News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengokohkan Friendship Korea-Indonesia: Program Studi Korea UI dan Korea Foundation Gelar Dialog Analisis Kritis Budaya Korea

Fenomena Hallyu (Gelombang Korea) telah lama mendominasi lanskap budaya pop di Indonesia, menarik minat tidak hanya penggemar, tetapi juga akademisi.
Rabu, 3 Desember 2025 - 11:41 WIB
Fenomena Hallyu (Gelombang Korea) telah lama mendominasi lanskap budaya pop di Indonesia, menarik minat tidak hanya penggemar, tetapi juga akademisi.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Fenomena Hallyu (Gelombang Korea) telah lama mendominasi lanskap budaya pop di Indonesia, menarik minat tidak hanya penggemar, tetapi juga akademisi. Namun, antusiasme yang masif ini kini mendorong Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Korea, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) Universitas Indonesia (UI), untuk mentransformasi arah kajian mereka dari studi deskriptif ke analisis yang lebih kritis dan interdisipliner.

Dorongan transformatif ini dikukuhkan melalui kemitraan strategis dengan Korea Foundation (KF), dengan tujuan menjadikan Prodi Korea FIB UI sebagai pusat unggulan yang mampu mengkaji peran budaya populer dalam konteks diplomasi bilateral antara Indonesia dan Korea.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Titik balik transformasi ini terlihat jelas dalam kesuksesan dialog budaya "Bridges of Friendship: Korea – Indonesia Cross Culture Dialogue" yang diselenggarakan pada 27 November 2025 di Auditorium Gedung I FIB UI. Dialog ini dihadiri oleh berbagai pakar, termasuk Dr. Suray Agung Nugroho, M.A., Ph.D. dari UGM, serta Dr. Adi Kristina dan Amelia Burhan, M.A., Ph.D. dari UI. Dialog juga dihadiri oleh Kepala Sekolah JIKS (Jakarta International Korean School), Ibu Lee Sun-Ah.

Yang menarik, acara tersebut tidak hanya dipenuhi oleh mahasiswa Prodi Korea, tetapi juga mahasiswa dari berbagai program studi lain di lingkungan FIB. Tingginya tingkat kehadiran dan interaksi dari mahasiswa lintas prodi ini menjadi bukti konkret bahwa ketertarikan terhadap Korea telah dipupuk secara progresif melalui berbagai program yang difasilitasi oleh KF di UI. Antusiasme ini memvalidasi bahwa produk budaya Korea telah menjadi "ruang unik untuk perjumpaan antarbudaya" di tengah dominasi pengaruh budaya Korea di Indonesia.

Dialog ini bukan sekadar forum diskusi umum, melainkan sebuah inisiasi akademis yang spesifik. Gagasan awalnya adalah untuk mengembangkan metodologi analisis budaya dari berbagai perspektif untuk menaikkan level kajian Studi Korea. Kepala Prodi Bahasa dan Kebudayaan Korea FIB UI, Dr. Rostineu, S.S., M.A menegaskan bahwa tantangan ke depan adalah menafsirkan bagaimana elemen budaya Korea seperti film, media sosial, hingga Ujian Kemampuan Bahasa Korea (TOPIK), dapat dipandang sebagai instrumen efektif dalam menjembatani hubungan Korea dan Indonesia.

Fenomena Hallyu (Gelombang Korea) telah lama mendominasi lanskap budaya pop di Indonesia, menarik minat tidak hanya penggemar, tetapi juga akademisi.
Fenomena Hallyu (Gelombang Korea) telah lama mendominasi lanskap budaya pop di Indonesia, menarik minat tidak hanya penggemar, tetapi juga akademisi.
Sumber :
  • Istimewa

Oleh karena itu, tujuan krusial dari kemitraan ini adalah menggeser fokus pembahasan menuju peran diplomasi People-to-People (P-to-P) dalam hubungan Korea Selatan dan Indonesia secara lebih realistis dan praktis. Artinya, studi Korea di UI akan diarahkan untuk secara efektif memperkuat hubungan lintas negara melalui interaksi di tingkat masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peran Korea Foundation sebagai mitra strategis sangat krusial. Kemitraan ini menyediakan dukungan finansial, sumber daya akademik, dan jaringan global yang memungkinkan FIB UI untuk meningkatkan kapasitas riset, mndukung penelitian komparatif yang mendalam dan kritis mengenai dampak Hallyu dan diplomasi P-to-P, serta memperluas wawasan akademik material akademik mutakhir.

Kesuksesan dialog yang diwarnai dengan pertanyaan-pertanyaan kritis dan mendalam dari peserta menunjukkan kesiapan komunitas akademik untuk bertransformasi. Dengan dukungan KF, Prodi Bahasa dan Kebudayaan Korea FIB UI kini optimis dapat menjadi garda terdepan dalam menghasilkan kajian-kajian kritis dan praktis yang berkontribusi langsung pada penguatan persahabatan dan kemitraan strategis antara Republik Korea dan Republik Indonesia.(chm)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Proliga 2026: Megawati Hangestri Cs 'Mengancam', Jakarta Pertamina Enduro Siap Sapu Bersih Dua Kemenangan Kandang di Seri Malang

Proliga 2026: Megawati Hangestri Cs 'Mengancam', Jakarta Pertamina Enduro Siap Sapu Bersih Dua Kemenangan Kandang di Seri Malang

Jakarta Pertamina Enduro yang diperkuat oleh Megawati Hangestri dan kawan-kawan menargetkan menyapu bersih dua kemenangan di laga kandang yang berlangsung di Seri Malang Proliga 2026.
BRImo Capai 45,9 Juta Pengguna, Transaksi Sepanjang 2025 Tembus Rp7.057 Triliun

BRImo Capai 45,9 Juta Pengguna, Transaksi Sepanjang 2025 Tembus Rp7.057 Triliun

Hingga akhir tahun 2025, BRImo telah digunakan oleh 45,9 juta user, meningkat sekitar 18,9% secara tahunan (year-on-year/yoy).
Dikritik Lewat Stand Up Comedy, Gibran Tetap Dukung Pandji Pragiwaksono Berkarya dan Suarakan Masukan untuk Bangsa

Dikritik Lewat Stand Up Comedy, Gibran Tetap Dukung Pandji Pragiwaksono Berkarya dan Suarakan Masukan untuk Bangsa

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tetap mendukung anak muda Indonesia, untuk terus berkarya dan menyampaikan masukan yang bermanfaat bagi pembangunan bangsa
Densus 88 Antiteror Polri Ungkap Anak di Kalbar Lempar Bom Molotov di Sekolah Terinsipirasi Aksi Kekerasan di Luar Negeri

Densus 88 Antiteror Polri Ungkap Anak di Kalbar Lempar Bom Molotov di Sekolah Terinsipirasi Aksi Kekerasan di Luar Negeri

Seorang anak SMP di Kalimantan Barat nekat melempat bom molotov di sekolahnya. Densus 88 mengungkap aksi ini terinspirasi peristiwa kekerasan di luar negeri.
Sergio Castel Jadi Nama Baru Pemain Persib? Ini Profilnya

Sergio Castel Jadi Nama Baru Pemain Persib? Ini Profilnya

Kehadiran Sergio Castel dikonfirmasi oleh Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar. Walau belum diperkenalkan secara resmi, Sergio Castel pun menjadi kejutan baru bagi Bobotoh. 
Tips Jitu War Tiket KAI H-1 Lebaran 2026 yang Wajib Dicoba, Tanpa Jasa Calo!

Tips Jitu War Tiket KAI H-1 Lebaran 2026 yang Wajib Dicoba, Tanpa Jasa Calo!

Ingin mudik tanpa stres? Simak tips jitu war tiket KAI H-1 Lebaran 2026 ini agar kamu bisa dapat kursi tanpa jasa calo dan aman dari kehabisan!

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT