News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gubernur Jabar, KDM Siapkan Sanksi Berat untuk Praktik Titip-Menitip Masuk Sekolah Maung di SPMB 2026 Jawa Barat

Dedi Mulyadi menegaskan bahwa Sekolah Maung dibangun untuk mencari siswa-siswa terbaik Jawa Barat melalui proses seleksi yang objektif. Karena itu, segala bentuk intervens
Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:13 WIB
Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM tidak ingin budaya titip-menitip pada Sekolah Manusia Unggul (Maung). Menjelang pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. 

Pria yang akrab disapa KDM itu melontarkan ultimatum keras: tidak ada tempat bagi siswa titipan di sekolah unggulan milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Siapa pun yang terbukti bermain curang terancam kehilangan jabatan hingga berhadapan dengan proses hukum.

KDM Nyatakan Perang terhadap Budaya Titip-Menitip

Dedi Mulyadi menegaskan bahwa Sekolah Maung dibangun untuk mencari siswa-siswa terbaik Jawa Barat melalui proses seleksi yang objektif. Karena itu, segala bentuk intervensi dalam penerimaan murid baru tidak akan ditoleransi.

"Tidak boleh sekolah unggul ada (siswa) titipan dari siapa pun atas nama apa pun dan untuk kepentingan apa pun," kata KDM seperti dikutip Antara, Sabtu (30/5).

Menurutnya, keberadaan Sekolah Maung tidak boleh dirusak oleh praktik-praktik yang selama ini menjadi penyakit dalam sistem pendidikan. 

Sekolah unggulan harus menjadi tempat lahirnya generasi terbaik yang lolos karena kemampuan dan prestasi, bukan karena koneksi atau kekuasaan.

KDM menegaskan bahwa seluruh unsur yang terlibat dalam proses seleksi wajib menjaga integritas. Ia tidak ingin sekolah unggulan yang dibangun dengan tujuan mencetak sumber daya manusia berkualitas justru tercoreng oleh praktik nepotisme.

Kepala Sekolah hingga Panitia Terancam Dicopot

Berbeda dengan peringatan yang biasanya bersifat normatif, KDM menyiapkan sanksi nyata bagi pihak-pihak yang melanggar aturan. Ia menegaskan tidak akan ragu mencopot kepala sekolah, panitia seleksi, maupun pihak lain yang terbukti terlibat dalam praktik curang.

"Saya tidak segan-segan untuk memberhentikan kepala sekolah, memberhentikan panitia, memberhentikan siapa pun yang terlibat dari proses yang tidak terpuji dari sekolah unggul," ujarnya.

Ancaman tersebut bukan sekadar pemecatan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga membuka kemungkinan penindakan hukum terhadap pelaku yang terbukti melakukan penyimpangan dalam proses penerimaan siswa.

Menurut KDM, budaya titip-menitip merupakan salah satu faktor yang dapat merusak kualitas pendidikan karena mengabaikan prinsip meritokrasi. 

Jika dibiarkan, praktik tersebut berpotensi menghilangkan kesempatan siswa berprestasi yang seharusnya memperoleh hak untuk mengenyam pendidikan di sekolah unggulan.

"Tidak boleh ada budaya titip menitip dan kami tidak akan segan-segan untuk memproses hukum bagi siapa pun yang nanti terbukti terlibat melakukan penyimpangan," tegasnya.

Nama Penitip Akan Diumumkan ke Publik

Langkah paling keras yang disiapkan KDM adalah membuka identitas pihak-pihak yang mencoba menitipkan siswa jika ditemukan pelanggaran dalam proses seleksi. 

Kebijakan ini disebut sebagai bentuk transparansi sekaligus efek jera agar tidak ada pihak yang mencoba menyalahgunakan pengaruhnya.

"Kami juga akan mengumumkan kepada publik siapa-siapa yang menitipkan anaknya di sekolah unggul yang melanggar prinsip-prinsip transparansi dan prinsip-prinsip keunggulan sekolah itu sendiri," kata KDM.

Melalui langkah tersebut, Pemprov Jawa Barat ingin memastikan bahwa SPMB 2026 menjadi titik awal perubahan budaya dalam dunia pendidikan. 

KDM berharap keberhasilan seorang siswa ditentukan oleh kemampuan dan prestasinya, bukan oleh siapa orang tuanya atau seberapa besar pengaruh yang dimiliki keluarganya.

"Mari kita wujudkan anak-anak kita menjadi anak-anak berprestasi tanpa intervensi orangtuanya," ujarnya.

Sebagai informasi, Sekolah Maung terdiri atas 41 SMA dan SMK negeri yang tersebar di berbagai daerah di Jawa Barat. Pendaftaran telah berlangsung secara daring pada 25 hingga 29 Mei 2026.

Berbeda dengan sekolah reguler, Sekolah Maung tidak menerapkan sistem zonasi. Seluruh peserta akan bersaing melalui mekanisme seleksi berbasis prestasi dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Untuk wilayah Bekasi, sekolah yang masuk kategori Sekolah Maung meliputi SMAN 1 Kota Bekasi, SMAN 2 Tambun Selatan Kabupaten Bekasi, dan SMKN 2 Kota Bekasi. 

Dengan sistem tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap sekolah unggulan benar-benar menjadi rumah bagi siswa terbaik yang lolos karena kemampuan, bukan karena titipan. (udn)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Review Trailer Hajatan Setan, Film Horor yang Mengungkap Sisi Gelap Tradisi di Pedesaan Jawa

Review Trailer Hajatan Setan, Film Horor yang Mengungkap Sisi Gelap Tradisi di Pedesaan Jawa

Film horor Hajatan Setan menghadirkan kisah perempuan yang pulang kampung dan terjebak teror tradisi kelam. Simak sinopsis, pemain, dan daya tarik filmnya.
Samsung Garap Tablet Lipat 17 Inci, Bakal Jadi Pesaing iPad Lipat Apple?

Samsung Garap Tablet Lipat 17 Inci, Bakal Jadi Pesaing iPad Lipat Apple?

Samsung dikabarkan mengembangkan tablet lipat 17 inci yang dapat dilipat menjadi 8 inci. Simak rumor, teknologi, dan persaingannya dengan Apple
Makin Dekat Bela Timnas Indonesia, Raja Assist Super League Buktikan Kualitas dengan Bantu Kalahkan Persija

Makin Dekat Bela Timnas Indonesia, Raja Assist Super League Buktikan Kualitas dengan Bantu Kalahkan Persija

Di tengah proses naturalisasi buat bela Timnas Indonesia, Taisei Marukawa kian curi perhatian di Super League. Bintang Jepang itu kembali buktikan kualitasnya.
Mau Buka Usaha Laundry? 6 Tips Menata Ruang dan Memilih Lantai agar Bisnis Lebih Efisien

Mau Buka Usaha Laundry? 6 Tips Menata Ruang dan Memilih Lantai agar Bisnis Lebih Efisien

Mau buka usaha laundry? Simak 6 tips menata ruang, memilih lantai epoxy, mengatur drainase, dan ventilasi agar operasional lebih nyaman, aman, dan efisien
Enggak Cuma Tanam 10.000 Pohon, Mahasiswa di Deli Serdang Kini Dibekali Tips Karier di Era Digital

Enggak Cuma Tanam 10.000 Pohon, Mahasiswa di Deli Serdang Kini Dibekali Tips Karier di Era Digital

Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Linknet bekerja sama dengan Pertamina Foundation menggelar aksi penghijauan dengan menanam 10.000 bibit pohon di Kampus 2 USU, Deli Serdang, Kamis (29/10).
Usai Lepas Masa Duda, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Langsung Ziarah ke Makam Almarhumah Istri

Usai Lepas Masa Duda, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Langsung Ziarah ke Makam Almarhumah Istri

Momen pernikahan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyita perhatian publik tak hanya karena akad nikah barunya, melainkan juga aksi emosional sang pejabat yang -

Trending

Kisah Bumi, Bocah yang Viral Nonton Persija Jakarta Sambil Nugas Sekolah dari Tribun JIS

Kisah Bumi, Bocah yang Viral Nonton Persija Jakarta Sambil Nugas Sekolah dari Tribun JIS

Bocah bernama Bumi (7), warga Sunter Jaya, Jakarta Utara, viral karena mendukung Persija Jakarta kontra Persik sambil mengerjakan tugas sekolah dari kursi JIS.
Kondisi Terkini Cucu yang Dibakar Neneknya di Depok Gara-Gara Tidak Dijemput Diungkap Polisi, Begini Nasib Sang Nenek

Kondisi Terkini Cucu yang Dibakar Neneknya di Depok Gara-Gara Tidak Dijemput Diungkap Polisi, Begini Nasib Sang Nenek

Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Hendra Kurniawan mengungkap kondisi terkini cucu yang dibakar neneknya di Depok. Kondisi korban yang terbakar hampir 80 persen masih mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Fatmawati.
Naturalisasi Timnas Indonesia Berubah Arah? Orang Dalam Sebut PSSI Mulai Tinggalkan Pemain Belanda

Naturalisasi Timnas Indonesia Berubah Arah? Orang Dalam Sebut PSSI Mulai Tinggalkan Pemain Belanda

Noor Korompot menyebut pemain keturunan di Belanda bukan lagi prioritas naturalisasi Timnas Indonesia. PSSI dikabarkan melirik diaspora di lima negara lain.
Kemenhut Tetapkan 2 Perusahaan sebagai Tersangka Karhutla 2025 dan 2026

Kemenhut Tetapkan 2 Perusahaan sebagai Tersangka Karhutla 2025 dan 2026

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Indonesia diselidiki pihak berwenang. Kini sudah sampai hasil penetapan tersangka, berikut penjelasan Kemenhut.
Daftar 5 Negara yang Jadi Target PSSI usai Belanda Tidak Jadi Prioritas Naturalisasi Timnas Indonesia, Ada Jerman hingga Spanyol

Daftar 5 Negara yang Jadi Target PSSI usai Belanda Tidak Jadi Prioritas Naturalisasi Timnas Indonesia, Ada Jerman hingga Spanyol

PSSI dikabarkan mengalihkan fokus naturalisasi Timnas Indonesia dari Belanda ke lima negara. Simak daftar negara yang disebut masuk radar pencarian pemain.
Sedia Payung, BMKG Sebut Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Seharian

Sedia Payung, BMKG Sebut Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Seharian

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberitahukan prakiraan cuaca hari ini untuk wilayah DKI Jakarta ada potensi hujan seharian.
Simak Sebelum Berangkat, Inilah Jadwal KRL Rute Jakarta Kota-Nambo Hari Ini 31 Oktober 2026

Simak Sebelum Berangkat, Inilah Jadwal KRL Rute Jakarta Kota-Nambo Hari Ini 31 Oktober 2026

Inilah jadwal KRL rute Jakarta Kota-Nambo hari ini 31 Oktober 2026 dilansir dari aplikasi Melansir C-Access.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT