News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terganggu Suara Musik Keras, Adik di Tasikmalaya Bunuh Kakak Kandung

Warga Kampung Lengkong, Desa Condong, Kecamatan Jamanis, Kabupaten Tasikmalaya, digegerkan dengan adanya peristiwa pembunuhan yang dilakukan oleh adik terhadap kakak kandungnya pada, Jumat (03/02/2023) pagi
Jumat, 3 Februari 2023 - 13:14 WIB
Terganggu Suara Musik Keras, Adik di Tasikmalaya Bunuh Kakak Kandung
Sumber :
  • Tim Tvonenews/Denden Ahdani

Jawa Barat, tvOnenews.com - Warga Kampung Lengkong, Desa Condong, Kecamatan Jamanis, Kabupaten Tasikmalaya, digegerkan dengan adanya peristiwa pembunuhan yang dilakukan oleh adik terhadap kakak kandungnya pada, Jumat (03/02/2023) pagi. Korban tewas usai mendapatkan 2 luka tusukan dan 4 luka bacokan di bagian perut dan leher. Nyawanya tak tertolong saat dalam perjalanan ke rumah sakit.

Kapolsek Jamanis, Iptu Imang Sunarman mengatakan, berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi, peristiwa pembacokan serta penusukan ini terjadi pada, Jumat (03/02/2023) sekira pukul 01.30 WIB. Saat itu pelaku berinisial I-Z (28) nekat membacok serta menusuk korban berinisial IL (38) menggunakan golok lantaran terganggu dengan suara musik yang dimainkan korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Berdasarkan keterangan dari pihak desa setempat, serta pihak Puskesmas, pelaku diduga mengalami gangguan jiwa sejak 4 tahun lalu. Dari hasil keterangan sejumlah saksi, pembunuhan tersebut berawal saat korban tengah mendengarkan musik, kemudian pelaku yang tinggal serumah merasa terganggu hingga akhirnya terjadi aksi penusukan," kata Kapolsek Jamanis, Polres Tasikmalaya Kota, Iptu Imang Sunarman, Jumat (03/02/2023) pagi.

Menurut Imang, usai terjadi keributan korban ditemukan warga bersimbah di dalam rumah tersebut. Kemudian, saat itu juga korban langsung dilarikan ke puskesmas terdekat oleh warga hingga harus dirujuk ke rumah sakit karena mengalami pendarahan hebat akibat sejumlah luka tersebut. Nahas, korban harus menghembuskan nafas terakhirnya saat diperjalanan menuju rumah sakit.

"Tadi korban belum meninggal, terus dibawa oleh warga ke Puskesmas. Namun karena mengalami luka serius, korban harus dirujuk ke rumah sakit hingga akhirnya meninggal di perjalanan saat menuju rumah sakit," ucap Imang.

Saat ini pihak kepolisian telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku yang kabur usai melakukan pembunuhan. Diyakini keberadaan pelaku tak jauh dari lokasi kejadian. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat ini pelaku sedang dalam pengejaran, menurut warga setempat biasanya keberadaan pelaku tak jauh dari rumahnya," pungkas Imang.

Usai dilakukan visum di Kamar Jenazah RSUD Dokter Soekardjo Tasikmalaya, jasad korban langsung dibawa ke kampung halamannya untuk segera dimakamkan. (Dai/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nikel dan Timah Melejit, Ekspor RI Diklaim Tumbuh Berkat Lonjakan Harga Global dan Permintaan Dunia

Nikel dan Timah Melejit, Ekspor RI Diklaim Tumbuh Berkat Lonjakan Harga Global dan Permintaan Dunia

Lonjakan harga komoditas global menjadi bahan bakar utama kinerja ekspor Indonesia di awal 2026. Sejumlah komoditas strategis seperti nikel dan timah mencatatkan pertumbuhan signifikan, mendorong ekspor tetap tumbuh di tengah tekanan sektor lain.
Bidik Investasi Strategis dari China, RI Dorong UMKM Tembus Rantai Pasok Global

Bidik Investasi Strategis dari China, RI Dorong UMKM Tembus Rantai Pasok Global

Indonesia-China Investment Forum di Beijing beberapa waktu lalu berupaya mendorong peningkatan investasi, memperluas akses pasar bagi UMKM, serta memperkuat kemitraan bilateral.
Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Miliki Motif Dendam dengan Korban, Tersinggung dan Merasa Direndahkan

Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Miliki Motif Dendam dengan Korban, Tersinggung dan Merasa Direndahkan

Polisi mengungkap motif tiga orang pelaku lakukan penyiraman air keras ke seorang warga berinisial TW (54), di Kecamatan Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat.
Perkuat Pengawasan Pangan di Timur Indonesia, BGN Gandeng Karantina Sulsel untuk Amankan Program MBG

Perkuat Pengawasan Pangan di Timur Indonesia, BGN Gandeng Karantina Sulsel untuk Amankan Program MBG

BGN tidak hanya melakukan koordinasi dengan Balai Karantina, tetapi juga meninjau fasilitas laboratorium serta sistem pengawasan karantina hewan, ikan, dan tumbuhan.
Terungkap, Ini Alasan PBSI Kembali Pasangkan Daniel Marthin dengan Leo Rolly Carnando di Ganda Putra

Terungkap, Ini Alasan PBSI Kembali Pasangkan Daniel Marthin dengan Leo Rolly Carnando di Ganda Putra

PBSI ungkap alasan kembali duetkan Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin di sektor ganda putra.
Polisi Ungkap Pelaku di Bekasi Lakukan Tiga Kali Percobaan Siram Air Keras ke Korban

Polisi Ungkap Pelaku di Bekasi Lakukan Tiga Kali Percobaan Siram Air Keras ke Korban

Polisi mengungkap fakta baru dibalik peristiwa penyiraman air keras oleh tiga orang pelaku, ke seorang warga berinisial TW (54), di Jalan Bumi Sani Permai RT 001 RW 014, Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (30/3/2026) sekitar pukul 04.51 WIB.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT