News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polres Kebumen Tangkap Mantan TKW Pelaku Tindak Pidana Perdagangan Orang ke Jepang

Mantan TKW inisial ST (38), asal Dusun Kaliputri, Desa Mangunweni, Kecamatan Ayah, Kebumen, Jawa Tengah, menjadi pelaku tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Selasa, 13 Juni 2023 - 20:19 WIB
Konferensi Pers TPPO di Mapolres Kebumen, Selasa (13/6/2023).
Sumber :
  • Tim tvOne - Wahyu Kurniawan

Kebumen, tvOnenews.com - Mantan tenaga kerja wanita (TKW) inisial ST (38), asal Dusun Kaliputri RT.01 RW.01 Desa Mangunweni, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, menjadi pelaku tindak pidana perdagangan orang (TPPO) ke negara Jepang.

Hal ini terungkap saat konferensi pers oleh Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin yang juga dihadiri Bupati Kebumen Arif Sugiyanto. Dihadapan wartawan kapolres menyampaikan tersangka ST mengaku bisa memberangkatkan untuk bekerja sebagai TKI ke luar negeri. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tersangka ST ini mengaku bisa berangkatkan orang ke Jepang untuk bekerja dengan gaji sebesar Rp30 juta per bulan dengan syarat harus membayar biaya pemrosesan sampai dengan bekerja sebesar Rp120 juta," terang Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin, Selasa (13/6/2023).

Tersangka yang merupakan mantan TKW mampu meyakinkan dan membuat para korban tertarik kemudian mulai mendaftar, dengan cara memenuhi berkas persyaratan dan membayar uang Rp15 juta sebagai uang pendaftaran untuk berangkat ke Jepang. 

Lebih lanjut Kapolres menerangkan para korban dijanjikan akan berangkat 3 bulan berikutnya. Namun, hingga waktu yang telah dijanjikan para korban tidak diberangkatakan dan dijanjikan lagi akan berangkat pada bulan Januari 2023. Pada bulan Januari 2023 korban kembali gagal berangkat ke Jepang dengan alasan kendala teknis.

"Pada bulan Februari 2023 tersangka ST malah meminta uang kembali sejumlah Rp14 juta dengan alasan untuk pembelian tiket pemberangkatan," kata Kapolres. 

Tersangka ST kembali meminta sejumlah uang kepada korban dengan alasan untuk melunasi pembayaran uang pemberangkatan sesuai perjanjian awal biaya bekerja di Jepang sebesar Rp120 juta. Para korban dijanjikan akan berangkat pada tanggal 5 April 2023.

"Bulan April 2023 para korban diminta untuk berkumpul dan berangkat ke Jakarta dengan rombongan 13 orang menggunakan travel. Sesampainya di jakarta korban disuruh oleh tersangka mencari penginapan. Akan tetapi tersangka ST tidak kunjung ada kabar dari broker visa. Merasa di bohongi dan tidak ada kejelasan para korban kembali pulang ke Kebumen," lanjutnya.

Gagal berangkat ke Jepang dan merasa ditipu oleh ST, 25 korban akhirnya melaporkan ke Polres Kebumen. Setelah polisi menerima laporan dan berdasarkan laporan itu, polisi mulai melakukan serangkaian penyelidikan.

Selanjutnya tersangka dan barang bukti dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Pada 24 Mei 2023 lalu penyidik kemudian menaikkan status laporan korban ke tahap penyidikan.

Dan pada hari Jumat (9/6/ 2023) sekitar pukul 22.00 WIB. Tim Unit 1 Sat Reskrim Polres Kebumen mengamankan ST sebagai tersangka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Setelah itu, pelaku ditetapkan sebagai tersangka dengan dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO)," pungkas Kapolres.

Total kerugian yang dialami para korban mencapai Rp751.600.000. Akibat perbuatannya tersangka ST dikenakan pasal 10 UU RI nomor 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan TPPO Subs Pasal 378 KUHP, Subs Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara. (wkn/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Akses Kerja Masih Tertutup, Ratusan Karyawan Minta Gubernur Jakarta Turun Tangan

Akses Kerja Masih Tertutup, Ratusan Karyawan Minta Gubernur Jakarta Turun Tangan

Ratusan karyawan Club de Arjuna mendesak Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung turun tangan membuka akses menuju tempat usaha mereka yang masih tertutup tembok.
Lantik Pengurus Peradi Profesional se-Sulsel, Harris Arthur Hedar Tekankan Pentingnya Kode Etik Profesi

Lantik Pengurus Peradi Profesional se-Sulsel, Harris Arthur Hedar Tekankan Pentingnya Kode Etik Profesi

Upaya memperkuat keadilan dan perlindungan hukum bagi masyarakat di Indonesia Timur semakin masif.
Inter Milan Krisis Bek Tengah, Yann Bisseck Berpeluang Jadi Andalan Cristian Chivu Lawan Parma

Inter Milan Krisis Bek Tengah, Yann Bisseck Berpeluang Jadi Andalan Cristian Chivu Lawan Parma

Yann Bisseck berpeluang mendapat peran penting saat Inter Milan menghadapi Parma. Bek asal Jerman itu bisa mengisi posisi bek tengah.
Jasa Marga Beri Pengalaman Tata Kelola Jalan Tol Bagi Peserta P3MD

Jasa Marga Beri Pengalaman Tata Kelola Jalan Tol Bagi Peserta P3MD

PT Jasa Marga (Persero) Tbk mensosialisasikan pengelolaan bisnis dan pelayanan jalan tol kepada 37 peserta Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan (P3MD).

Trending

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Akses Kerja Masih Tertutup, Ratusan Karyawan Minta Gubernur Jakarta Turun Tangan

Akses Kerja Masih Tertutup, Ratusan Karyawan Minta Gubernur Jakarta Turun Tangan

Ratusan karyawan Club de Arjuna mendesak Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung turun tangan membuka akses menuju tempat usaha mereka yang masih tertutup tembok.
Viral Pasien Diusir di Puskesmas Pasar Minggu karena Bidan Poli KB Mau Makan-makan di Ruang Praktik, Netizen: Kok Gak Geli?

Viral Pasien Diusir di Puskesmas Pasar Minggu karena Bidan Poli KB Mau Makan-makan di Ruang Praktik, Netizen: Kok Gak Geli?

Lewat unggahan di media sosial Threads, seorang netizen mengeluhkan pelayanan kurang baik yang diterimanya di Puskesmas Pasar Minggu pada Jumat (9/10/2026).
Bek Asing Persib Diduga Kena Serangan Rasial, Igor Tolic dan Luka Menalo Pasang Badan untuk Gabriel Mutombo

Bek Asing Persib Diduga Kena Serangan Rasial, Igor Tolic dan Luka Menalo Pasang Badan untuk Gabriel Mutombo

Persib Bandung berhasil mencatatkan remontada dengan kemenangan 3-1 atas Port FC di Stadion Thammasat, Kamis (8/10/2026).
Cetak Gol dan Assist Kemenangan dari Port FC, Luka Menalo Puji Kekompakan Skuad Persib

Cetak Gol dan Assist Kemenangan dari Port FC, Luka Menalo Puji Kekompakan Skuad Persib

Persib tampil gemilang dalam laga pekan perdana di ASEAN Club Championship 2026/2027.
Media Thailand Beritakan Jirayut setelah Viral Ikut Dukung Timnas Indonesia, Ini Reaksi sang Pedangdut

Media Thailand Beritakan Jirayut setelah Viral Ikut Dukung Timnas Indonesia, Ini Reaksi sang Pedangdut

Pedangdut asal Thailand, Afisan Jehdueramae atau Jirayut bangga bisa masuk media pemberitaan asal Thailand karena dukung Timnas Indonesia dan The War Elephants.
Siap Duet dengan Megawati Hangestri, Setter Timnas Voli Putri Korea Selatan Ungkap Keunggulan Megatron

Siap Duet dengan Megawati Hangestri, Setter Timnas Voli Putri Korea Selatan Ungkap Keunggulan Megatron

Kim Da-in siap membangun duet bersama Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate. Setter timnas Korea Selatan itu pun mengungkap keunggulan Megatron dalam tim.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT