GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soliha Ceritakan Kronologi Anaknya Alami Gagal Ginjal Akut hingga Akhirnya Meninggal Dunia

Seorang ibu di Depok, Jawa Barat menceritakan kisah anaknya Azqiara Anindita Nuha yang meninggal dunia akibat gagal ginjal akut. Hal itu membuatnya terpukul. 
Sabtu, 22 Oktober 2022 - 16:21 WIB
Soliha ibunda dari Azqiara Anindita Nuha (3,8) asal Depok Jawa Barat harus kehilangan anaknya karena divonis gagal ginjal akut. 
Sumber :
  • VIVA/ Ridwan Putra

Depok, Jawa Barat - Seorang ibu di Depok, Jawa Barat menceritakan kisah anaknya yang meninggal dunia akibat gagal ginjal akut. Hal itu membuat dirinya terpukul. 

Soliha harus kehilangan putrinya, Azqiara Anindita Nuha yang masih berusia 3,8 tahun karena divonis gagal ginjal akut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hanya dalam seminggu sejak sejak mengalami kasus itu dan sempat dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta.

"Awal mulanya anak saya panas sama pilek biasa terus saya kasih obat yang ada di rumah, paracetamol dan obat pilek merk Rhinos, keduanya dalam bentuk sirup, dari dulu obat itu selalu saya pakai,” kata Soliha di rumahnya di Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Sabtu (22/10/2022). 

Soliha mengatakan, kondisi sang anak sempat membaik setelah diberikan obat tersebut. 

Tapi sehari setelahnya, kesehatan sang anak kembali drop. Minggu, 9 Oktober 2022 dini hari sekitar pukul 03.00 WIB, Azqiara mengalami muntah-muntah hebat. 

"Muntah-muntah hebat, saya hitung sampai sebanyak 15 kali,” kata Soliha.

Saking banyaknya, yang dimuntahkan oleh almarhumah tak lagi berisi makanan. Melainkan cairan dalam tubuh sang anak ikut keluar. 

"Muntahnya sampai berwarna kuning-kuning dan hijau," tambah Soliha. 

Soliha lantas membawa Azqiara ke klinik terdekat, pada Minggu paginya untuk dilakukan penanganan.

“Dari klinik anak saya dikasih obat, mulai dari obat mual, panas sama pilek, sama dikasih oralit juga,” kata Soliha.

Obat-obatan itu kembali dikonsumsi Azqiara sepulang dari klinik, dan mulai menunjukkan kemajuan. Balita itu kembali bernafsu makan dan minum. 

Tapi, muntah-muntahnya tak kunjung reda. Bahkan, Azqiara juga tidak buang air kecil sejak dilanda muntah-muntah itu. 

“Akhirnya Minggu malamnya saya bawa ke Rumah Sakit Bunda Aliyah,” kata Soliha. 

Azqiara sempat diobati di ruang perawatan di rumah sakit Bunda Aliyah hingga Senin 10 Oktober 2022 pagi. 

Setelah dicek oleh dokter dan diuji lab, anak Soliha itu divonis mengidap gagal ginjal akut stadium 3 dan harus dibawa ke ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU).

“Dibawa lah anak saya ke ruang PICU, di situ anak saya sudah mulai perburukan,” kata Soliha. 

Soliha mengatakan, semalam di ruang PICU, tingkat stadium gagal ginjal akut Azqiara meningkat drastis dari stadium 3 menjadi 6. Kondisi itu hanya dalam waktu satu malam, sehingga harus dilakukan cuci darah. 

"Sehingga dokternya meminta agar Azqiara dirujuk ke rumah sakit tipe A yang ada fasilitas Hemodialisa (HD) untuk cuci darah," kata Soliha. 

Azqiara dibawa pada Selasa 11 Oktober 2022 siang ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). 

Setelah sempat bermalam di RSCM, kondisi Azqiara semakin memburuk, ingatannya smepat hilang timbul dan sempat tidak mengenali orangtuanya. Tidak hanya itu, penglihatannya mulai kabur. 

“Perburukannya sangat cepat sekali, ingatannya mulai hilang timbul dia tuh sempat enggak ngenalin saya, saya tanya-tanya dia enggak bisa jawab, terus matanya juga udah mulai enggak ngelihat, pokoknya kondisinya menurun drastis banget,” jelas Soliha. 

Soliha terus menyaksikan kondisi anak bungsunya yang terus melemah tersebut. 

Saat hendak dipasang peralatan HD guna cuci darah pertama, jantung Azqiara sempat berhenti berdetak hingga harus dipasang alat picu jantung dan dipasang ventilator. 

Jumat, 14 Oktober 2022, Azqiara mulai dilakukan cuci darah. Selama prosesnya yang memakan waktu hingga 5 jam, selama itu pula kondisinya sempat naik turun. 

Mulai dari tekanan darahnya yang mencapai 200 per 193 hingga lampu indikator pada alat HD yang terus menyala dan berbunyi.

“Setelah kena cuci darah itu, tetap di selang pipisnya enggak keluar sama sekali air kencingnya, enggak ada sama sekali progres bagus,” katanya. 

Sabtu malamnya, kondisi Azqiara mulai memasuki masa kritis. Saturasi oksigennya di bawah 40 hingga harus dipasang ventilator kembali. 

"Sejak Sabtu malam itu kondisi anak saya masuk masa kritis," kata Soliha “Minggu 16 Oktober 2022 sekitar pukul 08.20 WIB anak saya dinyatakan sudah tidak ada,” tambahnya. 

Kaget Bisa Kena Gagal Ginjal Akut Soliha sampai hari ini masih bertanya-tanya tentang penyebab anak bungsunya itu bisa terjangkit penyakit aneh tersebut. 

“Cukup kaget anak saya yang begitu pinternya, aktif dan ceria, nggak ada riwayat penyakit, tiba-tiba kok hanya dalam waktu seminggu langsung nggak ada,” kata Soliha. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Soliha sangat berharap kepergian putrinya dan anak-anak lain akibat gangguan ginjal akut ini, tidak dianggap remeh oleh seluruh pihak termasuk Kementerian Kesehatan. 

"Pemerintah harus cari tahu penyebabnya apa, supaya bisa ketemu obatnya,” kata Soliha.(viva/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jatim Dinobatkan Provinsi Terbaik I Pengolahan Sampah dan Lingkungan Asri

Jatim Dinobatkan Provinsi Terbaik I Pengolahan Sampah dan Lingkungan Asri

Pemerintah Provinsi Jawa Timur dinobatkan sebagai Provinsi Terbaik I Kategori Pengolahan Sampah dan Lingkungan Asri dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri RI
Profil Gus Kikin Ketua Umum PBNU 2026-2031, Inilah Rekam Jejaknya

Profil Gus Kikin Ketua Umum PBNU 2026-2031, Inilah Rekam Jejaknya

KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin ditetapkan sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) 2026-2031. Inilah profilnya.
Gus Kikin Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU Periode 2026–2031

Gus Kikin Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU Periode 2026–2031

Pria yang akrab disapa Gus Kikin ini ditetapkan melalui mekanisme musyawarah Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA), sebagaimana mekanisme pemilihan yang telah disepakati dalam Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU). 
Jangan Kaget, 5 Zodiak Ini Diprediksi Ketiban Hoki Cinta Besok 1 September 2026

Jangan Kaget, 5 Zodiak Ini Diprediksi Ketiban Hoki Cinta Besok 1 September 2026

Jangan kaget! Lima zodiak ini diprediksi bakal ketiban hoki dalam urusan cinta besok, 1 September 2026. Cek siapa saja yang berpeluang dapat kejutan romantis?
Yenny Wahid: Chaos, Marah-Marah, Bukan Kultur NU

Yenny Wahid: Chaos, Marah-Marah, Bukan Kultur NU

Menurut Politikus Yenny Wahid, demonstrasi yang disertai kemarahan hingga chaos bukanlah kultur Nahdlatul Ulama (NU).
SOSOK KH Miftachul Akhyar Terpilih Jadi Rais Aam PBNU, Ternyata Masuk 500 Tokoh Muslim Berpengaruh di Dunia

SOSOK KH Miftachul Akhyar Terpilih Jadi Rais Aam PBNU, Ternyata Masuk 500 Tokoh Muslim Berpengaruh di Dunia

Sebelumnya, KH Miftachul Akhyar merupakan Rais Aam PBNU periode 2021-2026. Kini Miftachul Akhyar, Kembali terpilih sebagai Rais Aam PBNU untuk periode selanjutnya.

Trending

Red Sparks Diterpa Kabar Buruk Usai Ko Hee-jin Mundur, Para Pemain Andalan Berpotensi Absen di KOVO Cup 2026

Red Sparks Diterpa Kabar Buruk Usai Ko Hee-jin Mundur, Para Pemain Andalan Berpotensi Absen di KOVO Cup 2026

Red Sparks tengah diterpa kabar buruk secara bertubi-tubi. Setelah Ko Hee-jin yang resmi mundur dari posisi pelatih kepala, mantan tim Megawati Hangestri tersebut kini juga berpotensi tampil tanpa para pemain andalannya,termasuk Vanja Bukilic di KOVO Cup 2026.
Terjebak di Mini Piala AFF U-19, Nova Arianto Beri Target Timnas Indonesia U-20 Lolos Piala Asia

Terjebak di Mini Piala AFF U-19, Nova Arianto Beri Target Timnas Indonesia U-20 Lolos Piala Asia

Demi menembus kompetisi tersebut, Timnas Indonesia U-20 justru terjebak di mini Piala AFF 2026 dalam Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.
Jadwal Timnas Indonesia U-20 Vs Malaysia Hari Ini: Laga Perdana Jadi Ujian Garuda Muda Menuju Piala Asia 2027

Jadwal Timnas Indonesia U-20 Vs Malaysia Hari Ini: Laga Perdana Jadi Ujian Garuda Muda Menuju Piala Asia 2027

Pertandingan perdana dari Grup H tersebut bakal berlangsung di New Laos National Stadium, Vientiane, Laos, mulai pukul 16.00 WIB.
Ko Hee-jin Dicecar Volimania Korea Selatan, Sempat Diusir Hingga Akhirnya Mundur dari Red Sparks

Ko Hee-jin Dicecar Volimania Korea Selatan, Sempat Diusir Hingga Akhirnya Mundur dari Red Sparks

Ko Hee-jin akhirnya memutuskan mundur dari kursi pelatih kepala Red Sparks setelah terseret kasus dugaan pelecehan seksual di lingkungan tim. Imbas kasus tersebut, mantan pelatih Megawati Hangestri itu sempat mendapatkan hujatan hingga diusir oleh volimania Korea Selatan.
Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Kembali Tersingkir oleh Marc-Andre Ter Stegen, Ajax Permalukan Telstar 4-0

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Kembali Tersingkir oleh Marc-Andre Ter Stegen, Ajax Permalukan Telstar 4-0

Dengan Maarten Paes di bangku cadangan, Ajax meraih kemenangan meyakinkan saat bertandang ke markas Telstar dalam lanjutan Eredivisie. 
Terima Dinamika Muktamar, Gus Yusuf Legawa dan Ajak Pendukung Menjaga Keutuhan NU

Terima Dinamika Muktamar, Gus Yusuf Legawa dan Ajak Pendukung Menjaga Keutuhan NU

Gus Yusuf mengaku berbesar hati atas seluruh proses dan dinamika yang terjadi dalam Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) dan mengajak pendukungnya jaga keutuhan NU.
Ikatan Pesantren Indonesia Dukung Muktamar NU ke-35 di Jombang, Harapkan Lahir Kekuatan Baru bagi Umat

Ikatan Pesantren Indonesia Dukung Muktamar NU ke-35 di Jombang, Harapkan Lahir Kekuatan Baru bagi Umat

Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 tahun 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT