GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Petugas Gabungan Sisir Lokasi Kebakaran Lereng Gunung Ungaran di Kab.Semarang

Kebakaran hutan terjadi lereng Gunung Ungaran di atas Desa Candi dan atau Desa Kenteng, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis (12/10/2023)
Jumat, 13 Oktober 2023 - 21:18 WIB
Anggota Polsek Bandungan menyisir lokasi kebakaran hutan di Lereng Gunung Ungaran, Jumat (13/10/2023).
Sumber :
  • Tim tvOne - Aditya Bayu

Semarang, tvOnenews.com - Kebakaran hutan terjadi lereng Gunung Ungaran di atas Desa Candi dan atau Desa Kenteng, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah pada Kamis (12/10/2023) petang kemarin.

Petugas yang melakukan pemeriksaan di lokasi kebakaran menduga kebakaran ini terjadi akibat gesekan antara ranting pohon maupun rumput ditambah suhu yang panas akibat kemarau menjadi pemicu adanya percikan api.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Guna mencegah munculnya titik api, petugas gabungan dari Polres Semarang (Polsek Bandungan), Damkar, TNI dan Relawan bersama sama menyisir lokasi kebakaran dan memastikan tidak ada titik api yang bisa kembali menyebabkan kebakaran.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang Anang Sukoco mengatakan, lokasi kebakaran yang letaknya tiga hingga empat kilometer dari pemukiman tersebut bukan lahan produktif. Melihat dari medannya yang sulit dilalui membuat tim Damkar menduga penyebabnya bukan ulah manusia. 

" Laporan masuk kemarin sekitar jam 17.00 wib. Dilihat dari medannya yang curam dan dikelilingi jurang memang dimungkinkan penyebab kebakaran bukan akibat kelalaian atau ada unsur kesengajaan dari manusia. Dugaan kami karena cuaca panas gesekan antar ranting pohon timbul asap dan api," terang Anang Sukoco.

Untuk pemadaman kebakaran petugas gabungan melakukan pemadaman secara manual, karena motor dan mobil pemadam milik damkar tidak bisa mrnjangkau lokasi kebakaran.

Dua regu tim yang dikirim memanfaatkan ranting-ranting yang ada disekiar untuk membantu memadamkan api. Butuh waktu lima jam. Meski api sudah padam, tim Damkar pun tetap berjaga diperbatasan lereng Gunung Ungaran dengan pemukiman warga. 

" Sekitar jam 10 malam api sudah padam. Tetapi sampai pagi ini kami juga masih berjaga. Kami pastikan dulu jika memang tidak ada api yang muncul kembali," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu Kapolsek Bandungan Iptu Jarot mengatakan, pihaknya masih terus memantau pergerakan arah rambatan api jika memang muncul titik api lanjutan. Apabila ada indikasi mengarah ke Dusun Darum atau Dusun yang lain dapat langsung menghubungi Damkar, Bhabinkamtibmas, maupun Polsek terdekat. 

" Untuk lahan yang terbakar merupakan wilayah hutan Gunung Ungaran, bukan lahan produktif milik warga bahkan lokasinya jauh dari lahan milik warga. Kami juga masih terus memantau terutama di area yang dekat dengan pemukiman warga," imbuhnya. (abc/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hunian Rp50–89 Miliar Botanic Villa NavaPark Terjual Habis dalam 5 Bulan, Bukti Minat Kuat Pasar Super High-End Terhadap Hunian Premium di BSD City

Hunian Rp50–89 Miliar Botanic Villa NavaPark Terjual Habis dalam 5 Bulan, Bukti Minat Kuat Pasar Super High-End Terhadap Hunian Premium di BSD City

Minat dan kebutuhan akan produk hunian mewah saat ini masih menjadi primadona masyarakat super high-end karena menawarkan beragam fasilitas yang lengkap, mewah, dan terletak di kawasan eksklusif dan strategis.
Hari Jadi ke-733, Bupati Mojokerto Dorong Pembangunan Lebih Merata dan Berdampak bagi Masyarakat

Hari Jadi ke-733, Bupati Mojokerto Dorong Pembangunan Lebih Merata dan Berdampak bagi Masyarakat

Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-733 jadi momentum bagi Pemkab Mojokerto untuk memperkuat arah pembangunan yang lebih merata, efektif, dan berdampak langsung bagi masyarakat. 
3 Kasus Dugaan Pelecehan Seksual yang Pernah Terjadi di Pondok Pesantren

3 Kasus Dugaan Pelecehan Seksual yang Pernah Terjadi di Pondok Pesantren

Berikut ini tiga contoh kasus dugaan pelecehan seksual yang pernah terjadi di Pondok Pesantre. Mengingatkan siapapun untuk berhati-hati terhadap tindakan tersebut.
Sekalipun Kalah dari Jepang, Timnas Indonesia U-17 Bisa Lolos ke Piala Dunia U-17 2026 dengan Skenario Begini

Sekalipun Kalah dari Jepang, Timnas Indonesia U-17 Bisa Lolos ke Piala Dunia U-17 2026 dengan Skenario Begini

Timnas Indonesia U-17 masih bisa berharap untuk mendapatkan satu tiket lolos ke Piala Dunia U-17 2026 walau kalah dari Jepang. Mereka bisa meraihnya tanpa menjadi perempatfinalis Piala Asia U-17 2026.
Tabir Motif di Balik Pembunuhan Badut ke Mertua

Tabir Motif di Balik Pembunuhan Badut ke Mertua

Polres Kabupaten Mojokerto ungkap tabir di balik aksi pembunuhan sadis yang dilakukan oleh Satuan terhadap ibu mertuanya, Siti Arofah, di Dusun Sumbertempur, Desa Sumbergirang, Kecamatan Puri, Mojokerto.
Modus “Pengobatan” Kiai Ashari Terungkap: Dalih Penyakit Batin hingga Ajak Santriwati Tidur Bareng

Modus “Pengobatan” Kiai Ashari Terungkap: Dalih Penyakit Batin hingga Ajak Santriwati Tidur Bareng

Pengakuan korban mengungkap modus yang diduga dilakukan Kiai Ashari dalam kasus pelecehan santriwati. Dengan dalih penerawangan penyakit batin, korban diminta.

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah santriwati bongkar kejanggalan di Ponpes Pati. Anaknya disebut dikeluarkan usai menolak temani tidur pelaku di pesantren. Simak cerita selengkapnya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT