Geger, Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Sungai Ngasem Pati
- Tim tvOne - Abdul Rohim
Pati, tvOnenews.com - Warga Desa Semirejo, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, dikejutkan dengan penemuan sesosok jenazah pria di aliran Sungai Ngasem, Dukuh Wonosemi, pada Rabu (18/2/2026) pagi.
Saat ditemukan, kondisi jenazah sudah membengkak dan tersangkut di bebatuan dasar sungai. Jenazah tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB oleh dua orang pekerja tambak ikan, Rudi dan rekannya.
Lokasi penemuan mayat berdekatan dengan area budidaya ikan tempat mereka bekerja.
Bidan Desa Semirejo, Rica, mengungkapkan kondisi jenazah diperkirakan sudah meninggal dunia sejak beberapa hari lalu.
"Korban ditemukan dalam kondisi membusuk. Estimasi kami, korban sudah meninggal sekitar lima hari sebelum ditemukan. Saat ini jenazah sudah dievakuasi ke RSUD RAA Soewondo untuk proses identifikasi lebih lanjut," ujar Rica.
Relawan BNPB Pati, David Setiyawan, yang terlibat langsung dalam proses evakuasi bersama personel Polsek dan Koramil Gembong, membeberkan ciri-ciri fisik korban guna membantu masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga.
"Ciri-ciri jenazah yang ditemukan berjenis kelamin laki-laki dengan usia diperkirakan 55–60 tahun. Rambut beruban dan dipotong pendek (cepak)," kata David Setiyawan.
"Tinggi badan sekitar 150 cm. Tidak ditemukan kartu identitas (KTP) pada pakaian korban," lanjut dia.
Berdasarkan informasi awal dari masyarakat sekitar, muncul dugaan bahwa pria tersebut terseret arus deras sungai saat wilayah tersebut diguyur hujan lebat beberapa hari sebelumnya.
Namun, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti kematian.
"Dugaan sementara terseret arus, tapi kami masih menunggu hasil pemeriksaan resmi dari rumah sakit dan penyelidikan kepolisian," pungkasnya.
Pihak kepolisian mengimbau bagi warga yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri di atas untuk segera mendatangi RSUD RAA Soewondo Pati atau melapor ke kantor polisi terdekat.
Identitas resmi korban hingga kini masih dalam proses pelacakan oleh tim inafis. Warga juga diingatkan untuk tetap waspada terhadap debit air sungai yang meningkat secara tiba-tiba di musim penghujan. (arm/buz)
Load more