News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Ajukan Permintaan "Antimainstream" ke BPK: Seluruh OPD Pemprov Jabar agar Diperiksa

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melayangkan permintaan antimainstream kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Orang nomor satu di Jabar tersebut meminta agar
Minggu, 7 Juni 2026 - 13:52 WIB
Kang Dedi Mulyadi (KDM), Gubernur Jawa Barat
Sumber :
  • tvOnenews.com Edit / YouTube KANG DEDI MULYADI

tvOnenews.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melayangkan permintaan antimainstream kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Orang nomor satu di Jabar tersebut meminta agar lembaga pemeriksa eksternal itu ke depan tidak lagi menggunakan metode uji sampel (sampling), melainkan memeriksa seluruh laporan keuangan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) secara menyeluruh (total population audit).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah berani ini disuarakan agar transparansi fiskal di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dapat terpantau secara penuh dan tanpa celah.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • jabarprov.go.id

"Hal ini, agar potret akuntabilitas di Jawa Barat menjadi lebih optimal dan komprehensif," tegas pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) tersebut dalam keterangannya di Bandung, Jumat.

Dedi membeberkan, walaupun dari hasil audit terbaru BPK Pemprov Jabar sukses mempertahankan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk yang ke-15 kali secara berturut-turut, pemeriksaan populasi secara penuh oleh lembaga itu dinilai sangat krusial.

Hal ini diperlukan guna menyisir kelemahan administratif mikro yang kerap luput dari jangkauan sampel, salah satunya pada sektor tata kelola dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

"Semoga WTP yang diberikan itu jadi cerminan kinerja efektif Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam pembangunan. Dan semoga kita tidak hanya puas pada WTP, tetapi juga pada kepuasan publik serta kualitas pembangunan yang dirasakan masyarakat," cetus KDM.

Selain mendesak perluasan cakupan audit, Dedi Mulyadi juga menaruh harapan besar agar BPK RI dapat mengambil peran strategis sebagai fasilitator rekonsiliasi finansial antara Pemprov Jabar dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • jabarprov.go.id

Langkah ini mendesak untuk segera dieksekusi akibat terhambatnya arus kas (cash flow) daerah yang dipicu oleh keterlambatan penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat sepanjang tahun anggaran 2025 lalu.

"Pemprov Jabar punya kewajiban membayar dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) kepada pemerintah pusat. Tetapi pemerintah pusat juga punya kewajiban membayar Dana Bagi Hasil (DBH) yang belum terbayarkan kepada pemerintah daerah. Semoga bisa dilakukan rekonsiliasi sehingga utang kita juga menjadi piutang dan catatan APBD bisa ditutup dengan baik," ungkapnya secara gamblang.

Menurut analisis KDM, ketidakpastian waktu transfer dari pemerintah pusat ini berimbas domino pada terganggunya kemitraan di daerah, termasuk terpaksa dilakukannya penundaan pembayaran kepada pihak ketiga atau kontraktor proyek.

Padahal, dari sisi realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), kinerja Jabar dinilai relatif kokoh dan memenuhi target.

"Kalau memang sudah ada SK Menteri Keuangannya sekian, maka kami berharap konsisten sampai Desember. Yang terjadi pada 2025, dana tersebut justru dibayarkan menjelang kontraktor harus dibayarkan sehingga mengalami penundaan," kritik Dedi.

Merespons langsung harapan serta catatan fiskal kritis dari Gubernur Jabar, Anggota BPK RI Bobby Adhityo Rizaldi menyatakan dukungan penuhnya terhadap komitmen Pemprov dan DPRD Jabar.

Pihaknya siap mengawal penyelesaian rekomendasi penataan administrasi, termasuk pembenahan intensif pada tenaga administrasi sekolah yang mengelola dana BOS di lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bobby juga mengingatkan bahwa akuntabilitas penggunaan anggaran daerah merupakan instrumen vital yang langsung berdampak pada tingkat kesejahteraan masyarakat di akar rumput.

"Saya ingin menegaskan bahwa penggunaan APBD yang efektif dan efisien sangat penting karena setiap Rupiah yang dialokasikan mencerminkan pekerjaan publik dan harapan masyarakat," tandas Bobby Adhityo Rizaldi mengakhiri tanggapannya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Mobil Fortuner Diamuk Massa di Tanah Abang, Cuma Gegara Kesal Diklakson

Kronologi Mobil Fortuner Diamuk Massa di Tanah Abang, Cuma Gegara Kesal Diklakson

Polisi mengungkap kronologi mobil Fortuner dirusak oleh sejumlah warga usai diduga terlibat tabrak lari di Jalan KH Mas Mansyur, Kelurahan Kebon Kacang, Tanah Abang.
Usai Minta Maaf ke Publik, Sarwendah Ubah Bio Instagram, Netizen Kembali Bereaksi

Usai Minta Maaf ke Publik, Sarwendah Ubah Bio Instagram, Netizen Kembali Bereaksi

Setelah mengunggah video permintaan maaf ke publik, kini Sarwendah diketahui mengubah bio Instagram miliknya. Netizen kembali bereaksi.
Link Live Streaming AVC Women's Cup 2026: Sore Ini Ada Timnas Voli Putri Indonesia vs Kazakhstan

Link Live Streaming AVC Women's Cup 2026: Sore Ini Ada Timnas Voli Putri Indonesia vs Kazakhstan

Link live streaming AVC Women's Cup 2026, di mana hari ini ada Timnas Voli Putri Indonesia yang akan kembali unjuk gigi melawan Kazakhstan.
Jadwal Perkenalan Pelatih Persija Jakarta Terungkap ke Publik, STY Merapat?

Jadwal Perkenalan Pelatih Persija Jakarta Terungkap ke Publik, STY Merapat?

Persija resmi melepas Mauricio Souza setelah menyelesaikan musim 2025-2026 sebagai juara ketiga Super League 2025-2026. 
Momen 2 Eks Pelatih Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert Bertemu Viral Usai John Herdman Cetak Sejarah untuk Timnas Indonesia

Momen 2 Eks Pelatih Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert Bertemu Viral Usai John Herdman Cetak Sejarah untuk Timnas Indonesia

Tepat satu hari setelah pertandingan itu, giliran dua mantan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert dan Shin Tae-yong yang bertemu dalam pertandingan Barcelona Legend Vs Liverpool di Stadion Piala Dunia Seoul, pada Sabtu (6/6/2026).
Gelar Program Mahasiswa Berdampak Tahun Anggaran 2025, Kemendiktisaintek Gandeng Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta

Gelar Program Mahasiswa Berdampak Tahun Anggaran 2025, Kemendiktisaintek Gandeng Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta

DPPM Kemendiktisaintek bersama Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Program Mahasiswa Berdampak Tahun Anggaran 2025 pada Jumat (5/6) hingga Minggu (7/6).

Trending

Jelang Tantang Timnas Indonesia, Pelatih Mozambik Bongkar Kondisi Tak Ideal Skuad Besutannya

Jelang Tantang Timnas Indonesia, Pelatih Mozambik Bongkar Kondisi Tak Ideal Skuad Besutannya

Skuad Mozambik mulai mempersiapkan diri secara serius jelang hadapi Timnas Indonesia dalam agenda FIFA Matchday Juni 2026. Sang pelatih ungkap kondisi timnya.
DPC Peradi Bekasi Raya Canangkan Kolaborasi Bidang Hukum

DPC Peradi Bekasi Raya Canangkan Kolaborasi Bidang Hukum

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Peradi Bekasi Raya resmi mengukuhkan kepemimpinan barunya.
Sebanyak 84 Peserta P3N Angkatan XXVII Lemhannas RI Resmi Lulus, Eks Ketum GMNI Tercatat Jadi Lulusan Termuda

Sebanyak 84 Peserta P3N Angkatan XXVII Lemhannas RI Resmi Lulus, Eks Ketum GMNI Tercatat Jadi Lulusan Termuda

Lemhannas RI resmi menutup P3N Angkatan XXVII dan menetapkan sebanyak 84 peserta lulus setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan.
Bung Binder Pasang Badan untuk John Herdman, Geram Timnas Indonesia Masih Diributkan soal Pemain Titipan

Bung Binder Pasang Badan untuk John Herdman, Geram Timnas Indonesia Masih Diributkan soal Pemain Titipan

Bung Binder pasang badan untuk John Herdman usai Timnas Indonesia mengalahkan Oman 3-0. Ia meminta publik berhenti meributkan isu pemain titipan.
Mantan Santriwati Bongkar Modus Oknum Kiai Pekalongan, Sebut Pelaku Gunakan Dalil 'Nikah Hakikat' Sebelum Melecehkan

Mantan Santriwati Bongkar Modus Oknum Kiai Pekalongan, Sebut Pelaku Gunakan Dalil 'Nikah Hakikat' Sebelum Melecehkan

Mantan santriwati ungkap modus oknum kiai Pekalongan yang gunakan dalil nikah hakikat untuk lecehkan korban sejak 2012 di Podcast milik Denny Sumargo.
Media Vietnam Tak Habis Pikir dengan Mathew Baker, Baru Debut Sudah Pecahkan Rekor di Timnas Indonesia

Media Vietnam Tak Habis Pikir dengan Mathew Baker, Baru Debut Sudah Pecahkan Rekor di Timnas Indonesia

Media Vietnam beri sorotan penuh pada satu nama yang mencuri panggung dalam laga Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday. Tak habis pikir dengan rekornya.
Jadwal Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026 Hari Ini: Hyundai Hillstate Tanpa Megawati Hangestri, Red Sparks vs GS Caltex

Jadwal Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026 Hari Ini: Hyundai Hillstate Tanpa Megawati Hangestri, Red Sparks vs GS Caltex

Jadwal Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026 hari ini, di mana Hyundai Hillstate akan main tanpa Megawati Hangestri. Lalu ada big match Red Sparks vs GS Caltex.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT