GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Ayah di Purwakarta Diduga Aniaya Anak Demi Uang Kiriman Istri di Arab Saudi, Polisi Turun Tangan

Kasus dugaan kekerasan terhadap anak di Purwakarta viral setelah videonya beredar. Polisi menyebut aksi tersebut diduga dilakukan untuk meminta uang
Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:45 WIB
Ilustrasi Viral Ayah di Purwakarta Diduga Aniaya Anak Demi Uang Kiriman Istri di Arab Saudi, Polisi Turun Tangan
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI / Gemini

tvOnenews.com - Kasus dugaan kekerasan terhadap anak di Purwakarta, Jawa Barat, menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan seorang anak mendapat perlakuan kasar dari ayahnya beredar luas di media sosial. 

Polisi kemudian mengamankan PY (36), warga Kampung Citalang, Desa Citalang, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta, untuk menjalani pemeriksaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini semakin menyita perhatian karena polisi menduga tindakan tersebut berkaitan dengan persoalan ekonomi. PY disebut melakukan kekerasan terhadap anaknya agar ibu kandung korban yang bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Arab Saudi mengirimkan uang

Namun, di tengah penyelidikan, muncul bantahan dari ibu tiri korban yang menyebut adegan dalam video hanya gertakan atau akting untuk meminta kiriman uang.

Video Lama Viral, Polisi Amankan Ayah Korban

Rekaman yang menjadi perhatian publik ternyata bukan video kejadian baru. Polisi menyebut dugaan kekerasan tersebut berlangsung pada Februari 2025 sekitar pukul 13.00 WIB di rumah pelaku di wilayah Citalang, Purwakarta.

Dalam rekaman tersebut, korban diduga mengalami tindakan kekerasan berupa penyeretan dan tendangan. Video itu kemudian beredar luas di media sosial hingga akhirnya polisi melakukan penyelidikan.

Kasat Reskrim Polres Purwakarta AKP I Made Purwantara mengatakan, pemeriksaan awal menunjukkan persoalan ekonomi dan emosi menjadi pemicu dugaan tindakan tersebut.

“Untuk motifnya, yang bersangkutan kesal karena tidak diberikan uang oleh ibu korban. Ibu korban saat ini bekerja di luar negeri sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI),” ujar AKP Made Purwantara.

Polisi kemudian mengamankan PY di kediamannya tanpa perlawanan. Penyidik masih mendalami apakah tindakan kekerasan tersebut hanya terjadi sekali atau terdapat kejadian lain yang belum terungkap.

“Sementara dari hasil pemeriksaan, (penganiayaan) baru terjadi pada hari itu saja. Namun, kami masih terus melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan belum memeriksa korban secara mendalam,” katanya.

Ibu Tiri Sebut Hanya Gertakan untuk Minta Uang

Di tengah proses hukum, muncul keterangan berbeda dari SS, ibu tiri korban. Ia membantah anak tersebut benar-benar disiksa dan menyebut adegan dalam video hanya merupakan gertakan ketika PY melakukan video call dengan ibu kandung korban yang berada di Arab Saudi.

“Itu lagi video call ayahnya dan mamahnya karena mamahnya enggak ngirim-ngirim. Cuma gertakan sama mamahnya, enggak pernah disiksa sama bapaknya. Itu akting. Kalau disiksa saya (ibu tiri) yang ngasuh dari kecil pasti pasang badan,” ujar SS.

Menurut SS, keluarga ketika itu memang sedang membutuhkan uang untuk memenuhi berbagai kebutuhan korban, termasuk biaya sekolah dan kebutuhan sehari-hari. Komunikasi dengan ibu kandung korban yang bekerja di Arab Saudi juga disebut sempat terputus selama sekitar satu bulan.

SS mengaku keberatan apabila bantuan yang diberikan hanya berupa kebutuhan pokok. Menurutnya, keluarga membutuhkan uang tunai untuk memenuhi kebutuhan anak lainnya.

“Saya butuh uangnya, harusnya dikasih bentuk uang bukan sembako. Kalau sembako kan saya enggak bisa belanja kebutuhan anak yang lain, masa anak tiap hari mau dikasih mie telur terus,” katanya.

SS juga mengatakan dirinya telah merawat korban sejak berusia sekitar delapan bulan. Ia menyebut telah hidup bersama PY selama sekitar 13 tahun, sementara PY menikah dengan ibu kandung korban sekitar tujuh tahun lalu.

Polisi Dalami Dugaan Kekerasan terhadap Anak

Meski terdapat bantahan dari pihak keluarga, kepolisian tetap mendalami kasus berdasarkan rekaman video, keterangan saksi dan bukti lainnya. Kondisi korban juga menjadi perhatian karena polisi menyebut anak tersebut mengalami trauma hingga tidak mau bersekolah.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Hendra Rochmawan sebelumnya menyebut perkara tersebut didalami sebagai dugaan kekerasan dalam rumah tangga atau kekerasan terhadap anak.

“Kami sudah terima dan lihat video yang viral. Dugaan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga atau kekerasan terhadap anak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 44 UU RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga atau Pasal 80 UU RI 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,” katanya.

Pasal 80 UU Perlindungan Anak mengatur pidana bagi pelaku kekerasan terhadap anak, dengan ancaman hukuman yang dapat semakin berat apabila tindakan tersebut mengakibatkan korban mengalami luka berat atau meninggal dunia. Sementara Pasal 44 UU PKDRT mengatur ancaman pidana terhadap kekerasan fisik dalam lingkup rumah tangga.

Polisi juga menyiapkan pemeriksaan medis dan visum untuk memastikan kondisi korban sekaligus memperkuat alat bukti. Pendampingan psikologis juga akan dilakukan karena korban disebut mengalami trauma.

“Pasti kita akan lakukan pendampingan karena korban mengalami trauma. Kami akan berkoordinasi dengan LPSK atau KPAI. Saat ini keluarga dari pihak ibu korban juga sudah melakukan pelaporan dan mendampingi anak tersebut,” pungkasnya.

Dengan adanya perbedaan keterangan antara pihak keluarga dan hasil pemeriksaan awal kepolisian, penyidik masih harus mencocokkan seluruh informasi dengan rekaman video, keterangan saksi, hasil visum, serta bukti lainnya sebelum menentukan proses hukum selanjutnya. (udn)
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekam Jejak 10 Gempa Dahsyat yang Pernah Mengguncang NTT, Terbaru M 7,7 Nagekeo Jadi Peringatan Keras

Rekam Jejak 10 Gempa Dahsyat yang Pernah Mengguncang NTT, Terbaru M 7,7 Nagekeo Jadi Peringatan Keras

Rekam jejak 10 gempa dahsyat di NTT sejak 1975 hingga 2026. Terbaru, gempa M 7,7 Nagekeo menewaskan 47 orang dan memicu peringatan tsunami.
Pertamax Didiskon Rp450 per Liter Mulai 17 Agustus, Cek Syarat dan Cara Mendapatkannya di MyPertamina

Pertamax Didiskon Rp450 per Liter Mulai 17 Agustus, Cek Syarat dan Cara Mendapatkannya di MyPertamina

Pertamina Patra Niaga hadirkan promo spesial Hari Kemerdekaan dengan diskon BBM Rp450/liter untuk Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamina Dex serta Flash Sale MyPertamina hingga 45%.
Link Nonton Drakor Flex x Cop 2 Episode 3-4 Sub Indo: Jin Yi Soo Hadapi Kasus Pembunuhan Model

Link Nonton Drakor Flex x Cop 2 Episode 3-4 Sub Indo: Jin Yi Soo Hadapi Kasus Pembunuhan Model

Link nonton dan spoiler Flex x Cop 2 episode 3-4 Sub Indo. Simak jadwal tayang, kasus pembunuhan model, sosok misterius Lee Hak Joo, dan link streaming legal.
Prabowo Kerahkan Anak Buah Pulihkan NTT Pascagempa, Pratikno: Harus Sinkron

Prabowo Kerahkan Anak Buah Pulihkan NTT Pascagempa, Pratikno: Harus Sinkron

Pratikno menyampaikan bahwa Presiden Prabowo mengintruksikan jajaran pemerintah pusat bergerak cepat dan bergotong-royong untuk menangani pascabencana gempa di NTT.
Bukan Cuma Gagal Eksekusi Penalti, Lionel Messi Catat Rekor Buruk yang Tak Pernah Terjadi Sejak 2014 di Laga Inter Miami Vs Nashville

Bukan Cuma Gagal Eksekusi Penalti, Lionel Messi Catat Rekor Buruk yang Tak Pernah Terjadi Sejak 2014 di Laga Inter Miami Vs Nashville

Lionel Messi gagal mengeksekusi penalti untuk ketiga kalinya secara beruntun, sebuah catatan negatif yang belum pernah dialaminya sejak 2014.
Viral! Istri di Lumajang Diduga Potong Kemaluan Suami karena Hal Ini, Polisi Ungkap Motifnya

Viral! Istri di Lumajang Diduga Potong Kemaluan Suami karena Hal Ini, Polisi Ungkap Motifnya

Seorang istri di Lumajang, AY, diamankan polisi setelah diduga melukai berat suaminya, FA. Polisi menyebut tindakan tersebut dipicu rasa cemburu.

Trending

Ole Romeny dan Justin Hubner Cs Justru Dapat Peringatan dari Pelatih Fortuna Sittard usai Raih Kemenangan Perdana di Eredivisie

Ole Romeny dan Justin Hubner Cs Justru Dapat Peringatan dari Pelatih Fortuna Sittard usai Raih Kemenangan Perdana di Eredivisie

Fortuna Sittard meraih kemenangan perdana di Eredivisie 2026/2027 usai taklukkan SC Cambuur dengan skor 3-1. Dua pemain Timnas Indonesia tampil sebagai starter.
Amorim Tolak Rafael Leao, AC Milan Banting Harga Jadi Rp760 Miliar untuk Lepas Sang Bintang

Amorim Tolak Rafael Leao, AC Milan Banting Harga Jadi Rp760 Miliar untuk Lepas Sang Bintang

Masa depan Rafael Leao di AC Milan kembali menjadi sorotan. Rossoneri kini disebut siap melepas sang winger dengan harga sekitar 40 juta euro.
Onepride MMA Future Champ Taekwondo Series Segera Bergulir, Hampir 100 Atlet Cilik Ikut Seleksi

Onepride MMA Future Champ Taekwondo Series Segera Bergulir, Hampir 100 Atlet Cilik Ikut Seleksi

Onepride MMA Future Champ Taekwondo Series bakal segera bergulir. Tercatat hampir 100 atlet cilik mengikuti seleksi yang berlangsung di Ibis Style Jakarta Sunter, Jakarta Utara, pada Minggu (16/8/2026).
Ternyata Ini Penyebab Gempa di Provinsi NTT, Bencana yang Memakan Puluhan Korban

Ternyata Ini Penyebab Gempa di Provinsi NTT, Bencana yang Memakan Puluhan Korban

Gempa sebelumnya terjadi di NTT, hari ini (16/8) terjadi di Sumatera Utara. Ternyata getarannya sampai di pulau lain, seperti Sulawesi hingga Malaysia.
Bisa Dinaturalisasi dan Bela Timnas Indonesia, Bek 190 Cm Berdarah Surabaya Ini Resmi Gabung Klub Kasta Teratas Eropa

Bisa Dinaturalisasi dan Bela Timnas Indonesia, Bek 190 Cm Berdarah Surabaya Ini Resmi Gabung Klub Kasta Teratas Eropa

Kabar terbaru dari pemain keturunan Indonesia di Belgia, Luc Marijnissen. Bek tengah itu resmi tinggalkan FCV Dender dan melanjutkan karier bersama KV Mechelen.
Jay Idzes Terima Kabar Bahagia Jelang Dimulainya Liga Italia 2026-2027, Bek Timnas Indonesia Bisa Bernapas Lega

Jay Idzes Terima Kabar Bahagia Jelang Dimulainya Liga Italia 2026-2027, Bek Timnas Indonesia Bisa Bernapas Lega

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menerima kabar bahagia jelang dimulainya Liga Italia 2026-2027. Rekrutan anyar telah mendarat di bursa transfer musim panas.
Rapor Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: John Herdman Terima Kabar Buruk Bertubi-tubi

Rapor Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: John Herdman Terima Kabar Buruk Bertubi-tubi

Para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di luar negeri banyak yang tampil pada Sabtu (15/8/2026) kemarin. Namun, pelatih John Herdman menerima sejumlah kabar buruk.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT