GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Investigasi Lapangan Temukan Ribuan Perusahaan Menggunakan Air Tanah untuk Operasional Produksi

Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, diminta turun ke lapangan untuk menelusuri penggunaan air tanah oleh sejumlah perusahaan.
Minggu, 15 Februari 2026 - 23:46 WIB
Salah satu akses masuk utama menuju kawasan industri MM2100 Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, diminta turun ke lapangan untuk menelusuri penggunaan air tanah oleh sejumlah perusahaan. Hal ini dilakukan untuk menindaklanjuti temuan masyarakat yang menyebut banyak perusahaan pengguna namun belum tercatat sebagai objek pajak daerah.

Ketua Umum LSM Sniper Gunawan di Cikarang, Minggu, mengatakan hasil investigasi lapangan menemukan ribuan perusahaan di wilayah Kabupaten Bekasi menggunakan air tanah untuk operasional produksi tanpa tercatat dalam objek pajak pemerintah daerah, sehingga pendapatan asli daerah (PAD) itu diduga turut menguap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hasil investigasi kami ada ribuan perusahaan yang menggunakan air tanah. Namun, tidak terdata sebagai objek pajak maupun potensi baru pendapatan daerah," katanya.

Sebagaimana implementasi UU Nomor 1 tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah, kewenangan pengelolaan Pajak Air Tanah (PAT) kini sepenuhnya berada di tangan pemerintah kabupaten maupun kota.

Kebijakan ini menggantikan UU No 28 tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Dalam aturan terbaru itu, pajak air tanah ditetapkan sebagai salah satu jenis pajak daerah dengan tarif maksimal 20 persen dari harga dasar air tanah.

Menurut dia, pemerintah daerah harus berani turun langsung ke lapangan untuk menindaklanjuti temuan tersebut. Selain untuk penegakan aturan, langkah itu dinilai berpotensi menambah penerimaan pajak daerah.

Gunawan menilai ironis Kabupaten Bekasi yang dikenal sebagai kawasan industri terbesar, namun justru memiliki target penerimaan pajak air tanah relatif kecil. Kondisi itu semestinya mendorong pemerintah daerah melakukan audit serta bekerja lebih keras mengoptimalkan potensi pendapatan.

Mengacu data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi, jumlah wajib pajak air tanah pada tahun 2023 tercatat sebanyak 167 perusahaan aktif. Pada 2025, jumlah tersebut meningkat menjadi 183 perusahaan. Namun angka itu dinilai belum mencerminkan kondisi riil di lapangan.

Kesenjangan antara jumlah pengguna air tanah dan wajib pajak yang terdaftar itu menunjukkan lemahnya pendataan. Meski demikian, pemerintah daerah kerap beralasan kesulitan menarik pajak air tanah lantaran persoalan perizinan yang masih menjadi kewenangan pemerintah pusat.

"Hasil kami audiensi yang menjadi alasan selalu persoalan perizinan. Seharusnya hal tersebut tidak dijadikan alasan atau kendala dalam optimalisasi pemungutan pajak air tanah," jelasnya.

Dia menekankan fokus utama pemerintah daerah seharusnya pada aspek pendataan perusahaan yang menggunakan air tanah. Dari sana akan terlihat perusahaan mana yang seharusnya masuk sebagai wajib pajak serta mana yang belum.

Dirinya memberi contoh, hotel, rumah sakit dan sejumlah perusahaan industri relatif mudah diidentifikasi dari penggunaan meteran PDAM atau instalasi pengolahan air yang disediakan oleh kawasan industri.

"Sangat mudah melihatnya, perusahaan yang menggunakan air tanah dan tidak. Bisa ada meteran PDAM atau meteran WTP dari pihak kawasan industri," jelasnya.

Merespons kondisi itu, Kepala Bidang Pajak Daerah pada Bapenda Kabupaten Bekasi Hendra mengatakan pihaknya berencana melakukan inspeksi mendadak terhadap perusahaan yang menggunakan air tanah tetapi belum terdaftar sebagai wajib pajak.

"Kami pastikan akan turun ke lapangan tapi nanti setelah ada Peraturan Gubernur Jawa Barat yang mengatur terkait tarif pajak air tanah," ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bapenda Kabupaten Bekasi saat ini masih fokus pada kegiatan pencetakan massal Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

"Pada triwulan pertama ini kami fokus pencetakan SPPT massal secara keseluruhan. Setelah itu seluruh sektor pajak termasuk air tanah menjadi program kerja kami untuk mengejar target pendapatan daerah," kata Hendra.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Geger, Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Sungai Ngasem Pati

Geger, Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Sungai Ngasem Pati

Warga Desa Semirejo, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, dikejutkan dengan penemuan sesosok jenazah pria di aliran Sungai Ngasem, Dukuh Wonosemi, pada Rabu (18/2/2026) pagi. 
DPR Minta Huntara untuk Korban Bencana Sumatra Segera Selesai, Target Sebelum Lebaran 2026

DPR Minta Huntara untuk Korban Bencana Sumatra Segera Selesai, Target Sebelum Lebaran 2026

DPR meminta supaya pemerintah segera menyelesaikan pembangunan hunian sementara (huntara) untuk korban bencana Sumatra setidaknya sebelum Lebaran 2026.
John Herdman Bisa Lega, Bek Andalan Timnas Indonesia Jawab Kritik dengan Tampil Menggila di Serie A

John Herdman Bisa Lega, Bek Andalan Timnas Indonesia Jawab Kritik dengan Tampil Menggila di Serie A

Timnas Indonesia mendapat kabar menggembirakan dari Italia. Bek andalan Garuda, Jay Idzes, tampil impresif saat membawa Sassuolo menang dramatis atas Udinese.
Bikin Emosi! Uang Nenek Penjual Nasi Uduk Digasak Pemuda di Bekasi Viral, Raib Sekitar Ratusan Ribu

Bikin Emosi! Uang Nenek Penjual Nasi Uduk Digasak Pemuda di Bekasi Viral, Raib Sekitar Ratusan Ribu

Nenek penjual nasi uduk, Atnah alias Mpok Atnah (65) alami pencurian uang hasil dagangan oleh pemuda di Jatiwarna, Pondok Melati, Bekasi, viral di media sosial.
Liga Inggris Kembali Beri Jeda untuk Berbuka Puasa, Begini Skema Pertandingan Selama Ramadhan

Liga Inggris Kembali Beri Jeda untuk Berbuka Puasa, Begini Skema Pertandingan Selama Ramadhan

Sebagian besar pemain muslim di Liga inggris tetap bertanding seperti biasa
Menkes Minta Dana Renovasi Ribuan Rumah Nakes yang Terdampak Bencana Sumatera Dipercepat, Target Cair Sebelum Lebaran

Menkes Minta Dana Renovasi Ribuan Rumah Nakes yang Terdampak Bencana Sumatera Dipercepat, Target Cair Sebelum Lebaran

Menkes RI Budi Gunadi Sadikin mendesak percepatan pencairan dana renovasi untuk ribuan nakes yang terdampak bencana di Sumatera.

Trending

Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Tidak perlu lagi pakai naturalisasi, pemain kelahiran Jakarta yang kedua orang tuanya asli Jerman ini bisa langsung dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia.
Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal siaran langsung Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk Bandung BJB Tandamata yang akan menjalani laga hidup mati, sedangkan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat potensi tambahan amunisi dari Eropa. Sosok gelandang Norwegia berdarah Batak, Samuel Silalahi, layak masuk radar John Herdman.
Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Striker muda berdarah Depok ini layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia. Bahkan pelatih asal Belanda sampai terkagum-kagum dengan kemampuan pemain ini.
Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 jelang Seri Bogor, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan berhasil membawa Jakarta Pertamina Enduro tak tersentuh di puncak dan persaingan tim putri makin ketat.
Top Skor Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Terancam Akhiri Rekor Mentereng, Rama Fazza Fauzan Makin Bersinar

Top Skor Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Terancam Akhiri Rekor Mentereng, Rama Fazza Fauzan Makin Bersinar

Top skor Proliga 2026 jelang seri Bogor, di mana dua pemain lokal yakni Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) terancam mengakhiri rekor mentereng dan Rama Fazza Fauzan (Surabaya Samator) makin bersinar.
Bek Berdarah Maluku Rp26 Miliar Bersinar di Liga Spanyol, Jadi Kandidat Suksesor Kevin Diks di Timnas Indonesia

Bek Berdarah Maluku Rp26 Miliar Bersinar di Liga Spanyol, Jadi Kandidat Suksesor Kevin Diks di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora yang berkarier di Eropa. Nama Daijiro Chirino muncul sebagai opsi jangka panjang di posisi bek kanan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT