News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aksi Aliansi People Power Solo Diikuti Seratusan Orang, Dipimpin Lansia

Aksi people power yang digelar di depan gedung umat Islam Solo Jalan Kartopuran No. 241 Surakarta, Jumat, (7/7/2023) diikuti seratusan peserta dari berbagai daerah di Solo raya
Minggu, 9 Juli 2023 - 06:02 WIB
Aksi Aliansi People Power Solo
Sumber :
  • Tim tvOne/Effendy Rois

Surakarta, tvOnenews.com - Aksi people power yang digelar di depan gedung umat Islam Solo Jalan Kartopuran No. 241 Surakarta, Jumat, (7/7/2023) diikuti seratusan peserta dari berbagai daerah di Solo raya

Di sepanjang jalan terselenggaranya aksi tersebut juga terdapat berbagai macam poster berisi aspirasi dari Koalisi People Power. Mulai dari tulisan turunkan Jokowi sekarang juga, usut tuntas kasus ijasah palsu Jokowi, hingga kembalikan kedaulatan di tangan rakyat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi people power dimulai dengan penyampaian aspirasi dari masing masing perwakilan daerah. Dilanjutkan dengan penyampaian aspirasi dari dewan pembina People Power Mudrick Sangidu, dan diakhiri pernyataan sikap Koalisi People Power.

Mudrick dalam orasinya menyampaikan alasan kenapa melakukan people power. Dirinya mengatakan bahwa sebagai rakyat merasa tidak mempunyai saluran untuk menyampaikan aspirasi.

"Semua anggota dewan dari DPRD kota, kabupaten, DPD, hingga DPR RI. Semua hampir mengabdi kepada rezim. Jadi saya akan memilih parlemen jalanan sampai diadili," ungkapnya dihadapan para peserta yang hadir.

Mudrick mengaku dirinya tidak ingin mencari popularitas. Namun, sebagai warga negara merasa tak menerima jika Jokowi mengatakan cawe-cawe dalam pilihan presiden mendatang.

"Rakyat juga berhak mengatakan cawe-cawe. Kalau cawe cawe yang diangkat jangan 2 calon presiden. Semua calon presiden harus diangkat termasuk Anies Baswedan juga," kata pria lansia ini.

Mudrick kemudian berpesan agar Jokowi tidak usah merasa takut dan kebingungan saat mau lengser. Dirinya meminta agar Jokowi mencontoh SBY dan Megawati yang legowo saat mau turun. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu ditemui saat orasi. Mudrick mengaku merasa khawatir melihat situasi negara yang tidak jelas dan banyak KKN secara terang-terangan.

"Korupsi seolah olah didukung KPK dan angkatannya. Kalau mengatakan cawe cawe, saya juga punya hak untuk cawe- cawe. Kalau rakyat tidak bergerak bisa repot negara ini mau dibawa kemana," tandasnya. (ers/ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT