News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Respons Dedi Mulyadi atas Permintaan Gibran soal Longsor Cisarua

Menindaklanjuti arahan tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa penanganan alih fungsi lahan harus dibedakan berdasarkan pihak yang melakukan
Selasa, 27 Januari 2026 - 16:09 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meminta pemerintah daerah menelusuri dugaan alih fungsi lahan yang disinyalir menjadi salah satu penyebab terjadinya longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa penanganan alih fungsi lahan harus dibedakan berdasarkan pihak yang melakukannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyatakan, pemerintah daerah akan bersikap tegas apabila pelanggaran dilakukan oleh pihak korporasi.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Bandung.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Bandung.
Sumber :
  • ANTARA/HO Pemprov Jabar

Menurut Dedi, alih fungsi lahan oleh perusahaan tidak dapat ditoleransi karena berpotensi menimbulkan dampak besar terhadap lingkungan serta mengancam keselamatan masyarakat.

Oleh sebab itu, apabila ditemukan keterlibatan korporasi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mendorong penegakan hukum secara tegas.

“Ini tinggal dilihat alih fungsi lahannya dilakukan korporasi atau perorangan. Kalau korporasi, harus ditindak tegas. Kalau masyarakat kecil, pendekatannya berbeda,” ujar Dedi saat ditemui di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (27/1/2026).

Namun demikian, Dedi menegaskan bahwa pendekatan yang lebih humanis akan diterapkan jika alih fungsi lahan dilakukan oleh masyarakat perorangan, khususnya dari kalangan menengah ke bawah.

Ia menilai, penindakan hukum terhadap masyarakat kecil justru berpotensi memperberat persoalan sosial dan ekonomi.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Sumber :
  • Istimewa

Mantan Bupati Purwakarta itu menyebut, masyarakat yang melakukan alih fungsi lahan karena keterbatasan ekonomi tidak serta-merta dikenai sanksi hukum.

Pemerintah akan lebih mengedepankan pembinaan melalui edukasi serta penyediaan alternatif mata pencaharian.

Menurutnya, penciptaan lapangan kerja menjadi solusi utama agar masyarakat tidak lagi bergantung pada aktivitas yang berisiko merusak lingkungan.

“Kalau perorangan masyarakat awam karena kebutuhan, bukan ditindak, tapi diberi pekerjaan baru supaya tidak melakukan hal itu lagi,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, hingga hari ketiga proses pencarian korban longsor, Senin (26/1/2026), tim SAR gabungan telah mengumpulkan sembilan kantong jenazah dari dua sektor pencarian.

Secara keseluruhan, sebanyak 34 kantong jenazah berhasil dievakuasi sejak hari pertama kejadian.

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KTM Factory dan Tech3 Racing Resmi Perkenalkan Livery untuk MotoGP 2026, Punya Desain Kembar

KTM Factory dan Tech3 Racing Resmi Perkenalkan Livery untuk MotoGP 2026, Punya Desain Kembar

KTM resmi memperkenalkan livery yang akan digunakan oleh pabrikan KTM Factory maupun satelit Tech3 Racing di MotoGP 2026.
Bantul Siap Kirim Data Siswa SD dan SM untuk Calon Peserta Tes Kemampuan Akademik

Bantul Siap Kirim Data Siswa SD dan SM untuk Calon Peserta Tes Kemampuan Akademik

Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta akan mengirim data para siswa baik sekolah dasar (SD) maupun sekolah menengah pertama (SMP) daerah ini sebagai calon peserta tes kemampuan akademik (TKA) tahun 2026
Izin Dicabut, Begini Nasib 28 Perusahaan yang Sebabkan Bencana Sumatra

Izin Dicabut, Begini Nasib 28 Perusahaan yang Sebabkan Bencana Sumatra

28 perusahaan dicabut izinnya karena diduga menjadi penyebab bencana banjir dan longsor di Sumatra akhir tahun 2025. Satgas PKH tegaskan langkah ini bukan akhir
Legenda MU Sebut Carrick akan Gabung Klub Rival Meski Sukses Kalahkan Man City dan Arsenal

Legenda MU Sebut Carrick akan Gabung Klub Rival Meski Sukses Kalahkan Man City dan Arsenal

Paul Scholes menilai Manchester United (MU) masih trauma era Ole Gunnar Solskjaer. Situasi ini disebut bisa menggagalkan peluang Michael Carrick jadi manajer permanen.
Land Cruiser Ditembak RPG Utuh, Mobil yang Membawa Wali Kota di Filipina Diserang Kelompok Bersenjata

Land Cruiser Ditembak RPG Utuh, Mobil yang Membawa Wali Kota di Filipina Diserang Kelompok Bersenjata

Sebuah video viral di media sosial yang menampilkan mobil Land Cruiser ditembak RPG (Rocket-Propelled Grenade) oleh orang-orang bersenjata yang tak dikenal.
Ditinggal Duo Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic, Red Sparks Malah Jadi Bulan-bulanan di Liga Voli Korea Musim Ini

Ditinggal Duo Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic, Red Sparks Malah Jadi Bulan-bulanan di Liga Voli Korea Musim Ini

Nasib dari mantan tim Megawati Hangestri sekaligus runner up Liga Voli Korea 2024/2025, Daejeon Red Sparks, saat ini jauh berbalik 180 derajat pada musim ini.

Trending

Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berikan penjelaskan soal surat tanah lama, seperti girik yang segera tidak berlaku lagi.
Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Diketahui, pemenuhan panggilan pemeriksaan ini dilakukan sebagai saksi meringankan, atas permintaan dari tersangka Roy Suryo Dkk.
Fakta-fakta Penjual Es Gabus Dituduh Pakai Spons Ternyata Hoaks, Berujung Anggota Polri-TNI Minta Maaf

Fakta-fakta Penjual Es Gabus Dituduh Pakai Spons Ternyata Hoaks, Berujung Anggota Polri-TNI Minta Maaf

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium, jajanan pasar yang sempat diduga terbuat dari spons tersebut dinyatakan aman dan layak untuk dikonsumsi.
Misteri Tewasnya Janda di Ponorogo: Luka Robek di Kepala dan Anak yang Menghilang dari Rumah

Misteri Tewasnya Janda di Ponorogo: Luka Robek di Kepala dan Anak yang Menghilang dari Rumah

Kabar duka sekaligus mengerikan datang dari Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Seorang janda bernama Nur Aini (55) ditemukan tidak bernyawa di dalam kediamannya pada Senin (26/1). 
Viral Penjual Es Gabus Dituding Pakai Bahan Spons, Aparat TNI-Polri Akui Terlalu Cepat Ambil Kesimpulan, Langsung Minta Maaf ke Kakek Sudrajat

Viral Penjual Es Gabus Dituding Pakai Bahan Spons, Aparat TNI-Polri Akui Terlalu Cepat Ambil Kesimpulan, Langsung Minta Maaf ke Kakek Sudrajat

Sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan dua aparat TNI-Polri yang menuding es gabus yang dijual seorang pedagang berisikan spons. 
Khawatir dengan Kondisi Kesehatan Jokowi, Rocky Gerung: Cara Supaya Pak Jokowi Tenang Itu Mestinya Dia Lempar Semua HP-nya

Khawatir dengan Kondisi Kesehatan Jokowi, Rocky Gerung: Cara Supaya Pak Jokowi Tenang Itu Mestinya Dia Lempar Semua HP-nya

Rocky Gerung mengaku khawatir dengan kondisi kesehatan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). 
Terungkap, Penyebab Ressa Rizky Rossano Tiba-tiba Mengetahui Asal-Usul Dirinya sebagai Anak Denada

Terungkap, Penyebab Ressa Rizky Rossano Tiba-tiba Mengetahui Asal-Usul Dirinya sebagai Anak Denada

Terungkap penyebab Ressa Rizky Rossano mengetahui asal-usul dirinya sebagai anak Denada, berawal dari pengakuan keluarga dan pencarian kebenaran sejak kecil.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT