News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Surplus Produksi 1,5 Juta Ton, Ridwan Kamil: Jawa Barat Jangan Ada Beras Impor

Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil menekankan sebentar lagi memasuki musim panen, sehingga beras impor tidak diperlukan lagi.
Rabu, 25 Januari 2023 - 11:51 WIB
Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil saat mengunjungi Pasar Pasalaran Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Rabu (25/1/2023).
Sumber :
  • ANTARA

Cirebon, Jawa Barat - Wilayah Jawa Barat tidak memerlukan beras impor, mengingat daerah tersebut setiap tahunnya mengalami surplus sebanyak 1,5 juta ton. Demikian disampaikan Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil saat melakukan kunjungan kerja di Pasar Pasalaran, Kabupaten Cirebon, Rabu (25/1/2023).

"(Produksi beras) Jawa Barat surplus, kita surplus setiap tahun 1,5 juta ton," kata Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, kenaikan harga beras di Jawa Barat, sedang dilakukan penelusuran, mengingat daerah tersebut menjadi salah satu lumbung padi nasional dengan setiap tahunnya mengalami surplus 1,5 juta ton.

Kang Emil melanjutkan dengan adanya kenaikan harga beras, pihaknya akan melakukan intervensi ke pasar, baik dengan cara operasi pasar, maupun mengintervensi distribusi melalui subsidi kendaraan logistik.

Ia juga menekankan sebentar lagi memasuki musim panen, sehingga beras impor tidak diperlukan lagi.

"Jawa Barat jangan sampai (ada beras) impor, karena mengalami surplus, kalau daerah lainnya silakan saja," tuturnya.

Kang Emil juga meminta kepada daerah yang berada di Jawa Barat, agar tidak mendatangkan beras impor, apalagi di Kabupaten Indramayu yang menjadi lumbung padi nasional. "Indramayu juga jangan sampai mendatangkan beras impor," katanya.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Perum Bulog Indramayu Dandy Arianto memastikan stok beras di daerah itu aman hingga musim panen berikutnya, sehingga tidak perlu mendatangkan beras impor dan petani tak perlu khawatir.

"Kami pastikan stoknya cukup untuk menjelang panen raya di akhir Februari 2023 ini," katanya.

Ia mengatakan kebutuhan beras di Kabupaten Indramayu kurang dari 100 ton, mengingat daerah tersebut merupakan lumbung padi, sehingga masyarakat banyak yang menyimpan hasil panen untuk dikonsumsi sendiri.

Dandy menambahkan meskipun stok beras di gudang Bulog Indramayu tidak seperti beberapa bulan lalu yang mencapai 30 ribu ton, namun pihaknya tidak akan mendatangkan beras impor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan demikian, ia berharap para petani tidak perlu khawatir, karena sebentar lagi menjelang panen raya, agar harga beras di pasaran juga aman tanpa ada penurunan harga.

"Beras impor ke Indramayu baru wacana, barangnya gak ada, akibat adanya wacana pembatalan sisa impor menyusul izin impor Kemendag hanya sampai akhir Januari," katanya. (ant/ito)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Fortuna Sittard Rela Kehilangan Jutaan Euro Asal Justin Hubner Tak ke Klub Super League , Alasan Klub Rela Pasang Badan untuk Bek Timnas Indonesia

Fortuna Sittard Rela Kehilangan Jutaan Euro Asal Justin Hubner Tak ke Klub Super League , Alasan Klub Rela Pasang Badan untuk Bek Timnas Indonesia

Fortuna Sittard menolak setiap tawaran bernilai jutaan euro termasuk dari klub Super League untuk memboyong Justin Hubner. 
10 Ucapan Selamat HUT ke-81 RI 'Independence Day' dalam Bahasa Inggris

10 Ucapan Selamat HUT ke-81 RI 'Independence Day' dalam Bahasa Inggris

Berikut 10 contoh ucapan selamat HUT ke-81 Republik Indonesia atau Independence Day 2026 dalam bahasa Inggris, cocok dijadikan referensi caption di media sosial
Bukan Mitchell Baker, Kim Sang-sik Pilih Thom Haye sebagai Pemain Paling Berbahaya Timnas Indonesia: Sulit Dihentikan

Bukan Mitchell Baker, Kim Sang-sik Pilih Thom Haye sebagai Pemain Paling Berbahaya Timnas Indonesia: Sulit Dihentikan

Kim Sang-sik mengejutkan publik jelang duel Vietnam vs Timnas Indonesia. Bukan Mitchell Baker, pelatih Vietnam justru menyebut Thom Haye sebagai pemain paling berbahaya.
Koperasi Merah Putih Ala Prabowo Dinilai   Kunci Pembangunan Ekonomi Kerakyatan

Koperasi Merah Putih Ala Prabowo Dinilai Kunci Pembangunan Ekonomi Kerakyatan

Program strategis era Presiden RI, Prabowo Subianto Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dinilai menjadi faktor penting dalam mewujudkan amanat Pasal 33 UUD 1945.
Ajang Lari Donasikan 1.500 Bibit Pohon untuk Konservasi Gunung Gede Pangrango

Ajang Lari Donasikan 1.500 Bibit Pohon untuk Konservasi Gunung Gede Pangrango

Peserta dikonversi menjadi satu bibit pohon yang akan ditanam di kawasan konservasi Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.
Dibongkar Pelatih Sendiri, Vietnam Akui Punya Masalah Besar Jelang Bentrok dengan Timnas Indonesia

Dibongkar Pelatih Sendiri, Vietnam Akui Punya Masalah Besar Jelang Bentrok dengan Timnas Indonesia

Jelang pertandingan penting melawan Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026, pelatih Vietnam Kim Sang-sik mengungkap fakta menarik mengenai kondisi timnya.

Trending

Detik-detik KM Mutiara Sentosa 2 Dilalap Api di Perairan Sumenep, Basarnas Berjibaku Evakuasi Ratusan Penumpang

Detik-detik KM Mutiara Sentosa 2 Dilalap Api di Perairan Sumenep, Basarnas Berjibaku Evakuasi Ratusan Penumpang

Kapal penumpang yang melayani rute Surabaya–Makassar itu dilaporkan membawa ratusan orang saat insiden kebakaran terjadi.
Kim Sang-sik Tebar Ancaman ke John Herdman: Vietnam Bakal Tampil dengan Wajah Berbeda  ​​​​​​

Kim Sang-sik Tebar Ancaman ke John Herdman: Vietnam Bakal Tampil dengan Wajah Berbeda ​​​​​​

Pelatih kepala Timnas Vietnam, Kim Sang-sik, melontarkan gertakan tajam kepada Timnas Indonesia jelang duel panas penentu nasib di Grup A Piala AFF 2026. Juru -
Video “Yang Wes Yang” Viral, Pelajar SMK Banyuwangi Minta Maaf Usai Rekaman Pribadi Tersebar

Video “Yang Wes Yang” Viral, Pelajar SMK Banyuwangi Minta Maaf Usai Rekaman Pribadi Tersebar

Video “Yang Wes Yang” viral di media sosial. Seorang pelajar SMK di Banyuwangi berinisial MD menyampaikan permintaan maaf dan mengaku menyesal
Satgas Pangan Bongkar Modus Mafia Jual Beras Fortifikasi hingga Rp42 Ribu per Kg

Satgas Pangan Bongkar Modus Mafia Jual Beras Fortifikasi hingga Rp42 Ribu per Kg

Mentan Amran Sulaiman mengungkap potensi kerugian yang ditanggung konsumen akibat praktik mafia beras fortifikasi diperkirakan mencapai sekitar Rp71 triliun.
Belum Sekali pun Main, 3 Pemain Timnas Indonesia Masih 'Disimpan' John Herdman di Piala AFF 2026

Belum Sekali pun Main, 3 Pemain Timnas Indonesia Masih 'Disimpan' John Herdman di Piala AFF 2026

John Herdman sudah merotasi hampir seluruh skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Namun 3 pemain ini belum juga dapat kesempatan bermain, siapa saja?
Mengenal Dekat Kapal KM Mutiara Sentosa 2 yang Terbakar Hari ini dan Masih Dalam Proses Evakuasi

Mengenal Dekat Kapal KM Mutiara Sentosa 2 yang Terbakar Hari ini dan Masih Dalam Proses Evakuasi

Viral di media sosial (medsos) video diduga Kapal KM Mutiara Sentosa 2 yang mengalami terbakar di wilayah Sumenep.
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 3 Agustus 2026: Leo Panen Dana Ekstra

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 3 Agustus 2026: Leo Panen Dana Ekstra

Pada 3 Agustus 2026, pergerakan energi astrologi diperkirakan membawa peluang finansial yang menjanjikan bagi beberapa zodiak. Kamu termasuk yang bercuan deras?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT