News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Mantan Menteri KKP menerima tawaran dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Komisaris Utama Independen ini langsung mau Bank BJB berantas pinjol di Jabar.
Rabu, 29 April 2026 - 03:27 WIB
Mantan Menteri Perikanan dan Kelautan, Susi Pudjiastuti menjadi Komisaris Utama Independen Bank BJB
Sumber :
  • ANTARA/Ricky Prayoga

Bandung, tvOnenews.com - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mendapat kepercayaan dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Tujuannya untuk menduduki jabatan penting di Bank BJB.

Kepercayaan dari KDM terwujud. Susi Pudjiastuti resmi ditunjuk sebagai Komisaris Utama Independen Bank BJB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penetapan Susi Pudjiastuti menjadi Komut Bank BJB dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (28/4/2026).

Susi Pudjiastuti pun menyampaikan gebrakan pertamanya seusai memenuhi kepercayaan KDM. Ia menginginkan Bank BJB memberantas pinjaman online (pinjol).

"Masalah pinjaman online di Jabar yang sangat tinggi bisa diambil alih oleh Bank BJB," ujar Susi.

Kenapa Susi Pudjiastuti Pilih Bank BJB Sikat Pinjol di Jabar?

Mantan  Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Susi Pudjiastuti
Mantan  Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Susi Pudjiastuti
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Susi menyampaikan alasannya memilih BJB sebagai perbankan daerah yang wajib menyikat pinjol ilegal. Ia meyakini Bank BJB dapat mengambil alih peran tersebut.

Mantan Menteri KKP ini menyayangkan pinjaman daring berbasis pinjol marak di Jabar. Sekitar lebih dari 50 persen pinjaman dari fenomena ini terjadi secara ilegal.

Dengan kehadiran Bank BJB, masyarakat Jabar yang terjerat pinjol bisa menurun. Kata Susi, nanti juga banyak masyarakat merasa terbantu berkat peran BJB.

Tugas penurunan jumlah pinjaman secara daring menjadi tantangan bagi Susi memberantas pinjol ilegal di Provinsi Jawa Barat. Hal ini mengingat dirinya sah menjabat sebagai Komut Bank BJB.

"Saya yakin kita membantu orang, menurunkan bunga yang tidak setinggi pinjol, tentu ini ada tahapannya," ucapnya.

Bagaimana Cara Susi Pudjiastuti agar Bank BJB Sikat Pinjol?

Gedung Bank BJB
Gedung Bank BJB
Sumber :
  • tvOnenews.com - Rizki Amana

Ia menyampaikan keyakinan besarnya. Bank BJB dapat mengambil alih peran menyikat pinjol dengan beragam cara.

Ia mengungkapkan langkah yang bisa dijalani Bank BJB. Perbankan daerah ini setidaknya menawarkan kredit usaha berbunga.

Akan tetapi, ia menegaskan bahwa, tawaran ini setidaknya harus lebih manusiawi. Minimal sesuai kondisi kebutuhan dan perekonomian warga.

Awal Mula Susi Pudjiastuti Diusulkan Dedi Mulyadi Jadi Komisaris Utama Independen Bank BJB

Sebelumnya, Dedi Mulyadi menyodorkan nama untuk mengisi jabatan sebagai Komut Bank andalan Jabar tersebut. KDM mengajukan dua komisaris, yakni Komisaris Utama Independen dan anggota Komisaris.

Dalam RUPST tersebut, KDM mengajak Susi Pudjiastuti untuk menduduki jabatan Komisaris Utama Independen. Sementara, Eydu Oktain Panjaitan diusulkan mengisi kursi anggota Komisaris.

Gubernur Jabar tersebut bahkan sudah memperkenalkan Susi Pudjiastuti dalam RUPST. Mantan Bupati Purwakarta ini mengaku mantan Menteri KKP itu sempat menolak tawarannya.

Pada akhirnya, Susi Pudjiastuti ditunjuk sebagai komut, sedangkan Kepala BPK Jawa Barat, Eydu Oktain Panjaitan resmi menjadi Komisaris Independen BJB.

"Meskipun awalnya menolak, tapi akhirnya bersedia," ujar Dedi Mulyadi.

Kenapa KDM Pilih Susi Pudjiastuti sebagai Komut Bank BJB?

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) dan jajaran menjelang RUPS Bank BJB di Gedung Pakuan, Kota Bandung
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) dan jajaran menjelang RUPS Bank BJB di Gedung Pakuan, Kota Bandung
Sumber :
  • ANTARA/Ricky Prayoga

KDM mempunyai alasan menyodorkan nama Susi Pudjiastuti. Penyebab utamanya lantaran mantan Menteri KKP tersebut mempunyai integritas tinggi.

KDM menegaskan, dirinya selalu menjunjung tinggi terhadap integritas. Pengelola hingga komisaris keuangan harus diisi oleh orang yang memiliki integritas untuk kemajuan BJB.

Di sisi lain, pemegang saham menyepakati Direktur Operasional dan Teknologi Informasi, Ayi Surbana resmi menjadi Direktur Utama Bank BJB. Hal ini untuk mengisi posisi ditinggalkan mendiang Yusuf Saadudin yang wafat pada November 2025.

Dedi Mulyadi menyampaikan selain penetapan beberapa kursi pimpinan eksekutif. Ia mengatakan bahwa, struktur BJB memiliki postur baru dalam direksi. 

"Integritas bagi pengelola keuangan. Saya sangat percaya Bu Susi memiliki integritas sebagai komisaris utama. Semoga dengan postur yang baru ini nanti kita akan melahirkan postur bank yang kredibel bukan hanya eksis sebagai bank pemerintah daerah, tetapi digemari di luar kepentingan pemerintah daerah di seluruh wilayah Indonesia," beber Gubernur Jabar itu.

Lebih lanjut, mantan anggota DPR RI ini menyebut Susi adalah Ratu Laut Kidul. Ia melihat mantan KKP ini sangat ganas dalam urusan kemajuan.

"Bu Susi itu adalah Ratu Laut Kidul. Walaupun memang Ratu Laut Kidul itu ganas, tapi kan ganasnya di laut. Tapi, kalau di hutan kan, takluk sama Prabu Siliwangi," kelakarnya.

KDM berharap Susi dan beberapa nama tersebut memenuhi kepercayaannya. Ia menilai mereka orang baik dan mampu mengelola perbankan daerah.

Sementara, Susi membenarkan dirinya ditawari oleh KDM sehingga berujung ditunjuk mengisi kursi Komisaris Utama Independen. Walau sempat menolak, ia mengaku tertantang membenahi bank pembangunan daerah (BPD) terbesar di Indonesia ini.

Wanita asal Pangandaran ini setidaknya akan melakukan pendekatan yang lebih merakyat. Ia akan memfokuskan ke sektor UMKM.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pak gubernur ini tukang paksa, jadi bujuk-bujuk. Saya juga sebagai orang Jawa Barat terpanggil dan tertantang. Saya suka tantangan, saya ingin mencoba," kata Susi.

(ant/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Laman SPMB Jabar Down Saat Pengumuman PCMB, Disdik Ungkap Penyebabnya

Laman SPMB Jabar Down Saat Pengumuman PCMB, Disdik Ungkap Penyebabnya

Keresahan melanda ribuan orang tua siswa di Jawa Barat setelah laman resmi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dengan alamat spmb.jabarprov.go.id tidak dapat diakses tepat pada saat pengumuman hasil Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB), Sabtu (13/6). 
Alasan Mengapa Keluarga Jadi Benteng Utama Kesehatan Mental Anak, Ini Langkah yang Bisa Dimulai dari Rumah

Alasan Mengapa Keluarga Jadi Benteng Utama Kesehatan Mental Anak, Ini Langkah yang Bisa Dimulai dari Rumah

Kesehatan mental anak semakin menjadi perhatian di Indonesia. Ketahanan keluarga, pola asuh yang hangat, dan pemberdayaan perempuan dinilai berperan penting
Upaya Percepatan Rehabilitasi Pasca Bencana Tuai Apresiasi dari JMSI Aceh

Upaya Percepatan Rehabilitasi Pasca Bencana Tuai Apresiasi dari JMSI Aceh

Pemerintah Indonesia terus mempercepat rehabilitasi wilayah terdampak pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh.
Hadir Sebagai Ahli Kemenkum, Pakar Tegaskan Kewenangan Negara pada Perkara PLK

Hadir Sebagai Ahli Kemenkum, Pakar Tegaskan Kewenangan Negara pada Perkara PLK

Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) kembali menggelar sidang gugatan Sengketa Tata Usaha Negara Perkumpulan Lyceum Kristen (PLK) terhadap Ditjen AHU Kemenkum RI dengan nomor Perkara Nomor 435/G/2025/PTUN.JKT.
Bukan Cuma Teknologi, Ternyata Ini Rahasia KAI Jadi Acuan Layanan Publik Indonesia

Bukan Cuma Teknologi, Ternyata Ini Rahasia KAI Jadi Acuan Layanan Publik Indonesia

Keberhasilan KAI menjadi benchmark layanan publik Indonesia tidak hanya ditopang teknologi dan infrastruktur, tetapi juga budaya disiplin masyarakat serta inovasi layanan
Bejat! Ayah di Karawang Diduga Tega Nodai Anak Kandung Berusia 3 Tahun

Bejat! Ayah di Karawang Diduga Tega Nodai Anak Kandung Berusia 3 Tahun

Pria di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, kini harus berurusan dengan hukum setelah diduga melakukan tindakan asusila terhadap anak kandungnya sendiri yang masih berusia tiga tahun. 

Trending

Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Tindakan tidak terpuji diduga dilakukan oleh dua oknum pejabat kewilayahan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. 
Jadi Pemain Tertua Kedua di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Masih Punya Mimpi Besar Bersama Portugal

Jadi Pemain Tertua Kedua di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Masih Punya Mimpi Besar Bersama Portugal

Cristiano Ronaldo percaya generasi emas Portugal mampu melaju jauh di Piala Dunia 2026. Namun, di usia 41 tahun, CR7 memilih realistis dan siap menerima apa pun hasil akhirnya.
Polres Karawang Bongkar Sindikat Sabu Lintas Karawang-Bekasi, 110 Gram Barang Bukti Disita

Polres Karawang Bongkar Sindikat Sabu Lintas Karawang-Bekasi, 110 Gram Barang Bukti Disita

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Karawang berhasil memutus rantai peredaran narkotika jenis sabu yang beroperasi di wilayah Karawang dan Bekasi. 
Upaya Percepatan Rehabilitasi Pasca Bencana Tuai Apresiasi dari JMSI Aceh

Upaya Percepatan Rehabilitasi Pasca Bencana Tuai Apresiasi dari JMSI Aceh

Pemerintah Indonesia terus mempercepat rehabilitasi wilayah terdampak pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh.
Alasan Mengapa Keluarga Jadi Benteng Utama Kesehatan Mental Anak, Ini Langkah yang Bisa Dimulai dari Rumah

Alasan Mengapa Keluarga Jadi Benteng Utama Kesehatan Mental Anak, Ini Langkah yang Bisa Dimulai dari Rumah

Kesehatan mental anak semakin menjadi perhatian di Indonesia. Ketahanan keluarga, pola asuh yang hangat, dan pemberdayaan perempuan dinilai berperan penting
Bejat! Ayah di Karawang Diduga Tega Nodai Anak Kandung Berusia 3 Tahun

Bejat! Ayah di Karawang Diduga Tega Nodai Anak Kandung Berusia 3 Tahun

Pria di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, kini harus berurusan dengan hukum setelah diduga melakukan tindakan asusila terhadap anak kandungnya sendiri yang masih berusia tiga tahun. 
7 Kuliner Legendaris Jakarta yang Kini Mulai Langka, Nomor 3 Dulu Mudah Ditemukan di Pinggir Jalan

7 Kuliner Legendaris Jakarta yang Kini Mulai Langka, Nomor 3 Dulu Mudah Ditemukan di Pinggir Jalan

Sejumlah kuliner khas Betawi yang pernah populer di Jakarta kini semakin sulit ditemukan. Dari Roejak Shanghai hingga Roti Gambang, berikut daftar makanan legendaris yang mulai langka
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT