat menjalankan ibadah puasa. 

Kapolres Sukabumi, AKBP Dedy Darmawansyah mengatakan, masyarakat harus bisa beribadah dengan tenang.

"Saya sudah sampaikan kepada Polsek jajaran dan semua anggota Polres Sukabumi, agar lebih fokus untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat saat melakukan ibadah puasa di bulan suci ini," jelas Dedy. Kamis,7/4/2022.

Cipta kondisi tak hanya menyasar preman pelaku kriminal tapi juga pemberantasan peredaran narkoba.

"Ya narkoba itu setiap saat pasti ada, sehingga tidak terbatas dengan bulan suci Ramadan, tetap yang namanya tugas kepolisian dijalankan dan harus kita tekan peredaran narkoba meskipun di bulan suci ramadan," ujar Perwira yang lama bertugas di tanah Papua ini.

Dalam tiga bulan terakhir Polres Sukabumi telah mengungkap 26 kasus narkoba berbagai jenis dari beragam kalangan usia pelaku.

"Tiga bulan terakhir ini kita sudah mengungkap sekitar kurang lebih 26 kasus, para pelaku setiap kalangan usia ada, mulai dari 15 sampai usia 58 tahun. Langkah kepolisian kedepannya tetap kita menegakkan, membuat sebuah situasi kamtibmas tetap aman dan nyaman," tambah Kasat Narkoba Polres Sukabumi, AKP Kusmawan. (Rizki Gustana/Hdi)

 
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

17 Daftar Pemain Doctor X: Mafia in White, Drama Korea Kedokteran yang Dibintangi Kim Ji Won

17 Daftar Pemain Doctor X: Mafia in White, Drama Korea Kedokteran yang Dibintangi Kim Ji Won

Berikut daftar 17 pemain drama Korea Doctor X: Mafia in White, berlatar medis kedokteran yang dibintangi Kim Ji Won.
Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Pastikan Polri Bersama Masyarakat

Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Pastikan Polri Bersama Masyarakat

Kapolda menegaskan kehadiran polisi harus dirasakan warga bukan hanya saat terjadi persoalan tetapi juga dalam memberikan rasa aman sehari-hari.
Piala Dunia 2026 Dituduh Ada Pemain Ilegal, FIFA Pastikan Kiper Kelahiran Prancis Sah Bela Kongo

Piala Dunia 2026 Dituduh Ada Pemain Ilegal, FIFA Pastikan Kiper Kelahiran Prancis Sah Bela Kongo

Walau sudah lebih dari empat bulan selesai, Nigeria dan Jamaika mempertanyakan status kelayakan kiper Kongo, Lionel Mpasi yang tampil di Piala Dunia 2026. 
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Hasil Drawing IBL All Indonesia 2026, Satria Muda Bandung dan Dewa United Banten Beda Grup

Hasil Drawing IBL All Indonesia 2026, Satria Muda Bandung dan Dewa United Banten Beda Grup

Dua finalis IBL All Indonesia edisi 2025, Satria Muda Pertamina Bandung dan Dewa United Banten, kali ini ditempatkan di grup berbeda sehingga peluang keduanya kembali bertemu di partai puncak tetap terbuka.
Koops TNI Wabema Konfirmasi Dugaan 3 Anggota OPM Tewas di Maybrat, Identitas Masih Diselidiki

Koops TNI Wabema Konfirmasi Dugaan 3 Anggota OPM Tewas di Maybrat, Identitas Masih Diselidiki

Dalam operasi tersebut, TNI juga mengamankan sejumlah barang yang ditemukan di lokasi kejadian kontak tembak dengan OPM/KKB.

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT