News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bernostalgia dengan Kapal Klotok, Mainan Jadul Berbahan Bakar Minyak Kelapa yang Masih Eksis

Mainan kapal-kapalan jadul berbahan bakar minyak kelapa. Mainan ini populer disebut kapal klotok. Karena bunyinya yang klotok-klotok saat berjalan di air.
Kamis, 16 Maret 2023 - 10:04 WIB
Kapal Klotok.
Sumber :
  • Tim tvOne - Teguh Joko Sutrisno

Semarang, tvOnenews.com - Masih ingat dengan mainan kapal jadul berbahan bakar minyak kelapa? Masihkah ada yang menjualnya di tengah gempuran mainan serba pabrikan sekarang ini?

Jawabnya, masih. Dan tetap tegap bertahan dengan cara dan pasarnya yang khas dan otentik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mainan ini populer disebut kapal klotok. Karena bunyinya yang klotok-klotok saat berjalan di air. Bunyi itu berasal dari knalpot yang terdorong oleh gelembung air akibat uap yang dihasilkan oleh pembakaran minyak kelapa di dalam kapal-kapalan tersebut.

Banyak penjual kapal klotok ini di arena Pekan Dugderan jelang Ramadhan, Aloon-Aloon Kota Semarang 2023. Acara tersebut digelar hingga sehari jelang masuknya bulan Ramadan yang akan datang. Ada belasan penjual kapal klotok di sini. Mereka menatanya di meja, dan salah satu kapalnya dihidupkan dan berjalan dalam wadah panci yang diisi air.

Kapal klotok ukurannya sekitar 15 cm dan lebar 5 cm. Warnanya macam-macam, tetapi kebanyakan berwarna merah. Terbuat dari seng yang dibentuk menjadi kapal-kapalan.

"Ini mainan jaman dulu, saya dan teman-teman masih bisa kok menjualnya. Tapi caranya memang tidak bisa dijual seperti biasa. Kita mengikuti jadwal orang yang punya rombongan pasar malam. Di mana mereka buka, kita ikut berjualan di situ karena pasti pengunjungnya banyak, dan membeli mainan yang jarang ada di tempat lain," jelas Kamin, penjual kapal klotok di Arena Dugderan Semarang 2023.

Menurutnya, mainan ini masih menarik karena bunyi klotok-klotok dan dimainkan di air. Sehingga banyak anak-anak yang tertarik.

"Ini menghidupkan mesin kapalnya pakai kapas yang diberi minyak kelapa. Lalu dibakar dan diletakkan di dalamnya. Panasnya nanti akan membuat pipa kecil di bagian belakang menghasilkan gelembung di air dan mendorong kapalnya jadi jalan. Anak-anak senang dengan kapal klotok itu," kata Kamin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengaku, dalam sehari bisa menjual 15 kapal klotok. Kalau di lokasi yang ramai bisa lebih dari itu. 

"Saya ambil dari perajin di Cirebon, pusatnya memang di situ. Sekali ambil 500 biji. Itu biasanya kalau ramai setengah bulan habis. Untungnya satu kapal itu 4ribu rupiah. Gak banyak memang, makanya harus irit di rantau. Saya tidurnya pun di emper toko orang, bayar 2 ribu per malam sama satpamnya," kata pria asal Gunungkidul itu.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bebas Biaya Sewa dan Tanpa Target, Skema Beli Putus EDC Orderkuota Untungkan Pelaku UMKM

Bebas Biaya Sewa dan Tanpa Target, Skema Beli Putus EDC Orderkuota Untungkan Pelaku UMKM

Transisi menuju era ekonomi serba cashless nyatanya belum sepenuhnya menyentuh masyarakat di tingkat akar rumput. Fakta di lapangan menunjukkan masih banyak warga desa hingga pinggiran kota yang sangat bergantung pada perputaran uang fisik.
Berapa Nomor Punggung Megawati di Hyundai Hillstate? Kini Bukan Lagi Nomor 8

Berapa Nomor Punggung Megawati di Hyundai Hillstate? Kini Bukan Lagi Nomor 8

Berapa nomor punggung Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate? Simak alasan di balik pergantian nomor dan jadwal kedatangannya ke Korea Selatan.
Padahal Maarten Paes Sudah Tampil Impresif, Mengapa Ajax Masih Berburu Kiper Baru? Ini Alasannya

Padahal Maarten Paes Sudah Tampil Impresif, Mengapa Ajax Masih Berburu Kiper Baru? Ini Alasannya

Sosok Maarten Paes menjadi sorotan sejak bergabung dengan Ajax dan berhasil tampil impresif. Tapi, mengapa klub raksasa Belanda itu masih berburu kiper baru?
Rencana Penyeragaman Kemasan Dinilai Bakal Matikan Industri Rokok Legal

Rencana Penyeragaman Kemasan Dinilai Bakal Matikan Industri Rokok Legal

Rancangan regulasi berupa penyeragaman kemasan rokok yang sedang digodok oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) masih menuai sorotan publik.
11 Aset Milik Pemkot Bandarlampung Ditargetkan Rampung Akhir 2026

11 Aset Milik Pemkot Bandarlampung Ditargetkan Rampung Akhir 2026

Status kepemilikan 11 aset yang sebelumnya menjadi sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, ditargetkan dapat dirampungkan pada akhir 2026.
Eksekusi PN Sambas, Objek Sengketa Rumah Beserta Tanah Berhasil Dieksekusi

Eksekusi PN Sambas, Objek Sengketa Rumah Beserta Tanah Berhasil Dieksekusi

Melalui proses panjang melelahkan untuk mencari keadilan akhirnya H. Juli wajidi memenangkan objek sengketa rumah beserta tanah di Jalan Gusti Hamzah, Desa Pasar Melayu.

Trending

Ternyata Bukan Hilang, Nadira Az-Zahra di Rumah Bibinya, Polisi: Masalah Keluarga

Ternyata Bukan Hilang, Nadira Az-Zahra di Rumah Bibinya, Polisi: Masalah Keluarga

Teka-teki mengenai hilangnya mahasiswi cantik asal Telkom University Nadira Az-Zahra (21) akhirnya menemui titik terang. Setelah sempat dinyatakan hilang kini -
Pengungkapan 3,37 Ton Ganja Jadi Kado Besar HANI dan HUT Bhayangkara ke-80 untuk Indonesia

Pengungkapan 3,37 Ton Ganja Jadi Kado Besar HANI dan HUT Bhayangkara ke-80 untuk Indonesia

Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Polda Jawa Timur dalam menggagalkan penyelundupan 3,37 ton ganja asal Thailand yang diperkirakan bernilai sekitar Rp4,5 triliun.
Wanita Kepergok Jual Perhiasan Emas Palsu di 20 Toko Emas Pamulang, Polisi Ungkap Motifnya

Wanita Kepergok Jual Perhiasan Emas Palsu di 20 Toko Emas Pamulang, Polisi Ungkap Motifnya

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq menerangkan, berdasarkan pengakuan pelaku, yang bersangkutan sudah beraksi ke 20 toko emas.
MUI Usulkan Pejabat yang Korupsi Dihukum Mati, Ketua Umum MUI: Berapa Orang yang Mati Karena Koruptor?

MUI Usulkan Pejabat yang Korupsi Dihukum Mati, Ketua Umum MUI: Berapa Orang yang Mati Karena Koruptor?

Baru-baru ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengusulkan agar pejabat yang korupsi atau merampok uang negara, agar dijatuhi hukuman mati. Bahkan Ketua Umum MUI,
Gebrakan Persib Bawa Berkah untuk Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Skuad Garuda Makin Pede Raih Juara

Gebrakan Persib Bawa Berkah untuk Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Skuad Garuda Makin Pede Raih Juara

Langkah agresif Persib di bursa transfer musim panas tak hanya untungkan klub. Kebijakan itu juga bawa angin segar bagi Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026.
KPK: Ada Dugaan Pungli di Kantor Imigrasi Depok

KPK: Ada Dugaan Pungli di Kantor Imigrasi Depok

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, saksi yang berasal dari Kanim Depok didalami soal dugaan penerimaan uang.
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 4 Juli 2026: Sagitarius Mendadak Tajir

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 4 Juli 2026: Sagitarius Mendadak Tajir

Keberuntungan finansial diperkirakan menghampiri sejumlah zodiak pada Sabtu, 4 Juli 2026. Berikut 6 zodiak yang diprediksi paling bercuan deras di akhir pekan!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT