Reaksi Gubernur Jabar Dedi Mulyadi soal Saluran Irigasi di Tasikmalaya Kering 16 Tahun Buat Warga Menjerit
- Tim tvOne/Denden Ahdani
Ia menambahkan, penyumbatan sistem pengairan rentan menimbulkan berbagai masalah lebih besar. Ia mencontohkan dampak yang sering terjadi yakni bencana banjir hingga kerusakan lingkungan.
"Karena bagaimana pun problem dari pengairan di kita adalah banyaknya rumah yang dibangun di sepadan sungai, bahkan mengambil tanah sungai," terangnya.
Lebih lanjut, Gubernur Jabar tersebut menegaskan penataan kawasan sempadan sungai sangat penting. Menurutnya, hal ini sebagai langkah mengembalikan fungsi sungai.
Ia tentu mendukung jalur aliran air kembali optimal khususnya di saluran irigasi Ciramajaya. Selain itu, penertiban ini menjadi upaya dukungan keberlanjutan sistem irigasi di Tasikmalaya.
Tidak hanya itu, Dedi Mulyadi mengungkap komitmen lain difokuskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar. Ia berharap berbagai persoalan di Jawa Barat tuntas.
Ia menuturkan persoalan yang harus diselesaikan, mulai dari infrastruktur jalan, irigasi, listrik masyarakat, perumahan pemukiman, Penerangan Jalan Umum (JPU), penanganan bencana.
KDM menambahkan, persoalan yang terjadi di sektor kelautan, industri hingga aspek lainnya juga menjadi fokus utama. Ia optimis Pemprov Jabar siap mengelolanya dengan baik.
"Berdasarkan kemampuan yang kami miliki," lanjutnya.
Selain infrastruktur, Dedi Mulyadi mengungkap sejumlah aspek sebagai prioritas Pemprov Jabar. Ia menyebut hal ini menyasar pada kesehatan dan pendidikan.
Awal Mula Saluran Irigasi Ciramajaya Tanpa Air Disorot
- Instagram/@asepsopariofficial
Sebelumnya, para petani di Tanjungjaya, Tasikmalaya menyampaikan jeritannya. Mereka sulit memanfaatkan lahan secara produktif selama lebih kurang 16 tahun.
Penyebab utamanya karena aliran dari irigasi Ciramajaya tidak sampai ke ladang. Akibat tidak mengalirkan air berdampak pada perekonomian mereka.
Warga Tanjungjaya berkali-kali mendesak pemerintah. Pemda Tasikmalaya diharapkan merevitalisasi irigasi Ciramajaya.
Warga sekitar mengaku sempat mendapat bantuan. Namun pembangunan dari pemerintah belum sampai ke hilir.
Jeritan ini langsung mendapat respons dari pemerintah setempat. Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi langsung meninjau irigasi Ciramajaya untuk meredakan kegelisahan warga.
Beberapa pejabat hingga tokoh masyarakat yang mendampingi Asep, antara lain Camat Tanjungjaya hingga perwakilan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Sumberdaya Air Provinsi Jabar.
Load more