News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kades Diduga Jual Tanah Desa, Puluhan Warga di Kebumen Gerudug Kantor Desa

Puluhan warga dari dua perdukuhan, yaitu Dukuh Gumiwang dan Dukuh Jimbun akhirnya mendatangi Kantor Balai Desa Giwangretno, Kebumen, Rabu (1/3/2023)., protes dugaan penjualan tanah desa.
Rabu, 1 Maret 2023 - 20:07 WIB
Audiensi warga Desa Giwangretno dengan Kades yang diduga menjual tanah desa, Rabu (1/3/2023).
Sumber :
  • Tim tvOne - Wahyu Kurniawan

Kebumen, tvOnenews.com - Puluhan warga dari dua perdukuhan, yaitu Dukuh Gumiwang dan Dukuh Jimbun akhirnya mendatangi Kantor Balai Desa Giwangretno, Rabu (1/3/2023). 

Kedatangan mereka untuk bertemu kepala desa dan mempertanyakan adanya kabar dugaan bahwa Kades telah menjual tanah milik desa kepada seorang juragan genteng.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Warga diterima langsung Kepala Desa Giwangretno Nurbuwono (59), Agus Sugeng BPD Giwangretno dan Sekretaris Desa Siti Rokhayati.

Para warga terlibat adu argumen dengan Kades. Warga meminta kades untuk jujur dan mengakui bahwa telah menjual tanah desa.

"Saya minta kejelasan sampean Pak Kades benar tidak telah menjual tanah desa? Hasilnya berapa dan untuk apa? Tolong jujur saja. Warga minta kejelasan dan terus terang dari pak kades," ucap Pangat Suwaryo (40) salah satu warga yang hadir. 

"Jadi setelah melalui musdus, musdes itu disepakati untuk membuat Jalan Usaha Tani (JUT). Dasarnya itu, kemudian saya lakukan normalisasi tanah sawah, dengan perolehan Rp11.800.000," jelas Kepala Desa Giwangretno Nurbuwono dihadapan warga.

Namun, para warga meragukan pernyataan dari pihak kepala desa. Bahwasannya, warga sudah menemukan bukti dan menolak tanah desa dijual. Bahkan warga meminta kades untuk mengembalikan uang hasil jual tanah desa tersebut.

"Kalau Pak Kades gak punya duit mengko ana sing arep nalangi disit, yang penting tanah desa kembalikan jangan dijual," saut warga lainnya.

Pihak Pemdes membantah tudingan bahwa telah menjual tanah desa dan mendapatkan uang Rp300 juta. Pihak desa mengakui hanya menjual kurang lebih 3 bau dengan hasil Rp11.800.000.

"Saya hanya jual kurang lebih 3 bau, duit yang saya terima yaitu Rp11.800.000 buat beli yudit atau gorong. Jadi dikembalikan buat pembangunan JUT," kata Nurbuwono. 

Lokasi tanah yang diduga telah dijual oleh kades berupa area persawahan yang merupakan tanah bengkok yang sudah di normalisasi. Tanah kemudian ditampung menjadi sebuah gunungan tanah yang biasanya diperuntukan untuk bahan baku membuat genteng dan bata.

Dia menambahkan proses jual beli tanah tersebut tak ada permasalahan hukum karena hasilnya dikembalikan untuk kepentingan warga berupa pembangunan JUT sepanjang 760 meter, lebar 3 meter, tinggi 1 meter.

Setelah tiga jam adu argumen berlangsung tidak ada titik penyelesaian. Pihak desa akhirnya memberhentikan audiensi warga dan berjanji dalam tiga hari kedepan akan menghadirkan pembeli tanah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Warga meminta kepada pihak desa dan kades selama tiga hari masa jeda proses mengambilan tanah dihentikan sampai ada penyelesaian. 

Audiensi warga ini mendapat penjagaan dari aparat kepolisian Polsek Sruweng dan anggota Koramil Sruweng. (Wkn/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Beruntung pada 11 Oktober 2026, Ada Peluang Rezeki dan Kabar Baik!

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Beruntung pada 11 Oktober 2026, Ada Peluang Rezeki dan Kabar Baik!

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling beruntung pada 11 Oktober 2026, ada peluang rezeki hingga kabar baik datang menghampiri. Zodiakmu termasuk?
Jadwal MotoGP Indonesia 2026, Sabtu 10 Oktober: Misi Marc Marquez Akhiri Mimpi Buruk di Sirkuit Mandalika

Jadwal MotoGP Indonesia 2026, Sabtu 10 Oktober: Misi Marc Marquez Akhiri Mimpi Buruk di Sirkuit Mandalika

Jadwal MotoGP Indonesia 2026 yang kini memasuki hari kedua di Sirkuit Mandalika, Sabtu (10/10/2026) dimana akan tersaji sesi kualifikasi dan juga Sprint Race.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Lansia Sengaja Tabrakan Diri ke Mobil Melintas di Jakarta Utara Ditangkap, Dalih Ingin Dapat Uang "Tanggung Jawab" untuk Usaha Kopi Keliling

Lansia Sengaja Tabrakan Diri ke Mobil Melintas di Jakarta Utara Ditangkap, Dalih Ingin Dapat Uang "Tanggung Jawab" untuk Usaha Kopi Keliling

Lansia yang sering menabrakkan dirinya ke mobil yang melintas di Penjaringan, Jakarta Utara, akhirnya berhasil ditangkap. Modusnya berjalan kaki melintasi jalan raya dan menabrakkan dirinya untuk mencari keuntungan pribadi.
Bukan Cuma Taisei Marukawa, 4 Pemain Ini Masih Tunggu Naturalisasi Timnas Indonesia

Bukan Cuma Taisei Marukawa, 4 Pemain Ini Masih Tunggu Naturalisasi Timnas Indonesia

Gelombang ketertarikan pemain asing untuk mengenakan seragam kebanggaan Timnas Indonesia kian tak terbendung. Sebanyak empat pemain top yang berkarier di kompet
Persaingan V-League Memanas, Vanja Bukilic Sesumbar Ingin Kalahkan Megawati Hangestri

Persaingan V-League Memanas, Vanja Bukilic Sesumbar Ingin Kalahkan Megawati Hangestri

Peta persaingan Liga Voli Korea Selatan (VLeague) putri musim 2026/2027 dipastikan berjalan sengit. Kepindahan bintang voli Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Berbagai pihak turut ikut berperan dalam menopang mobilitas fasilitas kesehatan diberbagai daerah Indonesia.
Hasil Kualifikasi Sprint Race F1 GP Singapura 2026: Max Verstappen Sukses Amankan Pole Position Asapi George Russell

Hasil Kualifikasi Sprint Race F1 GP Singapura 2026: Max Verstappen Sukses Amankan Pole Position Asapi George Russell

Hasil Kualifikasi Sprint Race F1 GP Singapura 2026 yang berlangsung di Sirkuit Marina Bay, Jumat 9 Oktober dengan sukses Max Verstappen amankan pole position.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT