News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Satpol PP Kota Solo Copot Puluhan Spanduk Bertuliskan 'People Power' di Sejumlah Titik

Sebanyak 32 spanduk yang bertuliskan 'people power' yang tersebar di beberapa titik Kota Solo akhirnya dicopot oleh aparat Satpol PP.
Kamis, 6 Juli 2023 - 13:44 WIB
Aparat Satpol PP Kota Solo Mencopot Spanduk Bertuliskan People Power
Sumber :
  • Effendy Rois
Solo, tvOnenews.com - Sebanyak 32 spanduk yang bertuliskan 'people power' yang tersebar di beberapa titik Kota Solo akhirnya dicopot oleh aparat Satpol PP.

Menurut Kepala Satpol PP, Arif Darmawan, puluhan spanduk tersebut terpasang di kawasan tertib. Seperti di Jalan Slamet Riyadi, Jalan Adisucipto, Jalan Jenderal Sudirman, hingga dipasang di cagar budaya, Benteng Vastenburg.

"Kami sudah koordinasi dengan teman teman kesbangpol dan wilayah. Jadi langsung kita turunkan. Dia melanggar Perda nomer 10 tahun 2015 dipasang di pohon," ungkap Arif Darmawan. 
 
Selain itu Satpol PP Kota Solo juga berpegang pada Perwali kasawan tertib nomer 2 tahun 2009. Tentang pemasangan atribut ormas. 
 
"Kita berpegang pada itu. Sampai saat ini ada 32 yang kita amankan, bentuknya spanduk," tandasnya. 
 
Sementara itu Walikota Solo, Gibran Rakabuming menegaskan bahwa spanduk-spanduk people power tersebut telah di lepas Satpol PP. 
 
Dirinya mengaku tidak merasa resah dengan spanduk tersebut. Namun merasa tergelitik
 
"Udah dilepas pak arif. Menggelitik (kata-katanya) saya ga pernah resah dengan kayak gitu," tandasnya. 
 
Diketahui salah satu spanduk yang terpasang diantara 2 pohon bertuliskan 'Kami Masyarakat Solo Tidak Mau Dipecah Belah Hanya Kepentingan Kelompok !!! Apa People Power ?. Dibagian bawah tertuliskan Masyarakat Solo Raya Cinta Damai. 
 
Sementara itu dispanduk yang lain bertuliskan 'Kami Warga Solo Raya Cinta Damai Menolak Segala Bentuk Seruan Yang Mengarah Perpecahan Bangsa !!
 
32 Spanduk People Power Di Solo Dicopot Satpol PP
 
Sebanyak 32 spanduk people power yang tersebar di beberapa titik Kota Solo, dicopot Satpol PP, Rabu, (05/7) pagi. 
 
Menurut Kepala Satpol PP, Arif Darmawan, spanduk-spanduk tersebut terpasang di kawasan tertib. Seperti di Jalan Slamet Riyadi, Jalan Adisucipto, Jalan Jenderal Sudirman, hingga dipasang di cagar budaya, Benteng Vastenburg. 
 
"Kami sudah koordinasi dengan teman teman kesbangpol dan wilayah. Jadi langsung kita turunkan. Dia melanggar Perda nomer 10 tahun 2015 dipasang di pohon," ungkap Arif Darmawan. 
 
Selain itu Satpol PP Kota Solo juga berpegang pada Perwali kasawan tertib nomer 2 tahun 2009. Tentang pemasangan atribut ormas. 
 
"Kita berpegang pada itu. Sampai saat ini ada 32 yang kita amankan, bentuknya spanduk," tandasnya. 
 
Sementara itu Walikota Solo, Gibran Rakabuming menegaskan bahwa spanduk-spanduk people power tersebut telah di lepas Satpol PP. 
 
Dirinya mengaku tidak merasa resah dengan spanduk tersebut. Namun merasa tergelitik
 
"Udah dilepas pak arif. Menggelitik (kata-katanya) saya ga pernah resah dengan kayak gitu," tandasnya. 
 
Diketahui salah satu spanduk yang terpasang diantara 2 pohon bertuliskan 'Kami Masyarakat Solo Tidak Mau Dipecah Belah Hanya Kepentingan Kelompok !!! Apa People Power ?. Dibagian bawah tertuliskan Masyarakat Solo Raya Cinta Damai. 
 
tvonenews

Sementara itu dispanduk yang lain bertuliskan 'Kami Warga Solo Raya Cinta Damai Menolak Segala Bentuk Seruan Yang Mengarah Perpecahan Bangsa !!

Pencopotan spanduk-spanduk bertuliskan people power ini sudah dilakukan sejak Rabu kemarin,  jika hari ini masih ditemukan akan juga dilepas. (ers)
 
 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT