GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Manusiawi, Begini Motif dan Kronologi Kasus Dukun Penggandaan Uang di Banjarnegara Saat Habisi Nyawa Korban

Motif kasus pembunuhan berantai oleh dukun di Banjarnegara yang melakukan modus penggandaan uang dan penipuan terkuak. Kini Polisi tengah ungkap fakta baru
Rabu, 5 April 2023 - 06:38 WIB
Pembunuhan 11 Korban oleh Mbah Slamet
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus pembunuhan berantai di Kabupaten banjarnegara yang dilakukan pelaku berinisial TH alias Mbah Slamet (45) yang dikenal sebagai seorang dukun penggandaan uang, sontak membuat geger. Setidaknya 12 korban ditemukan terkubur di kebun milik tersangka di Desa Balun, Banjarnegara, Jawa Tengah.

Pertama kalinya kasus pembunuhan berantai dengan modus penggandaan uang yang dilakukan Mbah Selamat terungkap, karena adanya laporan orang hilang dari salah satu keluarga korban asal Sukabumi, jawa Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

27 Maret 2023

GE yang merupakan anak korban PO (53) melaporkan kehilangan keluarganya pada 27 Maret 2023. Laporan yang dibuat GE ke pihak kepolisian, karena ingat pesan korban yang sempat mengabarkan kepada adik GE yang menyatakan jika orang tuanya tengah berada di Rumah Mbah Slemet, dan jika sampai hari Minggu 26 Maret 2023 korban tak kunjung pulang, korban meminta anaknya untuk datang ke rumah Mbah Slamet bersama aparat kepolisian.

 

       Petugas tengah mengevakuasi korban pembunuhan oleh dukun di Banjarnegara

 

1 April 2023

Berdasarkan Laporan itulah, petugas Satreskrim Polres Banjarnegara segera melakukan penyelidikan dan menemukan korban PO sudah dalam kondisi terkubur di jalan setapak menuju hutan Desa balun, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara.

Pnyelidikan pun terus dilakukan hingga menemukan korban-korban lainnnya.

3 April 2023

Keterangan pihak kepolisian, sebelum akhirnya Mbah Slamet membunuh para korban dan menguburkanya, korban sebelumnya diberikan minuman yang telah dicampur potas (Potasium Sianida).

Menurut keterangan polisi, alasan pelaku tega menghabisi korban lantaran pelaku merasa kesal karena terus ditagih soal uang yang telah disetorkan korban ke pelaku sebesar Rp70 juta dan dijanjikan akan dilipat gandakan menjadi Rp5 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, setelah sekian lama uang yang disetorkan korban tak kunjung berlipat ganda, korban pun mendatangi rumah Mbah Slamet dan menagih uang tersebut untuk dikembalikan. Kesal dengan keinginan korban yang terus mendesaknya untuk mengembalikan uang, Mbah Slamet pun gelap mata dan meracun korban dengan potas (Potasium Sianida) 

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, PO dibunuh oleh Mbah Slamet dengan cara diberi minuman yang telah dicampur potas (Potassium sianida). Hal itu dilakukan karena kesal ditagih terus-menerus oleh korban,” kata Kapolres, Senin (3/4/2023).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diskotek di Jakarta Wajib Tutup H-1 Ramadhan hingga H-3 Lebaran

Diskotek di Jakarta Wajib Tutup H-1 Ramadhan hingga H-3 Lebaran

Ketentuan tersebut dikeluarkan sebagai bagian dari penyesuaian aktivitas usaha pariwisata guna menjaga ketertiban dan menghormati nilai keagamaan masyarakat selama Ramadhan.
Omongan Jujur Sergio Castel soal Persib, Striker Asal Spanyol Itu dari Awal Sudah Tahu Kualitas Skuad Bojan Hodak

Omongan Jujur Sergio Castel soal Persib, Striker Asal Spanyol Itu dari Awal Sudah Tahu Kualitas Skuad Bojan Hodak

Sergio Castel bicara jujur soal kesan pertamanya berada di dalam Persib Bandung. Sergio Castel merupakan striker baru Persib Bandung yang berasal dari Spanyol.
Rupanya Ini Hubungan Eks Kapolres Bima AKBP Didik dengan Aipda Dianita, Polwan yang Dititipi Koper Isi Narkoba

Rupanya Ini Hubungan Eks Kapolres Bima AKBP Didik dengan Aipda Dianita, Polwan yang Dititipi Koper Isi Narkoba

Kasus narkoba yang menyeret eks Kapolres Bima Kota, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Didik Putra Kuncoro masih jadi perbincangan hangat.
Tentukan Kemenangan Real Madrid atas Benfica, Vinicius Junior Diduga Jadi Korban Rasisme

Tentukan Kemenangan Real Madrid atas Benfica, Vinicius Junior Diduga Jadi Korban Rasisme

 Penyerang Real Madrid, Vinicius Junior, diduga menjadi korban rasisme usai kemenangan atas Benfica dengan skor 1-0. Dia mencetak satu-satunya gol dalam duel playoff 16 besar Liga Champions tersebut.
Apakah Tanggal 18 Februari 2026 Masih Libur? Simak Fakta Terbaru Jelang Ramadhan 1447 H

Apakah Tanggal 18 Februari 2026 Masih Libur? Simak Fakta Terbaru Jelang Ramadhan 1447 H

Hasil Sidang Isbat 1 Ramadhan 1447 H pada Kamis, 19 Februari 2026. Dari SKB 3 Menteri, tidak ada Libur Nasional & Cuti Bersama pada Rabu, 18 Februari 2026.
Alessandro Bastoni Akhirnya Minta Maaf soal Kartu Merah Pierre Kalulu: Saya Tidak Mengira Akan Sebesar Ini

Alessandro Bastoni Akhirnya Minta Maaf soal Kartu Merah Pierre Kalulu: Saya Tidak Mengira Akan Sebesar Ini

Bek Inter Milan, Alessandro Bastoni, buka suara seiring dengan insiden pada laga kontra Juventus. Dia merayakan kartu merah Pierre Kalulu yang berujung kepada kemenangan 3-2.

Trending

Detail Kontrak Joao Felix di Al Nassr Bikin Chelsea Ketiban Durian Runtuh, Kok Bisa?

Detail Kontrak Joao Felix di Al Nassr Bikin Chelsea Ketiban Durian Runtuh, Kok Bisa?

Status kontrak Joao Felix dengan Al Nassr sedang menjadi perbincangan. Salah seorang junalis Arab Saudi membongkar detail kontrak pemain Portugal tersebut.
Jangan Makan Bahan Ini saat Sahur, Tips Badan Sehat dan Ideal saat Puasa ala Ade Rai

Jangan Makan Bahan Ini saat Sahur, Tips Badan Sehat dan Ideal saat Puasa ala Ade Rai

Tips puasa Ramadhan ala Ade Rai, hindari makan bahan ini saat sahur dan berbuka, tubuh akan sehat dan badan ideal.
Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Berikut ini penjelasan, alasan penetapan ramadhan 2026 di Indonesia berbeda antara Muhadi dan NU.
Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan makan dua bahan ini saat sahur dan berbuka, dr Zaidul Akbar sebut biang kerok masalah kesehatan. Bahan apa saja yang dimaksud?
Ramalan Zodiak Besok, 19 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak Besok, 19 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan zodiak besok, 19 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Simak prediksi cinta, karier, dan keuangan hari ini.
Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Pemerintah menetapkan awal puasa atau 1 Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada Kamis (19/2/2026). Namun, sebagian menetapkan awal puasa tidak sama
Ramalan Zodiak Besok, 19 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak Besok, 19 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan zodiak besok, 19 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak prediksi cinta, karier, hingga keuangan lengkapnya di sini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT