News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Merasa Harga Dirinya Diusik, Relawan Sahabat Ganjar Pranowo Cabut Dukungannya ke Ganjar Mahfud

Relawan Sahabat Ganjar Pranowo (SGP) menyatakan diri bubar dan tidak lagi mendukung Ganjar Pranowo dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.
Jumat, 29 Desember 2023 - 14:35 WIB
Relawan Sahabat Ganjar Pranowo melepas dukungan.
Sumber :
  • Tim tvOne - Didiet Cordiaz

Semarang, tvOnenews.com - Relawan Sahabat Ganjar Pranowo (SGP) menyatakan diri bubar dan tidak lagi mendukung Ganjar Pranowo dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Pernyataan dan keputusan tersebut ditandai dengan pembakaran bendera dan kaos SGP serta pencopotan papan nama di kantor DPP relawan Sahabat Ganjar Pranowo di Kauman Regency Mranggen, Kabupaten Demak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Keputusan bubar ini berdasarkan dari apa yang kami alami. Kroni kroninya Mas Ganjar Pranowo sudah menginjak injak harga diri SGP selaku relawan yang konsisten dan total dalam mendukung Ganjar Pranowo sejak tahun 2021 lalu," ujar Ketua Umum Relawan SGP, Ahmad Muhdor Ichsan kepada tvOnenews.com, Jumat (29/12/2023).

Gus Muhdor juga menjelaskan, seluruh pengurus SGP se Indonesia dianggap mencari keuntungan pribadi dalam mendukung Ganjar Pranowo oleh kroni Ganjar.

"Kita dianggap meneror Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Mahfud, Arsjad Rasyid. Padahal kita hanya bertanya. Kemudian, ada narasi dari kroni kroninya Mas Ganjar, yang mengatakan SGP jangan dikasih kaos, nanti dijual. Padahal siapa yang mau beli, siapa yang mau minta kaos bergambar Ganjar," lanjut Muhdor.

Selanjutnya, Ahmad Muhdor, juga menegaskan bahwa dana ataupun biaya yang telah dikeluarkan selama mendukung Ganjar Pranowo, mencapai Rp. 2,2 milyar murni dari relawan.

"Jauh sebelum turunnya rekom. Kami sudah gelar deklarasi sampai pergerakan relawan. Total yang kami keluarkan mencapai 2,2 milyar rupiah. Uang tersebut murni dari relawan. Gak ada itu sepeserpun dari Ganjar Pranowo. Jangankan uang, ibaratnya, rokok saja tidak dikasih," tegas Ahmad Muhdor.

Hingga saat ini, lanjut Ahmad Muhdor, relawan SGP belum menentukan arah dukungan Paslon Capres - Cawapres dalam Pilpres 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat ini kami belum menentukan mendukung mana. Mungkin satu atau dua hari lagi, kami akan mengumumkan siapa paslon yang kami dukung. Intinya, mulai saat ini kami DPP SGP sudah menginstruksikan kepada pengurus SGP di 400 Kabupaten/kota se Indonesia dan sepakat untuk tidak mendukung Ganjar - Mahfud," pungkas Ahmad Muhdor.

Sebagai informasi, Relawan Sahabat Ganjar Pranowo (SGP) mendeklarasikan dukungan kepada Ganjar Pranowo untuk maju dalam Pilpres 2024, pada tanggal 28 Oktober 2021 silam, atau saat Ganjar masih menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lembaga Penjamin Simpanan: Tiga Badan Perkreditan Rakyat di DIY Dilikuidasi, Klaim Simpanan Nasabah Capai Rp58,51 Miliar

Lembaga Penjamin Simpanan: Tiga Badan Perkreditan Rakyat di DIY Dilikuidasi, Klaim Simpanan Nasabah Capai Rp58,51 Miliar

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat tiga Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di Daerah Istimewa Yogyakarta telah dicabut izin usahanya hingga 30 September 2026.
LRT Jabodebek Perpanjang Uji Coba Keberangkatan Pukul 05.30 WIB hingga Akhir Oktober

LRT Jabodebek Perpanjang Uji Coba Keberangkatan Pukul 05.30 WIB hingga Akhir Oktober

LRT Jabodebek kembali memperpanjang uji coba perjalanan pada keberangkatan awal pukul 05.30 WIB dari Stasiun Dukuh Atas BSI hingga akhir Oktober 2026.
Pokok Persoalan Ari Bias Kembali Gugat Agnez Mo yang Kelima Kalinya, Lagi-lagi Hak Cipta Lagu Bilang Saja

Pokok Persoalan Ari Bias Kembali Gugat Agnez Mo yang Kelima Kalinya, Lagi-lagi Hak Cipta Lagu Bilang Saja

Sengketa hak cipta lagu "Bilang Saja" belum selesai. Komposer Ari Bias menggugat penyanyi Agnez Mo lagi atas dugaan pelanggaran hak ekonomi pencipta karya itu.
Lapangan Padel Milik Coach Justin Jadi Sasaran Pencurian Laptop hingga Mikrofon, Polisi: Perkara dalam Penyelidikan

Lapangan Padel Milik Coach Justin Jadi Sasaran Pencurian Laptop hingga Mikrofon, Polisi: Perkara dalam Penyelidikan

Lapangan padel milik Coach Justin di Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan menjadi sasaran pencurian. Sejumlah barang yang hilang dibawa pencuri antara lain laptop merek Lenovo, beberapa ponsel, dua tablet dan mikrofon TWS.
Hasil Kualifikasi MotoGP Indonesia 2026: Raul Fernandez Kembali Kuasai Sirkuit Mandalika dengan Amankan Pole Position

Hasil Kualifikasi MotoGP Indonesia 2026: Raul Fernandez Kembali Kuasai Sirkuit Mandalika dengan Amankan Pole Position

Hasil Kualifikasi MotoGP Indonesia 2026 yang berlangsung di Sirkuit Mandalika, dimana pole position berhasil diraih oleh rider Trackhouse, Raul Fernandez.
Dosen Sekolah Tinggi Agama di Aceh Diduga Lecehkan Sejumlah Mahasiswi, Dosen Lainnya Harap Oknum Tidak Kembali ke Kampus

Dosen Sekolah Tinggi Agama di Aceh Diduga Lecehkan Sejumlah Mahasiswi, Dosen Lainnya Harap Oknum Tidak Kembali ke Kampus

Seorang dosen di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, diduga melecehkan sejumlah mahasiswi. Apabila tidak ada penyelesaian yang tegas, dosen dan mahasiswa mempertimbangkan untuk menghentikan kegiatan belajar-mengajar sebagai bentuk protes.

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT