News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Pembunuhan Driver Online di Semarang, Ini Tips dari Polisi Antisipasi Ancaman Jiwa saat Dirampok

Terkait pembunuhan driver online, Polrestabes Semarang kumpulkan Komunitas Driver Online, bahas pencegahan kejahatan di jalanan Kota Semarang, Jumat (28/7/2023)
Jumat, 28 Juli 2023 - 20:54 WIB
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar beriksan sosialisasi pencegahan kejahatan jalanan kepada driver online, Jumat (28/7/2023).
Sumber :
  • Tim tvOne - Didiet Cordiaz

Semarang, tvOnenews.com - Polrestabes Semarang mengumpulkan Komunitas Driver Online membahas pencegahan kejahatan di jalanan Kota Semarang, Jumat (28/7/2023). Kegiatan ini dilakukan untuk mencegah kejadian sopir taxi online yang dirampok dan dibunuh di Mugas Semarang. 

Kepada puluhan driver online yang hadir, kepolisian memberikan tips dan saran agar driver online selamat dari ancaman jiwa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan jika terjadi kejahatan yakni upaya perampasan agar tidak melakukan perlawanan kepada pelaku. 

Hal ini dilakukan agar pelaku tidak melakukan tindakan kekerasan yang berakibat mengancam keselamatan driver. Irwan meminta agar korban menuruti apa yang diminta pelaku tersebut. 

“Intinya begini, ketika terjadi situasi darurat utamakan keselamatan pribadi. Kalau ada perampasan jangan mempertahankan kendaraan mobil yang berdampak ancaman jiwa,” ujarnya usai kegiatan sosialisasi kepada driver online di Mapolrestabes Semarang. 

Setelah menuruti keinginan pelaku, korban berharap bisa mencermati identitas pelaku. Selanjutnya, korban diminta agar segera melaporkan ke pihak kepolisian. 

Dirinya memastikan pelaporan ini akan segera ditindaklanjuti oleh kepolisian.

“Udah serahkan saja, kalau kendaraan hilang itu tugas kami yang akan mencari yang penting jiwa mereka yang prioritas diselamatkan,” jelasnya. 

Lebih lanjut, pihaknya akan membuat konsep perlindungan bagi para driver online. Program yang akan digagas yakni perlindungan fisik dan hukum. 

“Merumuskan konsep apa yang harus dilakukan saat menghadapi situasi darurat. Jadi setidaknya ada kerja sama yang akan kita laksanakan bersama dengan mereka yang tadi itu memberikan perlindungan bagaimana dan apa yang harus dilakukan saat situasi darurat,” terangnya. 

Disisi lain, Kapolrestabes meminta agar para driver bisa mengunduh aplikasi Libas yang bisa langsung terhubung ke kepolisian meski sudah memiliki kode darurat sendiri. Selain itu, dirinya juga meminta agar setiap kendaraan juga dipasang GPS. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Nanti setiap kendaraan itu akan ada dua tools, tombol kedaruratan dan GPS sehingga tidak akan berani melakukan kejahatan untuk driver online ini,” paparnya. 

Sementara itu, Ketua Driver Online Semarang, Jalu Pradio mewakili rekan-rekan driver online mengucapkan terimakasih dan apresiasi Polrestabes Semarang dalam menangani aksi perampokan maut yang menimpa sopir taxi online. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Brimob Polda Sumut Sterilisasi Gereja di Medan Guna Kekhusyukan Ibadah Jumat Agung

Brimob Polda Sumut Sterilisasi Gereja di Medan Guna Kekhusyukan Ibadah Jumat Agung

Satuan Brimob Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara melakukan sterilisasi di sejumlah gereja di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), guna kekhusyukan umat Kri
Eks Bos Red Bull Santer Dikabarkan akan Segera Kembali ke F1, Toto Wolff Malah Ragu hal Itu akan Terwujud

Eks Bos Red Bull Santer Dikabarkan akan Segera Kembali ke F1, Toto Wolff Malah Ragu hal Itu akan Terwujud

Bos Mercedes, Toto Wolff, meragukan bahwa mantan kepala tim Red Bull, Christian Horner, akan kembali ke F1 meski santer dirumorkan.
Bejat! Paman dan Kakek di Jaksel Cabuli Ponakan di Bawah Umur, Polisi Tegaskan Pelaku Sudah Siap Diadili

Bejat! Paman dan Kakek di Jaksel Cabuli Ponakan di Bawah Umur, Polisi Tegaskan Pelaku Sudah Siap Diadili

Viral jadi sorotan di media sosial, paman dan kakek melakukan pelecehan terhadap ponakan atau keluarganya sendiri. Polisi sudah turun tangan atasi kasus ini.
Polisi Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras ke Warga di Tambun Bekasi Berjumlah Tiga Orang, Ini Perannya

Polisi Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras ke Warga di Tambun Bekasi Berjumlah Tiga Orang, Ini Perannya

Polres Metro Bekasi menangkap tiga orang pelaku penyiraman air keras ke seorang warga berinisial TW (54), yang terjadi di Jalan Bumi Sani Permai, Tambun Selatan
Kebut Huntap-Huntara, Satgas PRR Komitmen Berikan Hidup Layak Bagi Penyintas

Kebut Huntap-Huntara, Satgas PRR Komitmen Berikan Hidup Layak Bagi Penyintas

Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, terus mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) dan hunian sementara (huntara) untuk menyediakan tempat tinggal yang layak bagi penyintas bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Pemkab Bireuen: Bantuan Jadup Korban Banjir Mulai Disalurkan 6 April

Pemkab Bireuen: Bantuan Jadup Korban Banjir Mulai Disalurkan 6 April

Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Bireuen Muhajir Juli menyatakan bantuan jatah hidup (jadup) untuk korban banjir dan tanah longsor di daerah itu mulai disalurka

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT