GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Orasi di Kantor Disperinaker Kabupaten Tegal, Buruh Singgung Masalah Stunting Akibat Upah Rendah

Ratusan buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Tegal Bergerak (ABTB) menggeruduk Kantor Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Tegal, Rabu (22/11).
Rabu, 22 November 2023 - 21:16 WIB
Unjuk rasa di Kantor Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Tegal, Rabu (22/11/2023).
Sumber :
  • Tim tvOne - Mohammad Hamzah

Tegal, tvonenews - Ratusan Buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Tegal Bergerak (ABTB) menggeruduk Kantor Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu (22/11/2023).

Kedatangan mereka bukan tanpa alasan, mereka menuntut kenaikan upah minimum Kabupaten Tegal sebesar 15 Persen. Menjadi Rp. 2.422.173-, dari sebelumnya Rp. 2.106.238-, 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah menggelar orasi selama 1 Jam, akhirnya para buruh diperkenankan melakukan audiensi dengan Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Riesky Trisbiantoro, didampingi Kabid Hubungan Industrial dan Jamsos, Naker Agus Masani.

Para buruh dengan tegas menolak PP 51 Tahun 2023 tentang pengupahan. Para buruh beralasan kenaikan upah minimum naik menjadi 15 Persen sudah sesuai dengan biaya kebutuhan hidup di Kabupaten Tegal. 

"Tadi kita melakukan audiensi dengan para buruh mereka menuntut kenaikan sekitar 15 Persen, saya kira itu hal yang wajar karena memperjuangkan kesejahteraan mereka", Kata Riesky.

Riesky menegaskan,  pemerintah kabupaten tidak bisa lepas dari aturan PP 51 Tahun 2023 tentang pengupahan sebagai acuan dalam menentukan kenaikan upah minimum.

Namun, dirinya berjanji menampung aspirasi dari para buruh dan akan menjadi lampiran saat pengusulan Ke Provinsi.

"Tetap semuanya kembali ke aturan, terkait dengan upah minimum kabupaten pemerintah daerah tidak bisa lepas dari aturan itu, tadi sudah saya sampaikan yang menjadi aspirasi akan menjadi lampiran saat pengusulan nanti", Terang Riesky.

Sementara itu, Ketua Partai Buruh Kabupaten Tegal dan Utusan Dari KSPI Anggih Fasdoni menyoroti data dari BPS yang mencatat pendapatan perkapita hanya 1,2 Juta.

"Yang jadi pertanyaan angka pengeluaran segitu data dari mana, mungkin BPS melakukan survey daerah pegunungan yang ekonominya pas-pasan bukan atas dasar kebutuhan hidup layak (KHL), Kami hanya meminta upah yang layak", Kata Anggih.

Dirinya menyebut, Angka 2.1 Juta belum layak untuk memenuhi kebutuhan hidup para buruh. Dirinya turut menyoroti tingginya angka stunting di Kabupaten Tegal salah satunya disebabkan Kebutuhan hidup yang tidak layak.

"Makanya angka stunting di Kabupaten Tegal tinggi, gimana mau memenuhi gizi anak-anaknya, gimana mau untuk biaya sekolah dan macam-macam akhirnya para buruh mencari pekerjaan serambutan buat tambahan", Lanjut Anggih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terakhir, Para buruh mengancam akan melakukan aksi serupa di depan Kantor Bupati Tegal jika permintaan kenaikan upah mereka tidak di penuhi.

"Kita akan mediasi dulu, kalau tidak ada hasil kita akan lakukan aksi susulan, karena saya berharap buruh di Kabupaten Tegal lebih baik lagi taraf hidupnya", tutup Anggih. (mdh/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prakiraan BMKG Soal Cuaca Jakarta Hari Ini: Siang Berawan, Sore Berpotensi Hujan di Wilayah Tertentu

Prakiraan BMKG Soal Cuaca Jakarta Hari Ini: Siang Berawan, Sore Berpotensi Hujan di Wilayah Tertentu

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga Jakarta untuk mewaspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan pada sore hari ini, Rabu (13/5). 
MPR Minta Maaf dan Nonaktifkan MC dan Dewan Juri usai Video Cerdas Cermat Viral di Medsos, Begini Penjelasannya

MPR Minta Maaf dan Nonaktifkan MC dan Dewan Juri usai Video Cerdas Cermat Viral di Medsos, Begini Penjelasannya

Beberapa waktu lalu viral sebuah video perlombaan cerdas cermat MPR RI. Begini penjelasannya
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Perang dengan Iran Belum Usai, AS Telah Habiskan Dana Setara Rp500 Triliun

Perang dengan Iran Belum Usai, AS Telah Habiskan Dana Setara Rp500 Triliun

Pemerintah Amerika Serikat telah menghabiskan hampir 29 miliar dolar untuk operasi militer melawan Iran
News Terpopuler: Tanggapan Dedi Mulyadi Soal Laga Persib vs Persija, hingga Ponpes di Mesuji Dibakar Warga

News Terpopuler: Tanggapan Dedi Mulyadi Soal Laga Persib vs Persija, hingga Ponpes di Mesuji Dibakar Warga

Tanggapan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi soal laga Persib vs Persija. Ponpes di Mesuji, Lampung dibakar warga setelah dugaan pengasuh melakukan pencabulan
Jambret dan Begal di Jakarta Barat Sudah Meresahkan, Anggota DPRD Minta Petugas Segera Bergerak

Jambret dan Begal di Jakarta Barat Sudah Meresahkan, Anggota DPRD Minta Petugas Segera Bergerak

Maraknya aksi begal dan jambret yang terjadi di wilayah Jakarta Barat, sudah sangat meresahkan. 

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Setelah dihujat warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat buka suara, tak mengelak dari kesalahan.
Santriwati Korban Ponpes di Pati Blak-blakan, Sebut Kiai Ashari Pernah Panggil Dua Wanita dalam Satu Malam

Santriwati Korban Ponpes di Pati Blak-blakan, Sebut Kiai Ashari Pernah Panggil Dua Wanita dalam Satu Malam

Santriwati korban Ponpes di Pati blak-blakan mengungkap dugaan Kiai Ashari memanggil dua wanita dalam satu malam saat berada di kamar berbeda. Simak beritanya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT