News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pupuk dan Obat-obatan Mahal Jadi Salah Satu Faktor Petani Cabai di Temanggung Gagal Panen

Tanaman cabai milik para petani di Temanggung menjadi rusak, mulai dari cabai yang tak berbuah maksimal, layu dan busuk, bahkan banyak pohon cabai yang mati.
Jumat, 17 November 2023 - 16:20 WIB
Pohon Cabai Berbuah Sedikit dan Layu.
Sumber :
  • Tim tvOne - Purnomo

Temanggung, tvOnenews.com - Dampak kemarau panjang yang terjadi di Kabupaten Temanggung Jawa Tengah dalam beberapa bulan terakhir sangat dikeluhkan oleh para petani cabai.

Pasalnya, tanaman cabai milik para petani di Temanggung menjadi rusak, mulai dari cabai yang tak berbuah maksimal, buah cabai layu dan busuk, bahkan banyak pohon cabai yang mati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akibatnya, para petani pun mengalami gagal panen dengan kerugian yang tak sedikit.

Supardi, salah satu petani cabai mengatakan, selain faktor kemarau panjang, kondisi ini juga diperparah dengan mahalnya harga obat-obatan serta pupuk cabai di pasaran, hal tersebut tentu semakin memberatkan para petani lantaran tidak mampu memberi pupuk secara maksimal terhadap tanaman cabai yang mereka tanam, padahal obat-obatan dan pupuk tersebut dianggap dapat mengobati pohon cabai yang rusak dan layu agar kembali sehat dan bisa berbuah secara maksimal, sehingga para petani bisa mendapatkan hasil panen cabai yang maksimal.

Kondisi tersebut mengakibatkan stok cabai dari petani kepada para pengepul atau penjual cabai mengalami kelangkaan.

Hal inilah yang membuat harga cabai di pasaran naik bahkan secara signifikan, karena kurangnya stok cabai dari petani.

"Naiknya harga cabai ini disebabkan oleh kemarau yang panjang Mas, sehingga tanaman cabai hanya berbuah sedikit, terus kadar air pada cabai juga berkurang. Selain itu mahalnya harga obat-obatan dan pupuk tanaman cabai juga jadi penyebab naiknya harga cabai di pasar, kita gak mampu beli pupuk dan obat-obatan secara banyak karena mahal, padahal pohon cabai bisa sehat lagi kalau dapet pupuk dan obat-obatan secara cukup,"  kata Supardi.

Di Temanggung sendiri, harga cabai rawit kini tembus di angka Rp80.000 (delapan puluh ribu rupiah) per kilogram, dari harga semula hanya 20.000 (dua puluh ribu rupiah) per kilogram, sedangkan cabai kriting merah dari 25.000 (dua puluh lima ribu rupiah) menjadi 70.000 (tujuh puluh ribu rupiah) per kilogram, dan cabai keriting hijau berada di angka 45.000 (empat puluh lima ribu rupiah) per kilogram dari harga semula 30.000 (tiga puluh ribu rupiah) per kilogram.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut sangat disayangkan oleh para petani, di mana yang seharusnya petani dapat meraih untung di tengah tingginya harga cabai di pasaran, namun para petani cabai di Temanggung hanya bisa gigit jari lantaran tanaman mereka mengalami gagal panen akibat kemarau panjang dan mahalnya harga obat-obatan serta pupuk di pasaran.

Dengan kondisi ini, para petani cabai di Temanggung, Jawa Tengah hanya bisa berharap pada pemerintah agar harga pupuk dapat kembali normal, sehingga petani mampu membeli pupuk guna memecahkan masalah yang tengah mereka hadapi. (Pro/Dan)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Persoalan ini bermula ketika anak dari pelaku yang diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus diduga mengambil jajanan di kantin sekolah tanpa membayar..
Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

empat orang sempat terjebak di dalam bangunan dan satu di antaranya mengalami luka ringan setelah tertimpa material bangunan akibat billboard roboh di Bandung.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT