News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Ada Jalur Orang Dalam! Dedi Mulyadi Larang Keras Titip Siswa di Sekolah Maung, Bakal Diumumkan ke Publik

Dedi Mulyadi mengambil sikap tegas dengan melarang total praktik titip-menitip dalam proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Manusia Unggul (Maung) Tahun 2026
Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:04 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM)
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

tvOnenews.com - Praktik titip-menitip siswa saat penerimaan peserta didik baru selama bertahun-tahun menjadi salah satu persoalan yang kerap memicu polemik di dunia pendidikan. 

Tidak sedikit orang tua yang memanfaatkan kedekatan dengan pejabat, tokoh masyarakat, hingga pihak sekolah demi meloloskan anaknya ke sekolah favorit. Akibatnya, prinsip keadilan dan meritokrasi dalam pendidikan sering kali dipertanyakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah upaya pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia, transparansi dalam proses seleksi pendidikan menjadi perhatian utama. 

Banyak pihak menilai bahwa sekolah unggulan seharusnya menjadi ruang bagi siswa berprestasi untuk berkembang, bukan menjadi tempat yang dapat diakses melalui jalur kedekatan, kekuasaan, atau kepentingan tertentu.

Komitmen itulah yang kini ditegaskan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Pria yang akrab disapa KDM tersebut mengambil sikap tegas dengan melarang total praktik titip-menitip dalam proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Manusia Unggul (Maung) Tahun 2026. Bahkan, ia menyiapkan sanksi berat bagi siapa pun yang mencoba bermain curang dalam proses seleksi tersebut.

KDM Tegaskan Tidak Ada Ruang untuk Siswa Titipan

Dedi Mulyadi menegaskan bahwa Sekolah Manusia Unggul atau Sekolah Maung dibangun dengan tujuan menghadirkan sistem pendidikan yang menjunjung tinggi kualitas dan integritas. Karena itu, tidak boleh ada intervensi dari pihak mana pun dalam proses penerimaan siswa baru.

"Tidak boleh sekolah unggul ada (siswa) titipan dari siapa pun atas nama apa pun dan untuk kepentingan apa pun," kata KDM, seperti dikutip Antara, Sabtu (30/5).

Klarifikasi Dedi Mulyadi soal Sekolah Maung
Klarifikasi Dedi Mulyadi soal Sekolah Maung
Sumber :
  • tvOnenews.com Edit / Instagram @dedimulyadi71

Menurutnya, sekolah unggulan yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat tersebut dirancang untuk menjaring peserta didik terbaik berdasarkan kemampuan akademik maupun non-akademik. 

Seluruh proses seleksi harus berjalan secara objektif, transparan, dan bebas dari praktik nepotisme.

KDM menilai keberhasilan Sekolah Maung akan sangat bergantung pada integritas seluruh pihak yang terlibat, mulai dari panitia seleksi hingga kepala sekolah. Oleh karena itu, ia meminta seluruh aparatur pendidikan menjaga profesionalisme dan tidak tergoda melakukan pelanggaran.

Ancam Copot Jabatan hingga Proses Hukum

Keseriusan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menjaga kredibilitas SPMB Sekolah Maung terlihat dari sanksi yang telah disiapkan. Tidak hanya berupa tindakan administratif, pelanggaran juga dapat berujung pada proses hukum.

"Saya tidak segan-segan untuk memberhentikan kepala sekolah, memberhentikan panitia, memberhentikan siapa pun yang terlibat dari proses yang tidak terpuji dari sekolah unggul," ujar Dedi Mulyadi.

Menurutnya, budaya titip-menitip selama ini menjadi salah satu hambatan dalam menciptakan sistem pendidikan yang sehat dan kompetitif. 

Karena itu, praktik tersebut tidak boleh merusak tujuan utama pembentukan Sekolah Maung yang diarahkan untuk melahirkan generasi unggul dan berkualitas.

"Tidak boleh ada budaya titip menitip dan kami tidak akan segan-segan untuk memproses hukum bagi siapa pun yang nanti terbukti terlibat melakukan penyimpangan," tegasnya.

Langkah yang disiapkan Pemprov Jabar bahkan tergolong tidak biasa. Selain sanksi administratif dan pidana, pemerintah juga berencana memberikan sanksi sosial kepada pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran.

KDM menyatakan bahwa identitas para pihak yang mencoba menitipkan siswa berpotensi diumumkan kepada publik sebagai bentuk transparansi dan efek jera.

"Kami juga akan mengumumkan kepada publik siapa-siapa yang menitipkan anaknya di sekolah unggul yang melanggar prinsip-prinsip transparansi dan prinsip-prinsip keunggulan sekolah itu sendiri," katanya.

Sekolah Maung Mengandalkan Prestasi, Bukan Zonasi

Melalui pengawasan yang ketat tersebut, Dedi Mulyadi berharap SPMB 2026 dapat menjadi momentum lahirnya sistem pendidikan yang benar-benar objektif dan bebas dari campur tangan kekuasaan maupun kepentingan finansial.

"Mari kita wujudkan anak-anak kita menjadi anak-anak berprestasi tanpa intervensi orangtuanya," ujarnya.

Sekolah Maung sendiri merupakan program sekolah unggulan yang tersebar di 41 SMA dan SMK negeri di berbagai wilayah Jawa Barat. Proses pendaftaran secara daring telah berlangsung pada 25 hingga 29 Mei 2026.

Berbeda dengan sekolah reguler yang masih menerapkan sejumlah jalur penerimaan tertentu, Sekolah Maung menggunakan sistem seleksi berbasis prestasi melalui mekanisme SPMB. Artinya, faktor zonasi tidak menjadi pertimbangan utama dalam penerimaan siswa.

Untuk wilayah Bekasi, terdapat tiga sekolah yang telah ditetapkan sebagai Sekolah Maung, yakni SMAN 1 Kota Bekasi, SMAN 2 Tambun Selatan Kabupaten Bekasi, serta SMKN 2 Kota Bekasi.

Dengan sistem seleksi yang mengutamakan kualitas dan prestasi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap Sekolah Maung dapat menjadi model pendidikan unggulan yang mampu melahirkan generasi berdaya saing tinggi sekaligus menjadi contoh penerapan tata kelola pendidikan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik titip-menitip. (udn)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sesuai Arahan Prabowo, Ini Tujuan Danantara akan Dilibatkan dalam Setiap Pengambilan Keputusan KSSK

Sesuai Arahan Prabowo, Ini Tujuan Danantara akan Dilibatkan dalam Setiap Pengambilan Keputusan KSSK

Sesuai dengan arahan Presiden Prabowo, Danantara akan dilibatkan dalam setiap setiap pembahasan kebijakan ekonomi dan pengambilan keputusan yang dilakukan oleh KSSK.
Kubu Ruben Onsu Sentil Sarwendah Soal Minta Rekening Khusus untuk Anak: Padahal Sebelumnya Bilang Gak Butuh

Kubu Ruben Onsu Sentil Sarwendah Soal Minta Rekening Khusus untuk Anak: Padahal Sebelumnya Bilang Gak Butuh

Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, menyoroti pernyataan Sarwendah yang sebelumnya mengaku tidak lagi membutuhkan nafkah anak dari sang mantan suami.
John Herdman Angkat Topi untuk Mitchell Baker: Hattrick di Laga Debut Timnas Indonesia Jadi Momen Spesial Baginya! 

John Herdman Angkat Topi untuk Mitchell Baker: Hattrick di Laga Debut Timnas Indonesia Jadi Momen Spesial Baginya! 

Pelatih Timnas Indonesia, mengaku bangga dengan Mitchell Baker usai mencetak hattrick di laga debutnya.
Perry Warjiyo Resmi Mundur, Rekam Jejak 40 Tahun di Bank Indonesia Jadi Sorotan

Perry Warjiyo Resmi Mundur, Rekam Jejak 40 Tahun di Bank Indonesia Jadi Sorotan

Keputusan Perry Warjiyo mengundurkan diri dari Gubernur BI menjadi sorotan. Pasalnya, pengunduran diri tersebut dilakukan saat masa jabatannya masih menyisakan waktu hingga 2028.
Terungkap Alasan John Herdman Nonton dari Tribun saat Timnas Indonesia Bantai Kamboja 5-1, Ternyata Sengaja Direncanakan

Terungkap Alasan John Herdman Nonton dari Tribun saat Timnas Indonesia Bantai Kamboja 5-1, Ternyata Sengaja Direncanakan

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman terlihat menyaksikan jalannya pertandingan dari tribun pada awal laga sebelum akhirnya turun ke area bench dengan Steven Vitoria memberikan arahan pemain
Tak Cuma Tubuh yang Berubah Drastis, Amanda Manopo Alami Mommy Brain Usai Melahirkan: Untung Aku Gak Lupa Anak Aku Siapa!

Tak Cuma Tubuh yang Berubah Drastis, Amanda Manopo Alami Mommy Brain Usai Melahirkan: Untung Aku Gak Lupa Anak Aku Siapa!

Di balik momen membesarkan putra pertamanya, Amanda Manopo mengaku harus menghadapi berbagai perubahan pada tubuh yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Trending

Ibu Dokter Intern yang Tewas Jatuh dari Lantai 18 Apartemen di Kalibata Alami Syok, Polisi: Belum Bisa Dimintai Keterangan

Ibu Dokter Intern yang Tewas Jatuh dari Lantai 18 Apartemen di Kalibata Alami Syok, Polisi: Belum Bisa Dimintai Keterangan

Ibu dokter intern yang tewas jatuh dari lantai 1 apartemen di Kalibata, Jakarta Selatan, pada Minggu (26/7/2026) lalu mengalami syok.
Kesaksian Tukang Parkir soal Temuan Jenazah Sutrimo di Klinik Kebayoran Baru, Sebut Bangunan Sudah Lama Tak Beroperasi

Kesaksian Tukang Parkir soal Temuan Jenazah Sutrimo di Klinik Kebayoran Baru, Sebut Bangunan Sudah Lama Tak Beroperasi

Tukang parkir memberikan kesaksiannya soal temuan jenazah seorang pria bernama Sutrimo di sebuah klinik di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (23/7/2026).
Perry Warjiyo Resmi Mundur, Rekam Jejak 40 Tahun di Bank Indonesia Jadi Sorotan

Perry Warjiyo Resmi Mundur, Rekam Jejak 40 Tahun di Bank Indonesia Jadi Sorotan

Keputusan Perry Warjiyo mengundurkan diri dari Gubernur BI menjadi sorotan. Pasalnya, pengunduran diri tersebut dilakukan saat masa jabatannya masih menyisakan waktu hingga 2028.
Demi Sejajar dengan Mitchell Baker, John Herdman Hampir Mau Naik Kursi Demi Bisa Foto Bareng Debutan Timnas Indonesia

Demi Sejajar dengan Mitchell Baker, John Herdman Hampir Mau Naik Kursi Demi Bisa Foto Bareng Debutan Timnas Indonesia

‎Timnas Indonesia baru saja meraih hasil gemilang dalam laga Piala AFF 2026. Skuad Garuda berjaya menggilas Kamboja dengan skor telak 5-1.
KPK Didesak Tuntaskan Pengusutan Kadus Dugaan Suap Audit di Kabupaten Muara Enim

KPK Didesak Tuntaskan Pengusutan Kadus Dugaan Suap Audit di Kabupaten Muara Enim

Langkah KPK dalam penanganan dugaan suap hasil laporan keuangna audit Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan menuai sorotan tajam publik.
Tren Sengketa Pajak Meningkat, Penyebab Ini Disebut Masih Jadi Faktor Utama

Tren Sengketa Pajak Meningkat, Penyebab Ini Disebut Masih Jadi Faktor Utama

Pengadilan Pajak mencatat adanya tren kenaikan sengketa pajak berupa 12.238 berkas sengketa sepanjang 2025 atau naik 3,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Terungkap Alasan John Herdman Nonton dari Tribun saat Timnas Indonesia Bantai Kamboja 5-1, Ternyata Sengaja Direncanakan

Terungkap Alasan John Herdman Nonton dari Tribun saat Timnas Indonesia Bantai Kamboja 5-1, Ternyata Sengaja Direncanakan

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman terlihat menyaksikan jalannya pertandingan dari tribun pada awal laga sebelum akhirnya turun ke area bench dengan Steven Vitoria memberikan arahan pemain
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT