GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi: Sopir Bus Kecelakaan di Ciamis Tidak Kuasai Teknik Pengereman

Kepala Kepolisian Resor Ciamis, AKBP Tony P Yudhangkoro, menyatakan, sopir bus kecelakaan di Ciamis tidak menguasai teknik pengereman saat di jalan turunan.
Rabu, 25 Mei 2022 - 20:18 WIB
Bangkai Bus Pariwisata Pandawa yang Merenggut 4 Nyawa di Ciamis, Jawa Barat.
Sumber :
  • tim tvOne/Aditya Tri Wahyudi

Ciamis, Jawa Barat - Kepala Kepolisian Resor Ciamis, AKBP Tony P Yudhangkoro, menyatakan, hasil pemeriksaan bagian rem bus yang kecelakaan di Panumbangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berfungsi cukup baik. Namun sopir bus kecelakaan di Ciamis itu tidak menguasai teknik pengereman saat di jalan turunan.

"Kami simpulkan, kami yakini bahwa faktor manusia sebagai penyebab utama di mana si sopir IP (inisial tersangka) kami yakini kurang antisipatif dalam berkendara, apalagi dihadapkan pada jalan yang menurun," kata dia, saat jumpa pers penetapan tersangka kecelakaan bus pariwisata di Ciamis, Rabu (25/5/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menuturkan Polres Ciamis bersama petugas dari Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis telah melakukan olah tempat kejadian perkara termasuk memeriksa sopir, kondisi kelayakan kendaraan bus, maupun sarana dan prasarana di lapangan.

Ia bilang, hasil penilaian dari petugas di lapangan ada beberapa bagian dari rem dikategorikan sudah cukup baik, atau kondisi normal, namun faktor lain yaitu sopir tidak menguasai teknik pengereman yang harus dilakukan antisipasi saat melaju di jalan turunan.

"Itu juga kami kaitkan dengan cara atau langkah antisipasi sopir sebelum turunan dengan mengoper persneling, itu juga kami kaitkan," katanya.

Ia menambahkan jajaran Satuan Lalu-lintas Polres Ciamis juga telah memeriksa sejumlah saksi yakni warga setempat, pemilik rumah, korban, maupun keluarga dari korban jiwa.

Hasil gelar perkara yang dilakukan Polres Ciamis, kata dia, menetapkan sopir bus inisial IP (43) sebagai tersangka yang saat ini sudah ditahan untuk pemeriksaan hukum lebih lanjut.

Tersangka dijerat pasal 310 ayat (1), ayat (2), ayat (4) juncto pasal 312 kemudian Pasal 310 tentang bentuk perbuatan akibat kelalaian yang mengakibatkan kecelakaan dan kerusakan material, luka ringan bahkan meninggal dunia, juga meninggalkan lokasi kejadian dan tidak membantu korban kecelakaan dengan ancaman hukuman 1 tahun sampai 6 tahun penjara.

Sebelumnya, bus pariwisata yang membawa rombongan dari Tangerang, Banten itu pulang dari wisata ziarah di Panjalu, Ciamis, kemudian terjadi kecelakaan saat di lokasi turunan.

Bus melaju tidak terkendali kemudian menabrak sejumlah kendaraan dan akhirnya berhenti setelah menabrak rumah di Jalan Raya Payungsari, Kecamatan Panumbangan, Ciamis, Sabtu (21/5/2022) sekitar pukul 17.30 WIB.

Kecelakaan itu menyebabkan empat orang meninggal dunia, dan 16 orang luka-luka hingga harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.(ant/put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gawat, Bisa-bisa Timnas Indonesia Rugi Besar Jelang FIFA Series 2026? Ternyata Ini Alasannya

Gawat, Bisa-bisa Timnas Indonesia Rugi Besar Jelang FIFA Series 2026? Ternyata Ini Alasannya

Bila situasi keamanan semakin memburuk, Timnas Indonesia berpotensi mengalami kerugian besar jelang FIFA Series 2026. Debut John Herdman di laga kontra Saint Kitts and Nevis
Mau Cari Kerja di Jakarta Usai Lebaran? Gubernur Pramono Bilang Begini Soal Pendatang Baru

Mau Cari Kerja di Jakarta Usai Lebaran? Gubernur Pramono Bilang Begini Soal Pendatang Baru

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menanggapi soal fenomena masyarakat dari daerah yang bermigrasi ke Jakarta untuk bekerja atau ikut keluarga pasca-lebaran.
Geger, Pria Tewas Bersimbah Darah Dalam Rumahnya di Pesanggrahan Jaksel, Ada Temuan Pistol di Tangan Kanan

Geger, Pria Tewas Bersimbah Darah Dalam Rumahnya di Pesanggrahan Jaksel, Ada Temuan Pistol di Tangan Kanan

Seorang pria berusia 53 tahun menggegerkan warga usai ditemukan tewas bersimbah darah di wilayah Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (6/3/2026).
Pemerintah Tahan Gejolak Harga Pangan Jelang Lebaran, Stok Beras Disebut Masih Surplus 17 Juta Ton

Pemerintah Tahan Gejolak Harga Pangan Jelang Lebaran, Stok Beras Disebut Masih Surplus 17 Juta Ton

Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional (Bapanas) Sarwo Edhy menyampaikan pemerintah telah mengantisipasi potensi fluktuasi harga tersebut sejak awal Ramadan
6 Shio Paling Beruntung pada 8 Maret 2026, Ada Peluang Peningkatan Keuangan

6 Shio Paling Beruntung pada 8 Maret 2026, Ada Peluang Peningkatan Keuangan

Ramalan shio untuk 8 Maret 2026 menunjukkan ada enam shio yang diprediksi paling beruntung dalam hal rezeki, peluang, dan kelimpahan. Apakah shio kamu termasuk?
Safari Ramadan Dinilai Jadi Indikator Polri Bertransformasi Lebih Humanis

Safari Ramadan Dinilai Jadi Indikator Polri Bertransformasi Lebih Humanis

Institusi Polri dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung program pemerintah terkhusus pada bulan suci Ramadan tahun ini.

Trending

Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP Itu Jawab Tegas: Negara Gak Ngasih ke Saya

Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP Itu Jawab Tegas: Negara Gak Ngasih ke Saya

Nama penerima beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas masih menjadi perbincangan publik.
Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Imbas Konflik Timur Tengah, Para Diaspora Berpotensi Absen di Ajang FIFA Series

Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Imbas Konflik Timur Tengah, Para Diaspora Berpotensi Absen di Ajang FIFA Series

Kekhawatiran muncul dari internal PSSI terkait potensi kendala perjalanan diaspora Timnas Indonesia jelang FIFA Series yang akan digelar pada akhir Maret 2026.
2 Bintang Andalan Timnas Indonesia Dibidik Juventus Jelang FIFA Series 2026, Siapa Saja Sosoknya?

2 Bintang Andalan Timnas Indonesia Dibidik Juventus Jelang FIFA Series 2026, Siapa Saja Sosoknya?

Kabar baik jelang FIFA Series 2026, dua pemain Timnas Indonesia Jay Idzes dan Emil Audero dilaporkan masuk radar Juventus usai tampil impresif di Liga Italia.
Pernah Diajak Shin Tae-yong TC Timnas Indonesia U-19 di Kroasia, Pemain Jerman Berdarah Sukabumi Ini Sempat Ikut Seleksi Persib Bandung

Pernah Diajak Shin Tae-yong TC Timnas Indonesia U-19 di Kroasia, Pemain Jerman Berdarah Sukabumi Ini Sempat Ikut Seleksi Persib Bandung

Persib Bandung sempat kedatangan mantan anak asuh Shin Tae-yong asal Jerman yang pernah ikut TC Timnas Indonesia U-19 di Kroasia jelang Liga 1 musim 2023 lalu.
Media Belanda Tak Habis Pikir dengan Jay Idzes, Nilai Transfer Kapten Timnas Indonesia Meroket usai Tampil Sempurna di Serie A

Media Belanda Tak Habis Pikir dengan Jay Idzes, Nilai Transfer Kapten Timnas Indonesia Meroket usai Tampil Sempurna di Serie A

Performa gemilang Jay Idzes di Serie A Italia mulai memancing perhatian banyak pihak, termasuk di Eropa. Media Belanda tak habis pikir lihat nilai transfernya.
Betapa Bahagianya Doktif setelah Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Segala Tipu Daya DRL Dapat Jawabannya

Betapa Bahagianya Doktif setelah Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Segala Tipu Daya DRL Dapat Jawabannya

dr Samira Farahnaz atau Dokter Detektif (Doktif) bahagia Polda Metro Jaya tahan dr Richard Lee atas kasus dugaan pelanggaran konsumen terkait produk kecantikan.
Viral, Pak Guru Rusly di Sabu NTT Cium dan Peluk Siswa Laki-laki di dalam Kelas, Begini Pengakuannya

Viral, Pak Guru Rusly di Sabu NTT Cium dan Peluk Siswa Laki-laki di dalam Kelas, Begini Pengakuannya

Viral di media sosial, seorang guru bernama Rusly Lingu Djara (32) yang mengajar di SMP Negeri 2 Sabu Timur mencium dan memeluk para siswa lelaki dalam kelas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT