News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Seorang Imam Masjid di Temanggung, Gagal Berangkat Haji karena Biaya Ibadah Haji Naik

Seorang imam masjid asal Temanggung, salah satu calon jemaah haji merasakan dampak kenaikan biaya haji. Keberangkatan ibadah hajinya terpaksa harus ditunda.
Rabu, 24 Mei 2023 - 11:42 WIB
Muhkuyin, imam masjid saat di Masjid Al-Azhar Gondangan.
Sumber :
  • Tim tvOne - Purnomo

Temanggung, tvOnenews.com - Seorang imam masjid di Temanggung, Jawa Tengah, terpaksa harus gagal berangkat ibadah haji akibat dampak dari kenaikan biaya ibadah haji.

Muhkuyin dan istrinya belum mampu untuk melunasi biaya haji yang jumlah totalnya mencapai lima puluh juta rupiah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Inilah Muhkuyin (61), seorang imam masjid asal Temanggung, merupakan salah satu calon jemaah haji yang merasakan dampak dari kenaikan biaya haji.

Ia dan istrinya, Mu'izah Hastati (48), tinggal di Dusun Gondangan, Desa Tawangsari, Kecamatan Tembarak, Temanggung, Jawa Tengah. Sehari-harinya, Muhkuyin bekerja sebagai seorang petani yang menggantungkan hidupnya dari hasil ladang pertanian tembakau dan cabai.

Setiap sorenya, Muhkuyin juga mencari rumput untuk dua ekor kambing yang ia pelihara, kambing tersebut dijadikan sebagai tabungan biaya sekolah untuk ketiga anaknya yang saat ini masih duduk di bangku SMP dan juga pesantren.

Sementara sang istri, Mu'izah Hastati, kesehariannya bekerja sebagai buruh, membuat kue bapao di tempat saudara iparnya.

Awalnya, Muhkuyin dan istri mendaftar sebagai calon jemaah haji pada tahun 2012, dan dijadwalkan berangkat pada tahun 2020, namun akibat adanya pandemi Covid-19, keberangkatan ibadah haji mereka terpaksa harus ditunda, dan dijadwalkan berangkat pada tahun 2023.

Namun kini, hal yang sama harus kembali mereka rasakan sebagai imbas dari kenaikan biaya ibadah haji, mereka terpaksa harus menunda keberangkatan ibadah haji lantaran belum mampu melunasi biaya pelunasan ibadah haji sebesar lima puluh juta rupiah.

"Karena harus menutup biaya yang besar saya kekurangan untuk melunasinya, iya terkendala biaya pelunasan, saya sudah mengeluarkan uang dua puluh juta lebih dan kurangnya masih sekitar dua puluh lima juta untuk pelunasan. Istri saya juga gagal, jadi kita berdua kurangnya lima puluh jutaan untuk pelunasan, harapan saya ke pemerintah ya harganya diturunkan jadi untuk masyarakat kecil seperti saya ini tidak merasa keberatan," katanya.

Mu'izah Hastati, istri Muhkuyin mengaku, mereka sudah membayar masing-masing 25 juta rupiah saat mendaftar, dan biaya pelunasan ibadah haji yang belum mampu mereka lunasi masing-masing sebesar 24.800.000.

Selain itu, saat pendaftaran pada tahun 2012, mereka mendaftar haji bersamaan dengan ibu dari Mu'izah Hastati, dan saudara iparnya. Sang ibu dan saudara ipar dari Mu'izah Hastati dinyatakan bisa berangkat tahun ini setelah mampu melunasi biaya pelunasan ibadah haji.

"Tahun 2012 saya mendaftar berempat sama suami, ibu, dan kakak ipar saya dan dijadwalkan berangkat tahun 2020 tapi gagal karena ada Covid-19, lalu dijadwalkan berangkat tahun ini, tapi gagal lagi karena saya dan suami saya tidak bisa melunasi biaya haji akibat kenaikan biaya ibadah haji, tapi ibu dan kakak ipar saya bisa berangkat tahun ini karena sudah mampu melunasi," ungkap Mu'izah Hastati, istri Muhkuyin.

Selain sebagai petani, Muhkuyin juga menjadi imam di salah satu masjid yang letaknya hanya 10 meter dari rumah Muhkuyin. Di mata lingkungan sekitar, ia dikenal dengan kepribadian yang baik serta sangat bermasyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau Pak Muhkuyin itu jadi imam di masjid ini sudah lama udah ada puluhan tahun Mas, bahkan dari sebelum masjid ini direnovasi seperti sekarang ini, orang nya baik, ramah dan juga sangat bermasyarakat di sini," jelas Ahmad Mutakin, tetangga Muhkuyin.

Kini, Muhkuyin dan Mu'izah Hastati sangat berharap pada pemerintah agar biaya ibadah haji dapat kembali turun, supaya biaya kenaikan haji dapat terjangkau bagi masyarakat kecil. (Pro/Dan)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cara Tepat Mencegah Sakit Influenza A, Satu Kebiasaan Baik Ini Jangan Dilupakan

Cara Tepat Mencegah Sakit Influenza A, Satu Kebiasaan Baik Ini Jangan Dilupakan

Ternyata ada cara tepat untuk mencegah influenza A. Hal ini dijelaskan oleh Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr. Andi Saguni.
Pastikan Jajal Yordania, Suriah Dikaitkan Jadi Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday Edisi November 2026

Pastikan Jajal Yordania, Suriah Dikaitkan Jadi Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday Edisi November 2026

Yordania telah lebih dahulu mengumumkan jadwal pertandingan di FIFA Matchday edisi November dengan menjamu Timnas Indonesia dan Australia.
Lembaga Penjamin Simpanan: Tiga Badan Perkreditan Rakyat di DIY Dilikuidasi, Klaim Simpanan Nasabah Capai Rp58,51 Miliar

Lembaga Penjamin Simpanan: Tiga Badan Perkreditan Rakyat di DIY Dilikuidasi, Klaim Simpanan Nasabah Capai Rp58,51 Miliar

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat tiga Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di Daerah Istimewa Yogyakarta telah dicabut izin usahanya hingga 30 September 2026.
LRT Jabodebek Perpanjang Uji Coba Keberangkatan Pukul 05.30 WIB hingga Akhir Oktober

LRT Jabodebek Perpanjang Uji Coba Keberangkatan Pukul 05.30 WIB hingga Akhir Oktober

LRT Jabodebek kembali memperpanjang uji coba perjalanan pada keberangkatan awal pukul 05.30 WIB dari Stasiun Dukuh Atas BSI hingga akhir Oktober 2026.
Pokok Persoalan Ari Bias Kembali Gugat Agnez Mo yang Kelima Kalinya, Lagi-lagi Hak Cipta Lagu Bilang Saja

Pokok Persoalan Ari Bias Kembali Gugat Agnez Mo yang Kelima Kalinya, Lagi-lagi Hak Cipta Lagu Bilang Saja

Sengketa hak cipta lagu "Bilang Saja" belum selesai. Komposer Ari Bias menggugat penyanyi Agnez Mo lagi atas dugaan pelanggaran hak ekonomi pencipta karya itu.
Lapangan Padel Milik Coach Justin Jadi Sasaran Pencurian Laptop hingga Mikrofon, Polisi: Perkara dalam Penyelidikan

Lapangan Padel Milik Coach Justin Jadi Sasaran Pencurian Laptop hingga Mikrofon, Polisi: Perkara dalam Penyelidikan

Lapangan padel milik Coach Justin di Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan menjadi sasaran pencurian. Sejumlah barang yang hilang dibawa pencuri antara lain laptop merek Lenovo, beberapa ponsel, dua tablet dan mikrofon TWS.

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT