News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nikmatnya Sensasi Pedas Olahan Ndas Manyung Khas Pantura Pati

Jika melintas di jalur pantura Pati-Rembang, kurang lengkap rasanya jika belum menyantap olahan makanan laut khas pantura, ndas manyung atau kepala ikan manyung
Rabu, 5 Januari 2022 - 13:53 WIB
Olahan kuliner ndas manyung atau kepala ikan manyung.
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, Jawa Tengah – Jika anda melintas di jalur pantura Pati-Rembang, kurang lengkap rasanya jika belum menyantap olahan makanan laut khas pantura. Kuliner tradisional ini adalah ndas manyung atau kepala ikan manyung, yang merupakan kuliner khas Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Kepala ikan manyung berukuran besar dengan kuah santan yang kental dan sensasi pedasnya ini patut dicoba.

Warung yang khusus menyediakan olahan makanan laut khas pantura, salah satunya adalah kuliner tradisional  ndas manyung atau kepala ikan manyung ini berada di warung makan yang lokasinya berada di pinggiur jalur pantura Pati – Rembang, Desa Raci, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketika liburan, seperti awal tahun 2022 ini, warung tersebut diserbu pembeli. Para pembeli yang berasal dari lokal Pati dan para pengguna jalan yang kebetulan melintas di jalur pantura Pati-Rembang ini ingin merasakan sensasi pedas ndas manyung atau kepala ikan manyung.

Salah satu pembeli, Yunasih, warga Kecamatan Tayu Pati, mengaku jika ingin merasakan sensasi pedas kepala manyung, dirinya selalu ke Desa Raci, Kecamatan Batangan yang dikenal dengan kuliner tradisional kepala manyung. Menurutnya, olahan ikan manyung yang paling sedap dan enak serta pedas khas merica yang sangat sensasional, hanya di Desa Raci ini.

“Saya selalu ke Desa Raci yang katanya terkenal dengan kepala manyung. Disini rasa pedasnya dari merica dan cabe asli sangat terasa sekali. Bumbu rempah rempahnya juga pas tidak kelebihan tidak kekurangan, cocok di lidah pokoknya rasanya,” ujar Yunasih, Rabu (5/1/2022).

“Dibanding dengan ikan lainnya, ndas manyung ini ada bedanya tersendiri soalnya ini khan dari ikan laut yang diasap dulu terus baru dimasak dengan kuah santan yang pedas, jadi ada rasa tersendiri,” tambahnya.

Pemilik warung makan, Fathonah, mengatakan, selama 14 tahun atau sejak tahun 2008 lalu warung ini sudah menjual olahan kepala manyung atau ndas manyung, bahkan menjadi menu spesial di warungnya. Harga tiap porsi kepala manyung dijual antara Rp30 ribu hingga Rp60 ribu per porsi.

“Untuk ukuran kecil saya jual dengan harga 30 ribu rupiah, dan untuk ukuran besar seharga 60 ribu rupiah. Dalam sehari bisa terjual sekitar 200 porsi kepala manyung dengan berbagai ukuran,” kata Fathonah.

Masakan ndas manyung atau kepala ikan manyung ini merupakan masakan khas pesisir Juwana Pati, khususnya Desa Raci, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati. Kepala ikan manyung adalah sisa olahan pabrik pengolahan ikan laut yang dimanfaatkan oleh penjual dan diolah lagi menjadi masakan yang mempunyai cita rasa tinggi.

Cara memasak kepala manyung (ndas manyung), pertama sediakan bumbu rempah-rempah, seperti cabe, kunyit, lengkuas, bawang merah dan putih, kemiri, garam, merica, serta jangan lupa santan kelapa. Bumbu tersebut kemudian diuleg hingga halus. Bumbu yang telah diuleg halus kemudian dimasukkan ke wajan untuk digongso.

Selanjutnya masukkan santan kelapa dan diaduk hingga merata. Kepala ikan manyung yang sudah direbus selama satu jam, kemudian dimasukkan ke dalam kuah santan yang telah dicampur aneka bumbu rempah rempah tersebut.

Agar bumbu rempah rempahnya meresap ke kepala ikan manyung, maka harus diaduk hingga merata. Olahan kepala manyung pun sudah siap disajikan.

Anda penasaran ingin mencicipinya sensasi pedasnya kuliner ndas manyung atau kepala ikan manyung?, silahkan mampir di warung makan ndas manyung yang banyak terdapat dipinggir jalur pantura Desa Raci, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati. (Abdul Rohim/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekam Jejak Prof. Yasir Nasution di Dunia Pendidikan Islam, Mantan Rektor IAIN Sumatera Utara yang Tutup Usia

Rekam Jejak Prof. Yasir Nasution di Dunia Pendidikan Islam, Mantan Rektor IAIN Sumatera Utara yang Tutup Usia

Prof. Yasir Nasution, mantan Rektor IAIN Sumatera Utara, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, perjalanan karier, dan pengabdiannya di dunia pendidikan Islam.
Klasemen Liga Voli Vietnam 2026, 3 November: Rivan Nurmulki Resmi Susul Farhan Halim ke Semifinal, Boy Arnez Masih Berjuang

Klasemen Liga Voli Vietnam 2026, 3 November: Rivan Nurmulki Resmi Susul Farhan Halim ke Semifinal, Boy Arnez Masih Berjuang

Klasemen Liga Voli Vietnam 2026 putaran kedua, di mana tiga pemain Timnas Voli Indonesia terus meraih hasil positif. Termasuk Rivan Nurmulki yang menyusul Farhan Halim lolos ke semifinal, sedangkan Boy Arnez masih berjuang untuk lolos ke empat besar.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Komdis PSSI Resmi Sanksi Persib Bandung Akibat Tak Punya Dokter Tim, Bagaimana AFC?

Komdis PSSI Resmi Sanksi Persib Bandung Akibat Tak Punya Dokter Tim, Bagaimana AFC?

Komdis PSSI memutuskan Persib bersalah dalam pertandingan Super League antara Madura United melawan Persib Bandung karena tak didampingi oleh dokter tim pada 22 Oktober 2026 lalu. 
Cek Jadwal KRL Rute Jakarta Kota-Tanjung Priok Hari Ini 3 November 2026, Pastikan Sebelum Berangkat

Cek Jadwal KRL Rute Jakarta Kota-Tanjung Priok Hari Ini 3 November 2026, Pastikan Sebelum Berangkat

Inilah jadwal KRL hari ini 3 November 2026 rute Jakarta Kota-Tanjung Priok. KRL paling pagi tersedia pukul 05:00 WIB dan yang paling malam tersedia pukul 20:30 WIB untuk pengguna Pink Line.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

Sebelum dihampiri OTK usai menyinggung Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Adi Hidayat, Herri Pras ternyata sudah beberapa kali disorot karena kontroversinya sejak 2023
Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40) mengungkap suaminya baru mengakui mempunyai istri siri, Dini Hardiyanti (30) pada 10 Oktober 2026.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT