GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ditegur Soal Depok Gabung Jakarta, Wali Kota Idris: Pak Wagub Nggak WhatsApp Saya

Wali Kota Depok, Mohammad Idris membantah dirinya pernah membicarakan wacana Kota Depok yang akan bergabung dengan Jakarta. Hal ini diungkapkan menanggapi "teguran" wakil gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum yang mengatakan pernyataan soal Depok gabung Jakarta membuat gaduh dan Jawa Barat tidak akan melepas kota penyangga untuk bergabung menjadi Jakarta Raya.
Rabu, 20 Juli 2022 - 21:29 WIB
Wali Kota Depok, Mohammad Idris
Sumber :
  • Tim tvOne/Mely Kasna

Depok - Wali Kota Depok, Mohammad Idris membantah dirinya pernah membicarakan wacana Kota Depok yang akan bergabung dengan Jakarta. Hal ini diungkapkan menanggapi "teguran" wakil gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum yang mengatakan pernyataan soal Depok gabung Jakarta membuat gaduh dan Jawa Barat tidak akan melepas kota penyangga untuk bergabung menjadi Jakarta Raya.

Idris mengatakan, dirinya sudah mendengar "teguran" yang dilayangkan Uu namun antara dirinya dan wakil gubernur Jawa Barat itu belum ada pembicaraan langsung. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya nggak pernah bicara dengan pak Wagub karena saya juga nggak pernah bicara dengan media tentang ini. Ketika beliau 'menegur' di media, beliau tidak pernah WhatsApp atau telepon ke saya, ya saya juga klarifikasinya ke media bahwa itu memang tidak benar," ujar Idris saat konferensi pers di gedung Balai Kota Depok, Rabu (20/7/2022).

Idris juga mengaku ia belum mendengar secara langsung tanggapan dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. 

"Saya belum mendengar langsung karena saya nggak mau ganggu beliau habis musibah dan sedang berangkat haji ya," ucapnya.

Lebih lanjut, dirinya juga mengatakan jika wacana tersebut tercetus, pengajuan penggabungan juga harus datang dari Jakarta karena ada kaitannya dengan IKN. Jakarta punya hak dan kewenangan untuk mengajukan pembentukan Jakarta akan seperti apa ke depannya pasca ibu kota pindah ke IKN.

"Makanya buat kayak draf konsep gitu ya tentang Jakarta ke depan seperti apa terlepas dari namanya, Megapolitan atau Jakarta Raya dan sebagainya," tutur Idris.

Pengajuan itu juga tidak serta merta berproses cepat. Pertimbangan utama ada pada masyarakat. Di mana jika masyarakat menginginkan itu bisa saja terjadi, namun jika masyarakat tidak mau, mustahil juga penggabungan tersebut terlaksana. 

"Karena kalau rakyatnya nggak mau walaupun wali kotanya ngomong berbusa-busa ya nggak akan mungkin," ujar Idris.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain dari rakyat, penggabungan itu juga dikatakannya harus melalui persetujuan gubernur Jawa Barat, meskipun Jakarta menginginkan penggabungan, tidak akan bisa jika Gubernur tidak setuju. 

"Tergantung bapak gubernur mau melepas nggak, mau menyerahkan nggak?" pungkasnya. (mka/ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Imam Jazuli Dorong Generasi Baru NU Kaya Akan Literasi Digital

Imam Jazuli Dorong Generasi Baru NU Kaya Akan Literasi Digital

Nahdlatul Ulama (NU) dinilai perlu menyiapkan generasi baru yang bukan hanya kuat dalam aspek spiritual dan keagamaan tetapi juga memiliki kemampuan teknologi, kepemimpinan, dan pemahaman terhadap perubahan zaman.
Perkembangan Era Digital, Gus Miftah Ingatkan Ancaman Judi Online dan Kekerasan Seksual Hantui Pesantren

Perkembangan Era Digital, Gus Miftah Ingatkan Ancaman Judi Online dan Kekerasan Seksual Hantui Pesantren

Fenomena judi online, adiksi digital, krisis mental, hingga kekerasan dan bullying di lingkungan pendidikan menjadi perhatian serius Nahdlatul Ulama (NU).
Heboh Kasus TNI Tembak TNI di Palembang, Ini Janji Kodam II/Sriwijaya

Heboh Kasus TNI Tembak TNI di Palembang, Ini Janji Kodam II/Sriwijaya

Publik dihebohkan dengan peristiwa TNI tembak TNI yang terjadi di Panhead Cafe, Palbang pada Sabtu (16/5/2025).
8 Poin Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas soal LCC Empat Pilar MPR RI: Bantah Keras Tuduhan Penyuapan dan Nepotisme hingga Minta Nama Baik Dipulihkan

8 Poin Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas soal LCC Empat Pilar MPR RI: Bantah Keras Tuduhan Penyuapan dan Nepotisme hingga Minta Nama Baik Dipulihkan

SMAN 1 Sambas akhirnya buka suara terkait Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI yang akhir-akhir ini menyeret namanya. 
Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Pertahankan Outside Hitter Jepang Jahstice Yauchi jadi prioritas utama Hillstate sebelum akhirnya berpaling ke Megawati Hangestri untuk penuhi kuota pemain Asia
Kasus Pembunuhan Keluarga Haji Sahroni di Indramayu: Adik Aman Yani Bongkar Sikap Aneh Ririn sejak Kakaknya Hilang

Kasus Pembunuhan Keluarga Haji Sahroni di Indramayu: Adik Aman Yani Bongkar Sikap Aneh Ririn sejak Kakaknya Hilang

Di podcast Denny Sumargo, adik Aman Yani, Titi membongkar semua keanehan dari Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.

Trending

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Sherly Tjoanda tampak kesal ketika tahu ketua OSIS SMA di Ternate tidak jujur saat ditanya Gubernur Malut mengenai kekurangan fasilitas yang ada di sekolahnya.
Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Di depan pendukungnya sendiri, Al Nassr dipaksa menyerah kalah dengan skor tipis 0-1 dari wakil asal Jepang, Gamba Osaka dalam laga final ACL Two 2025/2026.
Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Kebiasaan Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos membuat warganet ngakak saat melihat makanan di rumah penyanyi Ashanty, istri Anang Hermansyah.
ONE OK ROCK Sukses Gelar Konser di Jakarta, Taka Curhat Soal Beban yang Dialaminya di Awal Tur

ONE OK ROCK Sukses Gelar Konser di Jakarta, Taka Curhat Soal Beban yang Dialaminya di Awal Tur

Grup asal Jepang, ONE OK ROCK sukses menggelar konser di Jakarta bertajum ONE OK ROCK Detox Asia Tour 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT