News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Longsor Temanggung, Satu Rumah Warga Rusak Parah

Akibat longsor tersebut, BPBD Kabupaten Temanggung kembali mengimbau kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan segala potensi bahaya di musim penghujan.
Sabtu, 25 November 2023 - 10:10 WIB
Kondisi rumah Siswanto pasca kejadian.
Sumber :
  • Tim tvOne - Purnomo

Temanggung, tvOnenews.com – Bencana tanah longsor yang mengakibatkan dinding rumah jebol, menimpa sebuah rumah milik Siswanto (36) warga Dusun Kaliduren RT 02 RW 07 Desa Ngadisepi, Kecamatan Gemawang, Temanggung Jawa Tengah, Jum'at (24/11/2023) sore.

Kejadian tersebut awalnya, terjadi hujan deras pukul 12.15 WIB dengan intensitas tinggi. Dikarenakan intensitas hujan hingga sore hari semakin tinggi, sehingga pada pukul 17.15 WIB terjadi bencana tanah longsor yang berpusat pada senderan yang berada di samping bagian atas rumah korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lalu material longsor tersebut menimpa rumah milik Siswanto.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Temanggung, Priyo Harjanto mengatakan, akibat peristiwa tersebut dinding rumah bagian kamar, dapur dan kamar mandi mengalami jebol.

Hal tersebut diduga lantaran dinding rumah tidak mampu menahan cukup banyak material longsor yang berjatuhan dari senderan tersebut.

"Longsor ini mengakibatkan beberapa titik dinding rumah mengalami jebol dan rusak Mas, seperti bagian kamar, dapur dan kamar mandi, yang jelas dinding rumah tersebut ngga mampu menahan banyaknya tanah yang sudah bercampur air lalu jatuh dari titik longsor menimpa dinding rumah tersebut," kaya Priyo Harjanto, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Temanggung.

BPBD, TNI, Polri, Forkompimca Gemawang, perangkat desa Ngadisepi, Tagana dan warga sekitar berupaya menyelamatkan barang-barang berharga milik korban yang masih bisa diselamatkan.

Priyo Harjanto juga menambahkan, diduga senderan yang mengalami longsor tersebut tidak mampu meresap banyaknya air yang diakibatkan oleh hujan deras dengan durasi cukup lama sehingga terjadilah bencana tanah longsor.

Beruntung saat kejadian pemilik rumah berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak menimbulkan korban luka maupun korban jiwa.

Kini Siswanto beserta keluarga mengungsi ke rumah saudara untuk menghindari adanya longsor susulan.

"Menurut analisa sementara setelah kami cek ke lokasi titik longsor, selain faktor tanah yang masih renggang akibat habis musim kemarau panjang, diduga senderan tersebut juga ngga mampu menyerap banyaknya air hujan itu Mas, makanya terjadi longsor. Untungnya pemilik rumah yakni Pak Siswanto beserta anak-anak dan istrinya berhasil menyelamatkan diri, sehingga untuk korban luka maupun jiwa Alhamdulilah nihil," ucap Priyo Harjanto, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Temanggung.

Sementara itu, total kerugian yang dialami Siswanto akibat bencana tanah longsor tersebut diperkirakan mencapai Rp. 30.000.000 (tiga puluh juta rupiah).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Temanggung kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat Temanggung agar meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan akan segala potensi bahaya di musim penghujan.

Serta diharapkan untuk segera melapor kepada perangkat desa atau petugas terdekat apabila terjadi bencana alam. (Pro/Dan)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bantah Tantang Duel, Herri Pras Beberkan Bukti Chat dengan Adi Paryanto

Bantah Tantang Duel, Herri Pras Beberkan Bukti Chat dengan Adi Paryanto

Herri Pras membantah menantang duel Adi Paryanto. Ia membeberkan bukti chat WhatsApp yang menunjukkan niat awalnya hanya ingin bersilaturahmi dan berdiskusi.
Herri Pras Akui Langsung Lakukan Hal Ini Usai Diduga Dipukul di Area Ulu Hati dan Perut oleh OTK

Herri Pras Akui Langsung Lakukan Hal Ini Usai Diduga Dipukul di Area Ulu Hati dan Perut oleh OTK

YouTuber Herri Pras mengakui dirinya langsung melakukan hal ini usai diduga dipukul di area ulu hati dan perut oleh segerombolan OTK. Dia masuk ke rumah agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan lagi lalu menelepon polisi.
Michael Carrick Tak Cemas Dipecat Manchester United Jelang Laga Kontra AS Roma di Liga Champions

Michael Carrick Tak Cemas Dipecat Manchester United Jelang Laga Kontra AS Roma di Liga Champions

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, tidak mencemaskan rumor pemecatannya menjelang laga kontra AS Roma. Dia tetap fokus menghadapi pertandingan Liga Champions ini.
Panjat Tebing Dicoret dari SEA Games 2027, FPTI Sebut Indonesia Terancam Kehilangan Banyak Medali Emas

Panjat Tebing Dicoret dari SEA Games 2027, FPTI Sebut Indonesia Terancam Kehilangan Banyak Medali Emas

Peluang Indonesia meraup pundi-pundi medali emas di SEA Games 2027 terancam berkurang setelah cabang olahraga panjat tebing dipastikan tidak masuk dalam daftar pertandingan. Hal ini pun amat disesalkan oleh Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI).
Megawati Hangestri Hadapi Ujian Berat dalam Debut Bersama Hyundai Hillstate di V-League

Megawati Hangestri Hadapi Ujian Berat dalam Debut Bersama Hyundai Hillstate di V-League

Megawati Hangestri menghadapi tantangan dalam debutnya bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027 saat bertemu IBK Altos pada laga pembuka. (3/11)
Veda Ega Pratama Ketagihan Podium Setelah Sukses Jadi Runner Up Moto3 Malaysia 

Veda Ega Pratama Ketagihan Podium Setelah Sukses Jadi Runner Up Moto3 Malaysia 

Veda Ega Pratama bahkan merayakannya bersama keluarga yang menyaksikan langsung sejarah balapan Indonesia itu di Sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu (1/11/2026) lalu. 

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Presiden FAM Sebut Tujuh Pemain Keturunan Ilegal yang Selesaikan Sanksi FIFA Adalah Rakyat Malaysia

Presiden FAM Sebut Tujuh Pemain Keturunan Ilegal yang Selesaikan Sanksi FIFA Adalah Rakyat Malaysia

Presiden FAM yang juga CEO Liga Malaysia (MFL) ini memastikan para pemain tersebut tetap berstatus sebagai rakyat Malaysia setelah masa sanksi mereka resmi berakhir pada 1 November 2026 lalu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT