News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

VIral, Cuma Gara-gara Bersenggolan di Eskalator, 2 Penumpang KRL Cekcok 2 Kali hingga Dilerai Petugas

Dua penumpang KRL terlibat cekcok di Stasiun Bekasi setelah bersenggolan di eskalator. Sempat dilerai, keduanya kembali berselisih hingga dimediasi petugas
Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:55 WIB
VIral, Cuma Gara-gara Bersenggolan di Eskalator, 2 Penumpang KRL Cekcok 2 Kali hingga Dilerai Petugas
Sumber :
  • Tangkapan layar instagram

tvOnenews.com - Niatnya hanya turun dari KRL dan segera keluar dari Stasiun Bekasi. Namun, senggolan kecil saat menggunakan eskalator justru membuat dua penumpang terlibat cekcok hingga harus dilerai petugas.

Keributan tersebut terjadi di area Stasiun Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (1/10/2026) malam. Perselisihan bermula setelah kedua pengguna Commuter Line saling bersenggolan ketika hendak menggunakan eskalator.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Situasi sempat berhasil dilerai petugas. Namun, persoalan ternyata belum selesai. Saat keduanya kembali menuju pintu keluar, cekcok kembali terjadi di eskalator lantai dasar hingga petugas harus turun tangan untuk kedua kalinya.

Bermula dari Senggolan Saat Hendak Naik Eskalator

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.27 WIB, setelah kedua pengguna baru saja turun dari Commuter Line. Keduanya kemudian berada di area eskalator Stasiun Bekasi.

Public Relations Manager KAI Commuter, Leza Arlan, mengatakan perselisihan bermula ketika kedua penumpang saling bersenggolan saat menggunakan fasilitas eskalator.

Senggolan tersebut kemudian berkembang menjadi adu mulut. Keributan yang terjadi di area stasiun pun menarik perhatian petugas karena berpotensi mengganggu kenyamanan pengguna lain.

“Kami sangat menyayangkan terjadinya keributan ini, karena mengganggu ketenangan dan ketentraman pengguna lainnya,” kata Leza dalam keterangannya, Jumat (2/10/2026).

Petugas KAI Commuter yang mengetahui kejadian tersebut kemudian langsung mendatangi lokasi. Kedua pihak dilerai agar perselisihan tidak semakin meluas dan aktivitas pengguna stasiun tetap berjalan.

“Maka dari itu, petugas KAI Commuter mengambil sikap melerai dan berusaha memediasi perselisihan yang memicu keributan itu, agar tak mengganggu pengguna lainnya,” lanjut Leza.

Setelah situasi sempat dikendalikan, kedua penumpang kembali melanjutkan perjalanan menuju area keluar stasiun.

Sudah Dilerai, Cekcok Malah Terjadi Lagi

Perselisihan ternyata belum sepenuhnya berakhir setelah keduanya dipisahkan. Kedua pengguna kembali berjalan dari lantai atas menuju eskalator yang mengarah ke pintu keluar.

Namun, ketika sampai di eskalator lantai dasar, persoalan kembali memanas.

Salah satu pihak disebut masih mempermasalahkan kejadian sebelumnya. Adu mulut pun kembali terjadi di area tersebut.

Petugas KAI Commuter kembali mengambil tindakan untuk menghentikan perselisihan. Kedua pihak dipisahkan agar keributan tidak kembali mengganggu pengguna lain yang sedang berada di stasiun.

Situasi tersebut menunjukkan bagaimana persoalan yang awalnya dipicu oleh senggolan kecil dapat berkembang menjadi perselisihan yang terjadi lebih dari sekali.

Setelah keributan kembali berhasil dihentikan, petugas membawa kedua pengguna ke Pos Pengamanan Stasiun Bekasi.

Di tempat tersebut, petugas melakukan mediasi untuk mempertemukan kedua pihak dan menyelesaikan persoalan yang terjadi.

Dibawa ke Pos Pengamanan, Perselisihan Berakhir Damai

Mediasi yang dilakukan petugas akhirnya membuat perselisihan antara kedua pengguna tersebut berakhir damai.

Tidak ada keributan lanjutan setelah kedua pihak berada di Pos Pengamanan Stasiun Bekasi. Petugas memastikan persoalan dapat diselesaikan sehingga tidak kembali mengganggu aktivitas penumpang lainnya.

KAI Commuter menilai ketertiban di stasiun maupun di dalam kereta merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, pengguna diminta menjaga sikap dan menghormati orang lain selama menggunakan layanan transportasi publik.

“Kami mengimbau agar semua pihak dapat turut andil menjaga ketentraman di area stasiun dan dalam kereta Commuter Line. Agar semua pengguna tidak terganggu oleh sikap atau perilaku tidak patut,” kata Leza.

Peristiwa di Stasiun Bekasi tersebut menjadi pengingat bahwa ruang publik digunakan oleh banyak orang dengan kondisi dan kepentingan yang berbeda. Senggolan yang terjadi secara tidak sengaja semestinya tidak perlu berkembang menjadi perselisihan yang mengganggu pengguna lainnya.

Dalam kasus ini, petugas akhirnya turun tangan dua kali sebelum membawa kedua pihak ke pos pengamanan untuk dimediasi. Setelah proses tersebut, persoalan yang bermula dari senggolan di eskalator itu pun berakhir secara damai. (udn)
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kualitas Timnas Indonesia Diakui Usai Pesta Setengah Lusin Gol Lebih atas Bangladesh: Garuda Beda Kelas, Sulit Menyainginya

Kualitas Timnas Indonesia Diakui Usai Pesta Setengah Lusin Gol Lebih atas Bangladesh: Garuda Beda Kelas, Sulit Menyainginya

Timnas Indonesia tunjukkan perbedaan kualitas saat hadapi Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026. Garuda tutup laga dengan kemenangan telak 9-2, Kamis (01/10/2026).
Pandangan Putri Marino soal Karakter Arya Saloka Menjadi 'Si Pria Koboi' di Film Empat Musim Pertiwi: Misterius

Pandangan Putri Marino soal Karakter Arya Saloka Menjadi 'Si Pria Koboi' di Film Empat Musim Pertiwi: Misterius

Aktris Putri Marino mengungkapkan karakter Arya Saloka baik dan misterius saat menjadi sosok Bisma, si pria koboi yang berkuda dalam film Empat Musim Pertiwi.
Terduga Pelaku Pembuangan Bayi Usia 5 Hari di Sleman Terungkap, Polisi Amankan Pasangan Muda-Mudi di Ngaglik

Terduga Pelaku Pembuangan Bayi Usia 5 Hari di Sleman Terungkap, Polisi Amankan Pasangan Muda-Mudi di Ngaglik

Kasus pembuangan bayi perempuan yang ditemukan di sebuah rumah warga di wilayah Sleman, DI Yogyakarta akhirnya terungkap. Polisi mengamankan sepasang muda-mudi yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.
OJK Beri Perlakuan Khusus Kredit bagi Korban Gempa NTT, Ini Keringanan yang Bisa Didapat

OJK Beri Perlakuan Khusus Kredit bagi Korban Gempa NTT, Ini Keringanan yang Bisa Didapat

OJK menetapkan perlakuan khusus kredit bagi debitur terdampak gempa di 8 kabupaten NTT. Simak bentuk keringanan dan masa berlakunya.
Pikat Pengunjung Kriyanusa 2026, UMKM Binaan BPDP Sulap Limbah Perkebunan Jadi Produk Bernilai Jual

Pikat Pengunjung Kriyanusa 2026, UMKM Binaan BPDP Sulap Limbah Perkebunan Jadi Produk Bernilai Jual

Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mempertegas komitmennya dalam mendukung hilirisasi produk lokal dengan berpartisipasi pada Pameran Kerajinan Nusantara (Kriyanusa) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta Pusat, pada 26–30 September 2026.
Sumur Minyak Masyarakat Aceh Utara Mulai Masuk Tata Kelola Resmi

Sumur Minyak Masyarakat Aceh Utara Mulai Masuk Tata Kelola Resmi

Sumur minyak masyarakat di Aceh Utara mulai diarahkan masuk tata kelola resmi. PGE akan membeli minyak yang diproduksi koperasi sesuai aturan pemerintah.

Trending

Kualitas Timnas Indonesia Diakui Usai Pesta Setengah Lusin Gol Lebih atas Bangladesh: Garuda Beda Kelas, Sulit Menyainginya

Kualitas Timnas Indonesia Diakui Usai Pesta Setengah Lusin Gol Lebih atas Bangladesh: Garuda Beda Kelas, Sulit Menyainginya

Timnas Indonesia tunjukkan perbedaan kualitas saat hadapi Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026. Garuda tutup laga dengan kemenangan telak 9-2, Kamis (01/10/2026).
Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Timnas Indonesia lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menghajar Bangladesh 9-2. Namun, kemenangan tersebut mendapat sorotan media Vietnam yang singgung.
FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

Menang telak 9-2 dari Bangladesh, Timnas Indonesia mengungguli saingan mereka, Malaysia yang juga menang 6-0 dari Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung dengan waktu yang berbarengan. 
Harta Kekayaan Anggota Wantimpres RI, Dato Sri Tahir hingga Chairul Tanjung Paling Fantastis

Harta Kekayaan Anggota Wantimpres RI, Dato Sri Tahir hingga Chairul Tanjung Paling Fantastis

Berikut data harta kekayaan beberapa anggota Wantimpres berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Malaysia Desak FIFA Jelaskan Perubahan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Malaysia Desak FIFA Jelaskan Perubahan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Desakan FAM muncul setelah waktu tambahan yang semula hanya dua menit menjadi tujuh menit. Tiga tambahan gol pun tercipta di menit-menit terakhir pertandingan antara Timnas Indonesia vs Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Kasus Influenza A Sedang Meningkat di Indonesia, Ini 6 Obat Tradisional yang Ampuh Sembuhkan Flu

Kasus Influenza A Sedang Meningkat di Indonesia, Ini 6 Obat Tradisional yang Ampuh Sembuhkan Flu

Pilek umumnya disebabkan oleh infeksi virus dan bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu 7–10 hari. Berikut beberapa obat tradisional yang ampuh untuk meringankan gejala pilek.
Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Timnas Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Namun, laga di SUGBK diwarnai dua keributan antarpemain.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT