News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tekan Anggaran Pemkab Semarang Gunakan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik

Guna menekan pembengkakan anggaran belanja daerah, Pemerintah Kabupaten Semarang, Jawa Tengah mulai menggunakan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE).
Selasa, 11 Juli 2023 - 10:24 WIB
Pemkab Semarang launching Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE).
Sumber :
  • Tim tvOne - Aditya Bayu

Semarang, tvOnenews.com - Guna menekan pembengkakan anggaran belanja daerah, Pemkab Semarang mulai menggunakan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE).

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan saat ini jajaran Pemkab Semarant terus berbenah untuk mengikuti perkembangan zaman. Salah satunya melalui inovasi Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami berharap setelah ini ada kerjasama OPD dengan desa, sehingga tercipta data yang akurat," ujarnya. Senin(10/7/2023).

Ditambahkan oleh Ngesti, dengan data yang akurat dan tepat, Pemkab dan DPRD Kabupaten Semarang bisa mengambil kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. 

" Jika datanya tidak valid, maka tidak akan bisa optimal. Karenanya data yang akurat dan lengkap memudahkan untuk mencari informasi," imbuhnya.

Sebelumnya SPBE telah diluncurkan oleh Pemerintah Kabupaten Semarang lewat Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Semarang guna menuju Flexible Working Arrangement Kabupaten Semarang atau SERASI.

Sementara itu Pemrakarsa SERASI Wiwin Sulistyowati mengatakan program tersebut bertujuan menciptakan satu data dan paperless dalam menjalankan administrasi pemerintahan. 

" Jadi karena ini sebuah program dan paperless bisa dikerjakan dimanapun dan kapanpun. Jadi ada penerapan e-office yang serupa kantor digital. Untuk tanda tangan-tanda tangan juga bisa langsung dengan android," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dijelaskan lebih lanjut oleh Wiwin, dengan adanya penerapan SPBE dari perhitungan bisa menghemat anggaran. Utama untuk mengurangi penggunaan kertas. Hal ini juga sudah diterapkan di Desa Banyubiru untuk pilot projectnya.

" Program ini tentunya bisa menekan anggaran ATK hingga 20 persen. OPD sudah menerapkan, Kecamatan juga Desa kemarin ada Banyubiru yang kami jadikan contoh,"imbuhnya. (abc/buz)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Paspor yang Tak Diambil Lebih dari 30 Hari di Kantor Imigrasi Bakal Dibatalkan

Paspor yang Tak Diambil Lebih dari 30 Hari di Kantor Imigrasi Bakal Dibatalkan

Kantor Imigrasi Bekasi melayangkan imbauan penting bagi masyarakat yang telah mengajukan permohonan paspor.
Amalan Paling Utama Sebelum Adzan Subuh: Pesan Syekh Ali Jaber tentang Istighfar di Waktu Sahur

Amalan Paling Utama Sebelum Adzan Subuh: Pesan Syekh Ali Jaber tentang Istighfar di Waktu Sahur

Amalan paling utama sebelum adzan subuh, pesan Syekh Ali Jaber tentang istighfar di waktu sahur.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Amalan Paling Utama Sebelum Adzan Subuh: Pesan Syekh Ali Jaber tentang Istighfar di Waktu Sahur

Amalan Paling Utama Sebelum Adzan Subuh: Pesan Syekh Ali Jaber tentang Istighfar di Waktu Sahur

Amalan paling utama sebelum adzan subuh, pesan Syekh Ali Jaber tentang istighfar di waktu sahur.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT