News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelajar SMP di Klaten Meninggal Dunia usai Dikeroyok Orang Tak Dikenal

Seorang Pelajar SMP di Klaten, Jawa Tengah, yang menjadi korban orang tak dikenal pada Sabtu (13/5/2023) lalu, meninggal dunia pada Senin malam (16/5/2023).
Rabu, 17 Mei 2023 - 00:34 WIB
Pelepasan jenazah NA, korban pengeroyokan di Klaten, Selasa (16/5/2023)
Sumber :
  • Tim tvOne - Agus Saptono

Klaten, tvOnenews.com - Suasana duka mengiringi prosesi pemakaman NA (17) di tempat pemakaman umum Desa Ketandan, Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Selasa (16/5/2023).

Sejumlah keluarga, kerabat, tetangga, serta sahabat ikut mengelilingi makam dari jenazah. Doa-doa pun dilantunkan usai pemakaman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

NA yang masih berstatus pelajar SMP ini meninggal dunia usai menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang tak dikenal.

Salah satu perwakilan keluarga korban, Dadang, menjelaskan peristiwa pengeroyokan tersebut terjadi pada Sabtu (13/5/2023) malam lalu.

Saat kejadian korban dalam perjalanan pulang ke rumah. Namun, di tengah perjalanan korban dihadang dan dikeroyok sejumlah orang tak dikenal.

Akibat peristiwa itu NA mengalami luka serius sehingga harus dirawat di rumah sakit. Namun pada Senin (15/5/2023) malam, NA meninggal dunia.

Dadang mengatakan, kejadian pengeroyokan tersebut telah dilaporkan ke polisi. Keluarga berharap kasus tersebut dapat diusut tuntas.

"Kemarin NA dirawat di RS Bagas Waras semalam terus dirujuk ke Rumah Sakit Islam, luka di kepala bagian belakang dan mengalami penggumpalan darah," ujarnya. 

Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Lanang Teguh Pambudi, membenarkan kejadian tersebut.

Sampai saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku. Pihaknya juga telah memeriksa enam orang saksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari keterangan para saksi, korban bersama teman-teman sedang nongkrong di sekitar Terminal Ir. Soekarno Klaten. Kemudian bertemu dengan kelompok lain.

"Saat ini kami masih mengumpulkan bukti-buktinya. Kami masih mendalami apakah ini hanya sebatas antar kelompok atau memang ada dendam sebelumnya, kami belum bisa menyimpulkan," ujarnya.(ags/buz).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

NOC Indonesia Perkenalkan Safeguarding di Kejurnas Akuatik, Atlet Lebih Aman dan Nyaman Dalam Berkompetisi

NOC Indonesia Perkenalkan Safeguarding di Kejurnas Akuatik, Atlet Lebih Aman dan Nyaman Dalam Berkompetisi

Kejuaraan Nasional Akuatik yang digelar di Stadion Akuatik GBK Senayan pada 28 April hingga 1 Mei 2026 itu menjadi tonggak awal perubahan penting dalam dunia olahraga nasional.
Terungkap, Fakta Baru yang Mengejutkan Terkait Korban Daycare Little Aresha Jogja

Terungkap, Fakta Baru yang Mengejutkan Terkait Korban Daycare Little Aresha Jogja

Terungkap fakta baru yang megejutkan terkait korban Daycare Little Aresha Jogja. Fakta ini diungkap Dinkes Kota Jogja dengan beberkan hasil asesmen terhadap
Media Italia Kritik AC Milan Usai Keok 2-0 dari Sassuolo: Masalah Laten Rossoneri, Strikernya Mandul Tak Bertaji

Media Italia Kritik AC Milan Usai Keok 2-0 dari Sassuolo: Masalah Laten Rossoneri, Strikernya Mandul Tak Bertaji

AC Milan kembali menelan kekalahan menyakitkan setelah takluk dari Sassuolo dalam laga yang memperlihatkan berbagai kelemahan mendasar.
Purbaya Siap Copot 2 Pejabat Kemenkeu, Soroti Lonjakan Restitusi Pajak yang Tak Sesuai Laporan

Purbaya Siap Copot 2 Pejabat Kemenkeu, Soroti Lonjakan Restitusi Pajak yang Tak Sesuai Laporan

Purbaya Yudhi Sadewa akan copot 2 pejabat Kemenkeu usai temukan lonjakan restitusi pajak tak sesuai laporan. Ini penjelasan lengkapnya.
Gara-gara Jay Idzes Cs, Allegri Kecewa Bukan Main Usai Posisi AC Milan Buat Lolos Liga Champions Berada di Ujung Tanduk

Gara-gara Jay Idzes Cs, Allegri Kecewa Bukan Main Usai Posisi AC Milan Buat Lolos Liga Champions Berada di Ujung Tanduk

AC Milan kini berdiri di titik yang tidak nyaman, berada di antara musim yang masih bisa diselamatkan dan potensi kegagalan yang kembali terulang.
Kanwil Ditjenpas Sumut Klarifikasi Hoaks Lapas: Kendaraan Masuk Lewat SOP, Tak Ada Fasilitas Eksklusif

Kanwil Ditjenpas Sumut Klarifikasi Hoaks Lapas: Kendaraan Masuk Lewat SOP, Tak Ada Fasilitas Eksklusif

Kanwil Ditjenpas Sumut memberikan klarifikasi atas sejumlah pemberitaan yang beredar terkait dugaan pelanggaran di Lapas Narkotika Kelas IIA Pematang Siantar

Trending

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Wajar pelatih Ko Hee-jin memilih Zhong Hui ketimbang Megawati Hangestri untuk isi kuota Asia Red Sparks, ternyata pevoli China itu punya banyak keunggulan.
KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah

KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah

Baru-baru ini kang Dedi Mulyadi atau KDM membantu seorang pedagang yang tokonya dibakar di momen Hari Buruh lalu pada 1 Mei, tidak diduga bantuannya
Agen Pemain Voli Korea Selatan Spill Progres Transfer Megawati Hangestri ke Hillstate: Mereka Khawatir Kondisi Lutut Mega

Agen Pemain Voli Korea Selatan Spill Progres Transfer Megawati Hangestri ke Hillstate: Mereka Khawatir Kondisi Lutut Mega

Chris Kim, agen pemain voli Korea Selatan menjelaskan progres transfer Megawati Hangestri yang sebelumnya santer dikabarkan lagi merapat ke Hyundai Hillstate.
Ramai Kabar Pencabutan Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee di Medsos, Ternyata Dulu Masuk Islam Didampingi Langsung Ustaz

Ramai Kabar Pencabutan Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee di Medsos, Ternyata Dulu Masuk Islam Didampingi Langsung Ustaz

Tengah heboh kabar Dokter Richard Lee di media sosial. Jika sertifikat mualafnya dicabut, begini respon pihaknya langsung
STY Ungkap Penyesalan Selama Latih Timnas Indonesia, Salah Satunya Piala Asia U-23

STY Ungkap Penyesalan Selama Latih Timnas Indonesia, Salah Satunya Piala Asia U-23

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengungkap penyesalan terbesarnya selama menangani skuad Garuda, dengan laga kontroversial melawan Bahrain.
Eks Brasil U-20 Bisa Jadi Alternatif Naturalisasi Timnas Indonesia Andai Diaspora Belanda Ragu karena Isu Paspor

Eks Brasil U-20 Bisa Jadi Alternatif Naturalisasi Timnas Indonesia Andai Diaspora Belanda Ragu karena Isu Paspor

Ketimbang menunggu diaspora Belanda yang mulai ragu dinaturalisasi karena isu Passportgate, Timnas Indonesia bisa alihkan fokus terhadap eks Brasil U-20 ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT