Mengenal Sekolah Maung, Program Pendidikan Unggulan Dedi Mulyadi: Ini Syarat Masuk, Jalur Seleksi, dan Daftar Sekolahnya
- Pemprov Jabar
- istimewa
"Sekolah Maung itu kan program, jadi itu namanya nanti tetap, bahwa SMA 5 itu tetap, SMA 3, kemudian SMA 1 Purwakarta, SMA 1 Garut misalnya namanya tetap seperti itu, tapi nanti mereka akan dikasih nama, bahwa mereka adalah sekolah penyelenggara sekolah maung," ujar Purwanto.
Artinya, sekolah-sekolah seperti SMAN 3 Bandung, SMAN 5 Bandung, SMAN 1 Purwakarta, hingga SMAN 1 Garut tetap mempertahankan identitasnya, namun memperoleh status tambahan sebagai penyelenggara Program Sekolah Manusia Unggul.
Dirancang Mencetak Generasi Unggul Berbasis Prestasi dan Karakter
Pada dasarnya, Sekolah Maung merupakan transformasi dari konsep sekolah favorit yang selama ini dikenal masyarakat.Â
Jika sebelumnya sekolah unggulan identik dengan nilai akademik tinggi semata, kini konsep tersebut diperluas dengan mempertimbangkan prestasi non-akademik, kepemimpinan, karakter, hingga kompetensi masa depan.
"Sekolah Maung itu adalah perubahan dari sekolah favorit zaman dulu, misalnya ada di satu kabupaten/kota biasanya ada SMA yang jadi sekolah favorit siswa, dimana penerimaan NEM-nya tertinggi. Hari ini, kebutuhan untuk membangun kembali sekolah dengan kualifikasi tertentu untuk anak-anak yang punya prestasi akademik dan non akademik," ujar Dedi Mulyadi.
Berdasarkan informasi resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Sekolah Manusia Unggul merupakan satuan pendidikan tingkat SMA dan SMK yang dirancang untuk menghasilkan lulusan dengan kompetensi unggul di bidang sains, teknologi, vokasi, dan kompetensi global.
Namun program ini tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik. Pemprov Jabar juga menekankan pembentukan karakter yang berakar pada budaya Sunda dan nilai-nilai lokal Jawa Barat.
Lulusan Sekolah Maung diharapkan menjadi sosok "Manusa Waluya", yakni manusia unggul yang memiliki keseimbangan antara kesehatan jasmani, kecerdasan intelektual, kematangan emosional, kemampuan sosial, serta spiritualitas.
Konsep tersebut dibangun berdasarkan filosofi Gapura Pancawaluya yang terdiri dari lima nilai utama:
* Cageur (sehat)
* Bageur (baik)
* Bener (benar)
* Pinter (cerdas)
* Singer (tangkas dan kreatif)
Selain itu, Dedi Mulyadi juga telah menyiapkan sejumlah bidang pendidikan strategis yang dianggap relevan dengan kebutuhan masa depan. Setidaknya terdapat enam fokus keilmuan yang akan dikembangkan.
Load more