GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seorang Santri di Garut Dianiaya 16 Santri Lainnya, Pengasuh Ponpes: Itu Spontanitas

eorang santri di Garut dianiaya 16 santri lainnya. Pengasuh pondok pesantren (ponpes) membenarkan insiden itu dipicu karena spontanitas semata, Selasa (13/9).
Rabu, 14 September 2022 - 07:58 WIB
Ibu dan santri yang dikeroyok santri lainnya di Garut
Sumber :
  • Taufiq Hidayah/tvOne

Garut, Jawa Barat – Seorang santri di Garut dianiaya 16 santri lainnya. Pengasuh pondok pesantren (ponpes) membenarkan insiden itu dipicu karena spontanitas. Ini disebabkan adanya barang santri yang hilang.

"Kejadian yang terjadi di pesantren itu murni spontanitas para santri ketika pelaku yang diduga mencuri barang tidak mengaku setelah ditanya kurang lebih 2 jam," kata Pengasuh Pondok Pesantren Rancabango Lutfi Lukman Hakim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Orang tua AH dipanggil ke pesantren. Lalu, orang tua AH juga sudah mengembalikan barang yang diduga dicuri oleh anaknya.

"Orang tuanya hadir di sini. Kita klarifikasi terkait segala halnya, kronologis dan lain sebagainya," ujarnya.

Mulanya, orang tua AH mengaku anaknya menjadi korban penganiayaan 16 santri lainya.

Bahkan, dia sudah melaporkan perbuatannya ke Mapolres Garut karena anaknya mengalami luka lebam di sekujur tubuh dan kepala.

“Luka lebam di belakang terus benjol di kepala. Kalau kata dokter, kalau tidak ada rambut sudah benjol semua. Terus di dalam telinga bocor. Sekarang sudah tidak jadi santri lagi ya. Gantung statusnya," kata Neneng, ibu korban, Selasa (13/9/2022).

Neneng mengetahui anaknya menjadi korban penganiayaan setelah anaknya menangis dan tak mau bersekolah.

“Pulang nangis-nangis terus buka baju dia nggak jawab. Terus jawab dikeroyok sama santri seangkatanya. Pemicunya katanya dengan tuduhan mencuri HP dan dipaksa ngaku,” ujarnya.

Insiden pengeroyokan sesama santri terjadi pada akhir bulan Juli 2022 lalu. Namun, orang tua baru melapor pada Jumat (9/9/2022) kemarin.

Hal itu dilakukan karena tak ada itikad baik dari para pelaku pengeroyokan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Disiksa dari awal kejadian ditarik dari asrama. Jadi sekolahnya dianterin, pulangnya dijemput kayak anak TK. Sekarang posisinya kelas 2 SMA. Ya kejadianya bulan Juli kemarin," katanya.

Kasus ini sudah ditangani Polres Garut. Namun, pihak kepolisian masih belum mau memberikan keterangan. (thh/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pesawat Dilaporkan Jatuh di Krayan Kalimantan Utara

Pesawat Dilaporkan Jatuh di Krayan Kalimantan Utara

Sebuah pesawat dilaporkan jatuh di wilayah Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara pada Kamis (19/2/2026) siang. 
Cucun Soal Kembalinya Ahmad Sahroni Jadi Pimpinan Komisi III: Itu Mekanisme Fraksi

Cucun Soal Kembalinya Ahmad Sahroni Jadi Pimpinan Komisi III: Itu Mekanisme Fraksi

Cucun menegaskan bahwa seluruh proses berjalan sesuai mekanisme fraksi.
Jaga Marwah Reformasi, BEM UNAS Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden, Perkuat Supremasi Sipil

Jaga Marwah Reformasi, BEM UNAS Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden, Perkuat Supremasi Sipil

Struktur ini dirancang untuk memastikan kepolisian bekerja secara profesional, sipil, dan jauh dari bayang-bayang militerisme masa lalu.
Puan Maharani Soal Prabowo KTT di AS: Indonesia Konsisten Dukung Palestina, Meski Ada Israel

Puan Maharani Soal Prabowo KTT di AS: Indonesia Konsisten Dukung Palestina, Meski Ada Israel

Menurut Puan, posisi Indonesia tetap pada politik bebas aktif dan konsisten mendukung kemerdekaan Palestina.
Ada Perubahan Jam Belajar, Anak Sekolah di Jakarta Maksimal Pulang Jam 14.00 WIB Selama Puasa

Ada Perubahan Jam Belajar, Anak Sekolah di Jakarta Maksimal Pulang Jam 14.00 WIB Selama Puasa

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan kegiatan belajar mengajar di seluruh sekolah di Jakarta maksimal hanya sampai pukul 14.00 WIB selama bulan Ramadhan.
12 Ramalan Cinta Shio 20 Februari 2026: Kelinci Waspadai Kuda, Naga Jaga Emosi

12 Ramalan Cinta Shio 20 Februari 2026: Kelinci Waspadai Kuda, Naga Jaga Emosi

12 ramalan cinta shio 20 Februari 2026 untuk yang berpasangan dan lajang. Simak prediksi kehidupan asmara lengkap semua shio dengan kecocokan terbaru.

Trending

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Seekor bayi monyet, Punch selalu membawa boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang. Ia mulai diterima kera lain dan mendapat induk asuhnya viral.
Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut uang hasil lelang lukisan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan disumbangkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT