News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kabar Gembira untuk Orang Tua di Jabar, KDM Siap Guyur Beasiswa Rp2,7 Juta di Sekolah Swasta

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) merespons gelombang penolakan yang muncul terkait formula solusi yang diutarakannya bagi calon murid yang terdepak dari -
Selasa, 23 Juni 2026 - 11:12 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • jabarprov.go.id

tvOnenews.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) merespons gelombang penolakan yang muncul terkait formula solusi yang diutarakannya bagi calon murid yang terdepak dari seleksi sekolah negeri.

Orang nomor satu di Jawa Barat tersebut menegaskan bahwa fokus utamanya sebagai pemimpin adalah memastikan hak pendidikan seluruh anak di Jabar terpenuhi tanpa terkecuali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Skema yang menuai sorotan tersebut adalah program Sekolah Swasta Kerja Sama (SSK).

Melalui program yang berkesinambungan dengan Pemprov Jabar ini, pemerintah daerah siap menggelontorkan bantuan biaya pendidikan sebesar Rp1,5 juta serta uang pangkal senilai Rp100 ribu per bulan bagi para murid mulai tahun ajaran 2026/2027.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • Antara
Menyikapi kritik yang berhamburan, pria yang identik dengan iket putihnya ini memilih tidak ambil pusing dan mengembalikan esensi kebijakan tersebut kepada pemenuhan hajat hidup orang banyak.

"Saya sebagai gubernur, tugasnya adalah menjaga rakyat saya untuk sekolah. Itu dulu prinsipnya," tegas Dedi Mulyadi, dikutip dari unggahan video di akun TikTok resminya, Selasa (23/6/2026).

3 Klasifikasi Siswa ala KDM

Lebih lanjut, KDM memaparkan analisis taktisnya mengenai peta klasifikasi anak-anak yang hendak masuk sekolah.

Menurutnya, ada tiga kategori utama yang menjadi perhatian, yakni anak dari keluarga mampu secara ekonomi, anak berprestasi, dan anak dari kalangan menengah ke bawah.

Untuk kategori pertama, KDM menilai kelompok masyarakat dengan finansial mapan sebenarnya sudah langsung mengambil langkah mandiri tanpa membebani kuota sekolah negeri.

"Anak yang orang kaya, ini banyak yang tidak diterima di (sekolah) negeri pun, sekarang sudah daftar di swasta. Mereka tidak daftar ke negeri, mereka daftar ke swasta," urai mantan Bupati Purwakarta tersebut.

Imbasnya, sekolah-sekolah swasta dengan tata kelola yang baik saat ini pun sudah kebanjiran dan memenuhi kuota dari pendaftar mandiri tersebut.

Sementara untuk klasifikasi kedua, yakni para calon murid yang memiliki rekam jejak prestasi akademik maupun non-akademik, KDM menjamin posisi mereka sudah aman.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, saat mengunjungi SMAN 1 Kota Depok
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, saat mengunjungi SMAN 1 Kota Depok
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

"Kedua, anak-anak yang berprestasi sudah otomatis diterima di sekolah negeri," imbuhnya.

KDM menegaskan bahwa intervensi Pemprov Jabar melalui program SSK sejatinya dikhususkan untuk menyelamatkan anak-anak dari kategori ketiga, yakni ekonomi menengah ke bawah agar tidak putus sekolah akibat gagal masuk sekolah negeri.

"Andaikata anak Jawa Barat tidak diterima di sekolah negeri, kami juga akan mendampingi ke sekolah swasta. Tetapi, standar beasiswa yang diberikan di tahun pertama kelas satu (X) Rp2,7 juta," ungkap KDM blak-blakan mengenai besaran subsidi yang disiapkan pemerintah.

Menutup keterangannya, KDM memberikan jawaban menohok bagi pihak-pihak yang mengkhawatirkan munculnya gesekan atau keriuhan regulasi di internal sekolah swasta akibat adanya program kerja sama ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi KDM, risiko administratif jauh lebih kecil dibanding membiarkan anak-anak Jawa Barat telantar tanpa pendidikan.

"Kalau Bapak menyampaikan nanti ada keriuhan di sekolah swasta, pilih mana sebagai gubernur? Riuh di sekolah swasta atau dengan orang tua siswa yang tidak sekolah. Saya pilih untuk menjaga rakyat saya untuk sekolah," tandas Dedi Mulyadi mengakhiri debat. 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Catat Dua Kemenangan Beruntun, Marc Marquez Kini Sudah Siap Bertarung Perebutkan Gelar Juara Dunia MotoGP 2026

Catat Dua Kemenangan Beruntun, Marc Marquez Kini Sudah Siap Bertarung Perebutkan Gelar Juara Dunia MotoGP 2026

Marc Marquez mulai menunjukkan sinyal kuat dalam perburuan gelar juara dunia MotoGP 2026 setelah ia mencatat dua kemenangan beruntun dalam dua seri terakhir.
Berlangsung 26-28 Juni, Pekan Kerajinan Jawa Barat 2026 akan Tampilkan Pameran UMKM Hingga Seni Budaya

Berlangsung 26-28 Juni, Pekan Kerajinan Jawa Barat 2026 akan Tampilkan Pameran UMKM Hingga Seni Budaya

Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) 2026 akan berlangsung pada 26–28 Juni 2026 di Trans Studio Mall & Trans Convention Centre, Bandung.
Purbaya Bicara Perlakuan Khusus Bagi Dana yang Ditempatkan di  Patriot Bond: Tak Diutak-atik Sumbernya!

Purbaya Bicara Perlakuan Khusus Bagi Dana yang Ditempatkan di Patriot Bond: Tak Diutak-atik Sumbernya!

Perlakuan khusus terhadap investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond hanya berlaku bagi dana yang ditempatkan pada instrumen tersebut, bukan seluruh aset maupun kegiatan usaha pemilik dana.
Hasil Princess Cup 2026, Selasa 23 Juni: Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Bantai Australia Tanpa Ampun

Hasil Princess Cup 2026, Selasa 23 Juni: Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Bantai Australia Tanpa Ampun

Hasil Princess Cup 2026, di mana Timnas Voli Putri Indonesia U-18 sukses membantai Australia lewat duel tiga set langsung.
Vaksinasi Anak Sekolah Tahun 2025 Menurun Dibanding 2024, Menkes Ungkap Alasannya

Vaksinasi Anak Sekolah Tahun 2025 Menurun Dibanding 2024, Menkes Ungkap Alasannya

Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin menyebut cakupan vaksinasi atau program imunisasi untuk anak usia sekolah mengalami penurunan pada 2025.
Gelar Diskusi Publik, Aliansi BEM Solo Minta Buka Ruang Pengawasan Publik

Gelar Diskusi Publik, Aliansi BEM Solo Minta Buka Ruang Pengawasan Publik

Aliansi BEM Solo meminta agar pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola program unggulan pemerintah.

Trending

Link Live Streaming Princess Cup 2026: Ada Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Vs Australia

Link Live Streaming Princess Cup 2026: Ada Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Vs Australia

Link live streaming Princess Cup 2026, di mana Timnas Voli Putri Indonesia U-18 akan memulai perjuangannya saat melawan Australia di hari pertama ajang yang berlangsung di Thailand tersebut.
KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh

KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta turun tangan mengusut dugaan korupsi dana beasiswa di Aceh.
Detik-detik Ibu Bonceng Anak Dilempar Bom Molotov di Jakut, Nasib Keduanya Bikin Merinding

Detik-detik Ibu Bonceng Anak Dilempar Bom Molotov di Jakut, Nasib Keduanya Bikin Merinding

Aksi pelemparan bom molotov terhadap seorang ibu yang tengah membonceng anaknya di kawasan Koja, Jakarta Utara, viral di media sosial (medsos) Instagram @jakut.info.
Kubu Jokowi Berkomentar Menohok Terkait Kejaksaan Tangguhkan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Sangat Berbahaya

Kubu Jokowi Berkomentar Menohok Terkait Kejaksaan Tangguhkan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Sangat Berbahaya

Kubu Jokowi lontarkan komentar menohok terkait Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan tanggungkan dua tersangka kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, yakni Roy Suryo dan
Pecahkan Rekor Klose, Messi Resmi Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia

Pecahkan Rekor Klose, Messi Resmi Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia

Lionel Messi kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah sepak bola dunia. Kapten Argentina itu kini resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia 2026.
Seluruh Biaya Pengobatan Korban Penyiksaan dan Penyekapan 3 Tahun oleh Pacar Ditanggung Pemprov Jabar

Seluruh Biaya Pengobatan Korban Penyiksaan dan Penyekapan 3 Tahun oleh Pacar Ditanggung Pemprov Jabar

KDM menegaskan pihak keluarga tidak perlu lagi mengkhawatirkan urusan administrasi medis karena seluruh akomodasi ditanggung langsung hingga korban pulih total
Meski Sudah Resmi WNI, 3 Bintang Liga Eropa Ini Belum Pernah Bela Timnas Indonesia di Era John Herdman

Meski Sudah Resmi WNI, 3 Bintang Liga Eropa Ini Belum Pernah Bela Timnas Indonesia di Era John Herdman

Meski sudah WNI dan mendapat izin FIFA untuk membela Timnas Indonesia, tiga pemain di Liga Eropa ini belum pernah memperkuat skuad Garuda pada era John Herdman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT