News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kreatif! Pelampung Pancing Ternyata Dibikin Dari Busa Bekas

Bagi penghobi mancing, pelampung atau ada yang menyebut sebagai kumbul atau kambang, adalah piranti penting. Tapi, tahukah anda, kalau pelampung pancing ini dibuat dari daur ulang styrofoam atau busa bekas?
Sabtu, 8 Januari 2022 - 09:46 WIB
Pelampung pancing berbagai ukuran siap dikirimkan ke pedagang grosir
Sumber :
  • tim tvOne - Sonik Jatmiko

Banyumas, Jawa Tengah - Bagi penghobi mancing, pelampung atau ada yang menyebut sebagai kumbul atau kambang, adalah piranti penting. Ya, alat ini bisa mendeteksi dengan cepat, saat ikan menyambar umpan di kail.

Tapi, tahukah anda, kalau pelampung pancing ini dibuat dari daur ulang styrofoam atau busa bekas? Di Purwokerto, Kabupaten Banyumas Jawa Tengah, ada bengkel produksi pelampung pancing sejak 2005. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adalah Eko, warga Kelurahan Bobosan, Kecamatan Purwokerto Utara, yang hingga kini masih memproduksi pelampung pancing. Depan rumah sekaligus bengkel produksinya dipenuhi tumpukan busa bekas peti buah.

"Busa peti buah ini paling pas. Lebih padat,  karena butiran busanya berukuran kecil, sehingga lebih mudah dibentuk dan hasil akhirnya halus," ujar Eko.

(Suasana bengkel produksi pelampung pancing. Sumber: tim tvOne - Sonik)

Busa didapatkanya dari pedagang buah di pasar-pasar dan sejumlah gerai. Oleh Eko, box yang hanya berakhir menjadi sampah ini, diubah menjadi barang yang lebih berguna dan tentu saja bernilai ekonomi.

"Box-box ini dipotong dengan ukuran besar dan memanjang. Lalu dipotong lagi menjadi lebih kecil, seukuran ibu jari," ujar Eko sambil memperlihatkan delapan ukuran pelampung yang dia produksi. 

(Membubut body pelampung pancing. Sumber: tim tvOne - Sonik)

Untuk bagian as pelampung, dibuat dari bambu yang dibentuk menjadi lidi pendek. As ini terlebih dahulu dilumuri lem, agar bisa melekat kuat pada bagian busa. 

"Untuk membentuk busa saya membuat sendiri alat bubut sederhana ini," ujar Eko memperlihatkan alat bubut dari motor listrik bekas.

Membentuk body pelampung digunakan alat bubut dan pisau cutter. Setelah terbentuk, baru dihaluskan dengan amplas.

Setelah halus, pelampung masuk tahap pengecatan. Diawali dengan mencelupkan body pelampung ke cat dasar. Digunakan cat tembok sebagai dasar. Lalu finishing dengan cat minyak berwarna terang.

(Mengecat pelampung pancing. Sumber: tim tvOne - Sonik)

"Selain lebih awet, cat dengan warna terang berfungsi agar pelampung mudah dilihat saat di permukaan air," ujarnya.

Dibantu Iwan adiknya, dalam sehari bisa menghasilkan empat hingga lima ratus buah pelampung pancing. Seluruh pekerjaan dilakukan olehnya berdua, mulai dari memotong hingga finishing. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penjualan pelampung pancing produksi Eko, melalu jalur grosir di sejumlah kota di Jawa Tengah. Dari pedagang grosir lalu dibeli oleh pedagang pengecer.

"Pihak grosir berapapun kita produksi, mereka siap menampung. Kita suka keteteran kalau musim liburan atau bulan puasa. Permintaan melonjak," ujar Eko. (Sonik Jatmiko/ito)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Red Sparks Resmi Raih Penghargaan Bergengsi dari KOVO, Jadi Tim Paling Suportif di Liga Voli Korea 2025-2026

Red Sparks Resmi Raih Penghargaan Bergengsi dari KOVO, Jadi Tim Paling Suportif di Liga Voli Korea 2025-2026

Red Sparks resmi mendapatkan penghargaan bergengsi dari Federasi Bola Voli Korea Selatan (KOVO) meski terseok-seok saat mengarungi Liga Voli Korea 2025-2026.
Bareskrim Polri Bongkar Pabrik dan Gudang Produksi Kosmetik Ilegal di Bogor, Pemilik Hingga Kurir Ditangkap

Bareskrim Polri Bongkar Pabrik dan Gudang Produksi Kosmetik Ilegal di Bogor, Pemilik Hingga Kurir Ditangkap

Tim Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri membongkar pabrik dan gudang yang memproduksi kosmetik ilegal di Perumahan Casa Samala Pentas, Ciherang, Dramaga, Bogor.
Didukung 12 Daerah, Muhammad Rahul Melaju Tanpa Pesaing di Bursa Ketua Karang Taruna Riau

Didukung 12 Daerah, Muhammad Rahul Melaju Tanpa Pesaing di Bursa Ketua Karang Taruna Riau

Dukungan solid dari 12 kabupaten/kota mengantarkan Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Rahul sebagai calon tunggal Ketua Karang Taruna Provinsi Riau.
Penjual Serabi Langganan Dedi Mulyadi Tiba-tiba Curhat, Ungkap Keluh Kesah di Hadapan KDM Sampai Bawa Nama Bupati

Penjual Serabi Langganan Dedi Mulyadi Tiba-tiba Curhat, Ungkap Keluh Kesah di Hadapan KDM Sampai Bawa Nama Bupati

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tiba-tiba mendengar curahan hati dari penjual serabi langganannya. Ibu penjual serabi ungkap keluh kesah kepada KDM
Yai Mim Tutup Usia di Tahanan Polresta Malang Kota, Kasus Pelecehan yang Viral Kini Jadi Sorotan

Yai Mim Tutup Usia di Tahanan Polresta Malang Kota, Kasus Pelecehan yang Viral Kini Jadi Sorotan

Yai Mim tutup usia di tahanan Polresta Malang Kota, kasus pelecehan yang sempat viral kini jadi sorotan.
Soal Kader NasDem Pindah ke PSI, Saan Mustopa: Mungkin Mereka Sudah Jenuh di NasDem

Soal Kader NasDem Pindah ke PSI, Saan Mustopa: Mungkin Mereka Sudah Jenuh di NasDem

Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa menanggapi terkait beberapa kader partainya yang pindah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Begini katanya.

Trending

Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang Justru Ucap Terima Kasih ke Dedi Mulyadi Berkat Kompensasi

Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang Justru Ucap Terima Kasih ke Dedi Mulyadi Berkat Kompensasi

Penertiban bangunan liar di Lembang oleh Dedi Mulyadi justru disambut positif pedagang. Ini karena dapat Kompensasi modal usaha dan pembukaan rekening.
2 Striker Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Kompak Borong Gol di Luar Negeri, John Herdman Tak Resah Lagi Lini Depan Tumpul

2 Striker Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Kompak Borong Gol di Luar Negeri, John Herdman Tak Resah Lagi Lini Depan Tumpul

John Herdman berbunga-bunga setelah dua calon striker naturalisasi Timnas Indonesia yaitu Luke Vickery dan Dean Zandbergen kompak borong gol di luar negeri.
Timnas Indonesia Akhirnya Jadi Hadapi Italia di Playoff Piala Dunia 2026? Iran di Ambang Pencoretan FIFA

Timnas Indonesia Akhirnya Jadi Hadapi Italia di Playoff Piala Dunia 2026? Iran di Ambang Pencoretan FIFA

Timnas Indonesia bisa saja menghadapi Italia di playoff Piala Dunia 2026. Prediksi mengenai pencoretan Iran oleh Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) meningkat.
Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Di bawah komando pelatih anyar John Herdman, Timnas Indonesia mengusung misi besar yakni mematahkan kutukan enam kali runner-up dan membawa pulang trofi juara -
Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Gagal Rebut Kemenangan dari Megawati Hangestri Cs di Final Four Proliga 2026

Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Gagal Rebut Kemenangan dari Megawati Hangestri Cs di Final Four Proliga 2026

Jakarta Electric PLN ungkap biang kerok gagal merebut kemenangan dari Jakarta Pertamina Enduro saat kembali bersua dengan Megawati Hangestri di final four Proliga 2026.
Jusuf Kalla Dituding Nistakan Ajaran Kristen, Jubir JK: Kami Membantah dengan Tegas Tuduhan Itu

Jusuf Kalla Dituding Nistakan Ajaran Kristen, Jubir JK: Kami Membantah dengan Tegas Tuduhan Itu

Belakangan ini, viral di media sosial terkait Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) dituding melakukan dugaan penistaan ajaran kristen buntut
Jusuf Kalla Resmi Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Terkait Isi Ceramah

Jusuf Kalla Resmi Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Terkait Isi Ceramah

Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) bersama Pemuda Katolik resmi melaporkan JK ke SPKT Polda Metro Jaya, Minggu (12/4/2026) malam, terkait ceramah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT