News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Imigrasi Surakarta amankan 23 WNA, Ada Apa?

Pengamanan 23 WNA dilakukan berdasarkan pengaduan masyarakat, guna mencegah mereka melakukan hal yang dapat menyebabkan pelanggaran peraturan keimigrasian.
Kamis, 25 Mei 2023 - 16:05 WIB
Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Jateng Wishnu Daru Fajar (tengah) dalam konferensi pers di Kantor Imigrasi Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (25/5/2023). (ANTARA)
Sumber :
  • Antara

Karanganyar, tvOnenews.com - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta, Jawa Tengah, mengamankan 23 orang warga negara asing (WNA).

Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Jateng Wishnu Daru Fajar dalam konferensi pers di Kantor Imigrasi Surakarta, mengatakan mayoritas WNA tersebut berasal sari China.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Upaya penegakan hukum yang dilakukan oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta melakukan pengamanan terhadap 23 orang warga negara asing asal China dan seorang di antaranya warga negara Taiwan, pada Selasa (23/5/2023)," katanya, Kamis (25/5/2023).

Sebanyak 23 WNA tersebut telah diamankan oleh petugas Imigrasi Surakarta karena tidak dibekali dengan dokumen keimigrasian sama sekali, di mana dokumen itu merupakan kewajiban bagi orang asing untuk berada di Indonesia.

Sehingga mereka tidak bisa menunjukkan dokumen keimigrasian secara sah saat tinggal di Wisma Rania, Desa Gajahan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Bahkan, lanjut Wishnu, setiap orang asing yang masuk ke Indonesia, ketika diminta untuk menunjukkan dokumen kebangsaannya, harus dapat menunjukkan dokumen sesuai Pasal 71 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Pelanggaran terhadap UU tersebut ialah ancaman pidana kurungan paling lama tiga bulan atau denda paling banyak 25 juta rupiah.

"Kami amankan 23 WNA itu karena pelanggaran keimigrasian yang dilakukan di Kantor Imigrasi Surakarta," kata Wishnu.

Pengamanan terhadap 23 WNA tersebut dilakukan berdasarkan pengaduan masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti secara cepat, guna mencegah mereka melakukan hal yang dapat menyebabkan pelanggaran peraturan keimigrasian maupun peraturan di Indonesia.

"Karena tugas kami dan semuanya adalah menjaga tegaknya kedaulatan negara Republik Indonesia," imbuhnya.

Wishnu menambahkan bahwa Indonesia terbuka dan mempersilakan WNA untuk datang ke Tanah Air. Namun, dia meminta selama WNA berada di Indonesia harus sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Puluhan WNA itu kini sedang menjalani pemeriksaan. Mereka mengaku telah tinggal di Wisma Rania Gajahan, Colomadu, sejak Maret 2023.

Kantor Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Jateng bersama Kantor Imigrasi Surakarta mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepada masyarakat yang peduli dan memberikan informasi terkait keberadaan orang asing, terutama yang melanggar peraturan di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari temuan tersebut Kantor Imigrasi Surakarta telah memindahkan 23 WNA tersebut ke ruang detensi imigrasi. Untuk selanjutnya, Imigrasi akan memberlakukan tindakan administrasi keimigrasian setelah pemeriksaan lebih lanjut.

Sepanjang tahun 2022, Kantor Imigrasi Surakarta telah melakukan tindakan administrasi keimigrasian terhadap 13 WNA. (Ant/Dan)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkuat Pengawasan Pangan di Timur Indonesia, BGN Gandeng Karantina Sulsel untuk Amankan Program MBG

Perkuat Pengawasan Pangan di Timur Indonesia, BGN Gandeng Karantina Sulsel untuk Amankan Program MBG

BGN tidak hanya melakukan koordinasi dengan Balai Karantina, tetapi juga meninjau fasilitas laboratorium serta sistem pengawasan karantina hewan, ikan, dan tumbuhan.
Terungkap, Ini Alasan PBSI Kembali Pasangkan Daniel Marthin dengan Leo Rolly Carnando di Ganda Putra

Terungkap, Ini Alasan PBSI Kembali Pasangkan Daniel Marthin dengan Leo Rolly Carnando di Ganda Putra

PBSI ungkap alasan kembali duetkan Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin di sektor ganda putra.
Polisi Ungkap Pelaku di Bekasi Lakukan Tiga Kali Percobaan Siram Air Keras ke Korban

Polisi Ungkap Pelaku di Bekasi Lakukan Tiga Kali Percobaan Siram Air Keras ke Korban

Polisi mengungkap fakta baru dibalik peristiwa penyiraman air keras oleh tiga orang pelaku, ke seorang warga berinisial TW (54), di Jalan Bumi Sani Permai RT 001 RW 014, Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (30/3/2026) sekitar pukul 04.51 WIB.
Bukan Cuma Belanda! Kasus Paspor Kini Merembet ke Liga Belgia usai Royal Antwerp Coret Pemain, Joey Pelupessy Ikut Terdampak?

Bukan Cuma Belanda! Kasus Paspor Kini Merembet ke Liga Belgia usai Royal Antwerp Coret Pemain, Joey Pelupessy Ikut Terdampak?

Kasus paspor pemain diaspora kini merambat ke Belgia. Gyrano Kerk dicoret Antwerp, sementara nasib Joey Pelupessy di Lommel SK mulai jadi sorotan.
Diiringi Suara Monitor Rumah Sakit, Andrie Yunus Tegaskan akan Terus Berjuang: Teror Itu dari Orang-Orang Pengecut!

Diiringi Suara Monitor Rumah Sakit, Andrie Yunus Tegaskan akan Terus Berjuang: Teror Itu dari Orang-Orang Pengecut!

Aktivis KontraS, Andrie Yunus memberikan pesan dari dalam kamar rumah sakit tempatnya dirawat usai peristiwa teror penyiraman air keras beberapa waktu lalu.
FPTI Ungkap Perkembangan Terbaru Pengusutan Kasus Pelecehan Seksual Atlet di Pelatnas Panjat Tebing

FPTI Ungkap Perkembangan Terbaru Pengusutan Kasus Pelecehan Seksual Atlet di Pelatnas Panjat Tebing

FPTI menyampaikan informasi terbaru tentang pengusutan dugaan kekerasan dan pelecehan seksual di lingkungan pemusatan latihan nasional (pelatnas) panjat tebing.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT