Polisi tetapkan Satria Juhanda alias Wanda sebagai tersangka pembunuhan berencana dalam kasus pembunuhan berantai dan mutilasi di Padang Pariaman, Sumut...
Pelaku mutilasi dan pembunuhan berantai di Padang Pariaman Satria Juhanda ternyata sempat berpura-pura ikut mencari keberadaan korban yang dikabarkan hilang.
Posko tim DVI di Polres Banjarnegara, Jawa Tengah, menerima laporan kehilangan 28 orang yang berkaitan dengan pengungkapan korban kasus dukun pengganda uang.
Kasus pembunuhan disertai mutilasi bukanlah pertama kali terjadi di Indonesia. Ini mengingatkan publik pada kasus Ryan Jombang yang terjadi pada tahun 2008.
"Korban menggadaikan mobilnya seharga Rp15 juta pada 25 Juli 2021 lalu. Uang itu dibawa ke rumah Mbah Slamet dengan tujuan untuk dilipatgandakan," kata polisi.
Riani (50), warga Dusun Mekar Jaya Desa Kalirejo Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, Lampung ini dilaporkan menjadi korban pembunuhan dukun Mbah Slamet
Mbah Slamet, dukun pengganda uang menantang korban, jika kuat minum minuman yang ia siapkan, maka uang akan digandakan. Namun, hal tersebut hanya tipu-tipu.
Motif kasus pembunuhan berantai oleh dukun di Banjarnegara yang melakukan modus penggandaan uang dan penipuan terkuak. Kini Polisi tengah ungkap fakta baru
ramai dibicarakan pada awal tahun 2023 terkait kasus pembunuhan berantai yang dilakukan Wowon Erawan dan Duloh alias Aki dan Solihin alias Duloh, modus penipuan
Kapolres Banjarnegara mengatakan total sebanyak 12 jenazah korban pembunuhan berantai yang dilakukan oleh dukun pengganda uang mbah Slamet telah ditemukan.
Kasus pembunuhan berantai dengan modus dukun pengganda uang bikin gempar publik belakangan ini, pelakunya adalah Slamet Tohari alias Mbah Slamet (45 tahun).
Berhasil bersaing di level Asia, suporter Timnas Voli Indonesia pun terbesit pertanyaan dengan peluang skuad Garuda untuk memiliki kesempatan tampil di ajang Volleyball Nations League (VNL) 2027.
Timnas Voli Indonesia memecahkan sejarah dengan menjuarai AVC Men's Cup 2026. Prestasi ini diraih setelah mengalahkan Korea Selatan di Ahmedabad, India, pada Minggu (28/6/2026).
Meski baru saja meraih gelar juara di AVC Men's Cup 2026, namun Timnas Voli Indonesia tetap gagal lolos ke ajang AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026.
Manajer Timnas Voli Indonesia, Nur Widayanto memberikan apresiasi dan pujian tinggi untuk Reidel Toiran selaku pelatih Garuda, karena dianggap sebagai salah satu otak keberhasilan meraih gelar juara di AVC Men's Cup 2026.
Ketua Umum PBVSI, Imam Sudjarwo menyebut keberhasilan Timnas Voli Indonesia menjuarai AVC Men's Cup 2026 bukanlah sebuah kebetulan. Menurutnya, prestasi bersejarah tersebut lahir dari proses panjang yang telah dipersiapkan dengan matang.
Polres Metro Jakarta Pusat kembali mengamankan pelaku penyekapan tiga pegawai percetakan di di Jalan Kalibaru Timur, Bungur, Senen, Jakarta Pusat. Sebelumnya