GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mantan Kades di Tegal Ditangkap karena Lakukan Pungli pada Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap

Mantan Kepala Desa Kertayasa, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah Periode 2013-2019 berinisial S ditangkap karena terbukti melakukan pungli pada Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).
Kamis, 23 November 2023 - 16:49 WIB
Mantan Kepala Desa Kertayasa, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal dihadirkan saat konfrensi pers.
Sumber :
  • Tim tvOne - Mohammad Hamzah

Tegal, tvOnenews.com - Mantan Kepala Desa Kertayasa, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah Periode 2013-2019 berinisial S ditangkap karena terbukti melakukan pungli pada Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Tidak main-main, nilai pungutan liar yang dilakukan S bahkan mencapai angka 800 juta rupiah pada tahun 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"S ditangkap karena terbukti lakukan pungutan liar Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) pada saat dia sedang menjabat kepala desa pada tahun 2018 lalu", Kata Kapolres Tegal, AKBP Mochammad Sajarod Zakun, Kamis (23/11/2023).

Dalam melancarkan aksinya, S dengan sengaja mengeluarkan Peraturan Desa Kertayasa, Kecamatan Kramat Nomor 02 Tahun 2018, tentang pungutan dana swadaya PTSL di luar biaya yang ditanggung pemerintah.

"Pelaku ini menetapkan biaya pendaftaran tanah dan penertiban sertifikat menjadi 2 kategori, yaitu bidang tanah yang sudah berakta dan memiliki segel sebelum tahun 1997 di pungut Rp.400.000, kategori yang kedua yang belum berakta di pungut Rp.800.000 ", Terang Kapolres.

Peraturan tersebut tidak sesuai keputusan bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang, Kepala Badan Pertanahan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor: 25 SKB/ V/ 2017, dimana beban yang dibebankan kepada peserta PTSL hanya sebesar 150.000. 

"Sehingga terjadi kelebihan pungutan yang mengakibatkan bagi peserta pemohon PTSL di Desa Kertayasa, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal", lanjut Kapolres.

Mirisnya, pelaku mengakui dana hasil pungli PTSL tersebut, Ia nikmati bersama para pejabat desa lainnya sampai Ketua RT dan RW.

"Jadi uang saya masukkan rekening dan uang tersebut saya bagi ke RT, RW dan Badan Permusyawaratan Desa" ungkap tersangka S.

Ia pun Mengakui, bahwa ada oknum LSM dan wartawan yang juga meminta jatah pungutan.

"Setiap hari dari LSM dan oknum wartawan datang ke kantor dan meminta jatah pungutan PTSL tersebut", lanjut tersangka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 12 Huruf e UU RI nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. dengan ancaman penjara 20 tahun dan denda paling banyak 1 Milyar Rupiah.

Hingga kini, Polres Tegal masih terus melakukan pendalaman kemungkinan ada tersangka lain yang terlibat dalam kasus pungli PTSL tersebut. (mdh/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Pembunuhan Keluarga Haji Sahroni di Indramayu: Adik Aman Yani Bongkar Sikap Aneh Ririn sejak Kakaknya Hilang

Kasus Pembunuhan Keluarga Haji Sahroni di Indramayu: Adik Aman Yani Bongkar Sikap Aneh Ririn sejak Kakaknya Hilang

Di podcast Denny Sumargo, adik Aman Yani, Titi membongkar semua keanehan dari Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Bahlil Lahadalia Tekankan SOKSI Sebagai  Ujung Tombak Partai Golkar

Bahlil Lahadalia Tekankan SOKSI Sebagai Ujung Tombak Partai Golkar

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia hadir dalam kegiatan penutupan Rakernas I dan Rapimnas I Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Tahun 2026 di Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (17/5/2026).
Ini Kata Kapendam Sriwijaya Soal Penyelidikan Kasus TNI Tembak TNI di Palembang

Ini Kata Kapendam Sriwijaya Soal Penyelidikan Kasus TNI Tembak TNI di Palembang

Insiden TNI tembak TNI hingga menyebabkan satu orang tewas terjadi di sebuah cafe di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.
Pernah Dikaitkan dengan Timnas Indonesia, Kiper Jerman Berdarah Bali Ini Terancam Jadi Pengangguran

Pernah Dikaitkan dengan Timnas Indonesia, Kiper Jerman Berdarah Bali Ini Terancam Jadi Pengangguran

Sempat mengaku pernah dihubungi oleh perwakilan Timnas Indonesia pada 2024 silam, kiper Jerman dengan garis keturunan Bali ini terancam tanpa klub musim depan.
Gus Ipang: Dakwah Harus Mampu Hadir di Ruang Digital

Gus Ipang: Dakwah Harus Mampu Hadir di Ruang Digital

Perubahan pola konsumsi informasi masyarakat dinilai telah mengubah wajah dakwah dan komunikasi publik secara total.
Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Di depan pendukungnya sendiri, Al Nassr dipaksa menyerah kalah dengan skor tipis 0-1 dari wakil asal Jepang, Gamba Osaka dalam laga final ACL Two 2025/2026.

Trending

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Di depan pendukungnya sendiri, Al Nassr dipaksa menyerah kalah dengan skor tipis 0-1 dari wakil asal Jepang, Gamba Osaka dalam laga final ACL Two 2025/2026.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Sherly Tjoanda tampak kesal ketika tahu ketua OSIS SMA di Ternate tidak jujur saat ditanya Gubernur Malut mengenai kekurangan fasilitas yang ada di sekolahnya.
Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
ONE OK ROCK Sukses Gelar Konser di Jakarta, Taka Curhat Soal Beban yang Dialaminya di Awal Tur

ONE OK ROCK Sukses Gelar Konser di Jakarta, Taka Curhat Soal Beban yang Dialaminya di Awal Tur

Grup asal Jepang, ONE OK ROCK sukses menggelar konser di Jakarta bertajum ONE OK ROCK Detox Asia Tour 2026.
Curhatan JK Soal Karir Politik di Indonesia Ungkap Sulit Jadi Presiden Kalau dari Luar Pulau Jawa

Curhatan JK Soal Karir Politik di Indonesia Ungkap Sulit Jadi Presiden Kalau dari Luar Pulau Jawa

Wakil Presiden (Wapres) RI ke-10 dan 12, Jusuf Kalla alias JK mengomentari terkait karir politik individu di Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT