GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Isu Sekolah Negeri Tambah Kuota, Calon Siswa SMP Swasta di Brebes Ramai-ramai Cabut Berkas Daftar Ulang

Para calon siswa peserta didik baru di sejumlah SMP swasta di Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, ramai ramai mencabut berkas pendaftaran dan daftar ulang. 
Selasa, 2 Juli 2024 - 19:02 WIB
Panita Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) SMP Muhammadiyah Larangan saat menunggu calon siswa baru melakukan daftar ulang.
Sumber :
  • Tim tvOne - Tri Handoko

"Kami memprediksi, besok bisa  terjadi pembatalan massal. Karena ada 20 orang lebih calon siswa dari SMP Negeri 1 Larangan yang masuk sini," ungkap Aji.

Pihaknya mengaku khawatir, jika ini benar terjadi akan mematikan sekolah swasta. Karena akan mengurangi jumlah rombel yang ditargetkan dari masing-masing sekolah swasta yang ada.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau benar akan ada penambahan rombel,  jelas kami akan kehilangan satu rombel. Ini pasti akan mematikan sekolah swasta," ujar Aji.

Terpisah, Plt Kepala SMPN 1 Larangan, Arif Nurhadi membantah pihaknya memanggil ulang calon peserta didik baru yang dinyatakan tidak lolos PPDB kemarin. 

Ditegaskan oleh Arif, PPDB tahun ini jumlah calon siswa yang mendaftar sebanyak 407 dan diterima sebanyak 288.

Sehari jelang batas akhir besok, hanya dua calon siswa baru yang belum mendaftar. Lebih rinci Arif menambahkan, tahun ajaran 2024/2025 dari 288 siswa baru, akan dibagi menjadi 9 kelas. 

"Saya tegaskan, tidak ada pemanggilan ulang bagi  calon siswa yang tidak lolos PPDB karena ada penambahan rombel. Hari ini tercatat, 286 dari 288 sudah daftar ulang, besok kita tinggal menunggu dua calon siswa lagi," beber Arif.

Terkait isu yang beredar adanya penambahan ruang kelas bagi calon siswa baru,  Arif menyebut, itu adalah berita bohong alias hoax.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihaknya berpesan agar para calon siswa yang pernah mendaftar di SMP Negeri 1 Larangan dan dinyatakan tidak lolos agar tidak mempercayainya isu hoax tersebut.

"Jadi bagi yang sudah mendaftar di SMP Muhamadiyah, silakan dilanjutkan. Jangan cabut berkas daftar ulang, karena kami hanya menerima calon siswa yang sudah dinyatakan lolos pada proses PPDB Minggu kemarin. Isu yang beredar adalah berita hoax tidak bisa dipertanggungjawabkan," pungkasnya.  (tho/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tiket BIGBANG Jakarta 2027 Tembus Rp6,5 Juta, Ini Fasilitas VIP dan Jadwal War Tiketnya

Tiket BIGBANG Jakarta 2027 Tembus Rp6,5 Juta, Ini Fasilitas VIP dan Jadwal War Tiketnya

Harga tiket BIGBANG Jakarta 2027 mencapai Rp6,5 juta. Simak daftar harga, fasilitas VIP, biaya tambahan, dan jadwal penjualan tiket.
Kerusuhan di Pejompongan, Wali Kota Jakpus Bongkar Fakta Bahwa Massa Ternyata Bukan Warga Setempat

Kerusuhan di Pejompongan, Wali Kota Jakpus Bongkar Fakta Bahwa Massa Ternyata Bukan Warga Setempat

Arifin mengatakan dirinya sempat berbincang dengan sejumlah orang yang berada di sekitar lokasi. Dari pembicaraan tersebut, diketahui ada massa yang berasal dari daerah lain
Harga Emas Pegadaian Jumat Turun, Antam Rp2,759 Juta dan UBS Rp2,729 Juta per Gram

Harga Emas Pegadaian Jumat Turun, Antam Rp2,759 Juta dan UBS Rp2,729 Juta per Gram

Harga emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian turun pada Jumat 28 Agustus 2026. Simak daftar harga emas terbaru lengkap per gram.
Kata Manajer Timnas Voli Putri Indonesia Jelang Duel Kontra Iran di Perempat Final AVC Women's Continental 2026

Kata Manajer Timnas Voli Putri Indonesia Jelang Duel Kontra Iran di Perempat Final AVC Women's Continental 2026

Manajer Timnas Voli Putri Indonesia, Luciana Taroreh, ungkap faktor kunci untuk meraih kemenangan atas Iran di perempat final AVC Women's Continental 2026.
Bukan Lagi Daerah Terisolasi, Perbatasan Kini Jadi Beranda Terdepan Indonesia

Bukan Lagi Daerah Terisolasi, Perbatasan Kini Jadi Beranda Terdepan Indonesia

Komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan dan pengelolaan kawasan perbatasan negara terus menunjukkan tren yang positif.
Kapolda Sumsel Bagi-bagi Ribuan Masker untuk Masyarakat Demi Cegah Dampak Asap Karhutla

Kapolda Sumsel Bagi-bagi Ribuan Masker untuk Masyarakat Demi Cegah Dampak Asap Karhutla

Kepedulian terhadap kesehatan anak ditunjukkan langsung Kapolda Sumsel bersama Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Selatan beserta Wakapolda Sumsel.

Trending

Langkah Pemerintah Naikan Anggaran Penanganan Bencana Tuai Respons Positif

Langkah Pemerintah Naikan Anggaran Penanganan Bencana Tuai Respons Positif

Pemerintah berencana menaikkan anggaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada APBN 2027 menjadi berkisar Rp1 triliun.
Hingga Jumat Dini Hari, Massa Masih Berkerumun di Sekitar Slipi

Hingga Jumat Dini Hari, Massa Masih Berkerumun di Sekitar Slipi

Hingga Jumat,  pukul 03.00 WIB, massa masih berkerumun di sejumlah titik sekitar Slipi dan Petamburan, Jakarta, setelah aksi di sekitar Gedung DPR/MPR RI.
Soroti Bule Mesum di Pekarangan Rumah Bali, Media Australia: Pemilik Rumah Anggap Sebuah ‘Kecelakaan’

Soroti Bule Mesum di Pekarangan Rumah Bali, Media Australia: Pemilik Rumah Anggap Sebuah ‘Kecelakaan’

Media Australia soroti pasangan warga negara asing (WNA) nekat melakukan tindak asusila di pekarangan rumah warga Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, Bali.
Tampil di Liga Champions, Como 1907 Agresif di Bursa Transfer Pemain dengan Negosiasi Bawa Moise Kean

Tampil di Liga Champions, Como 1907 Agresif di Bursa Transfer Pemain dengan Negosiasi Bawa Moise Kean

Demi tampil maksimal di debut Liga Champions, Como 1907 bergerak agresif di bursa transfer.
LRT Jabodebek Catat Peningkatan Pengguna pada Januari-Juli 2026

LRT Jabodebek Catat Peningkatan Pengguna pada Januari-Juli 2026

Penggunaan transportasi umum dalam mobilitas masyarakat semakin mengalami peningkatan diantaranya LRT Jabodebek.
Ternyata Ini Alasan Ruben Onsu Belum Ditahan, Artis yang Tersangkut Kasus Dugaan Penipuan Investasi

Ternyata Ini Alasan Ruben Onsu Belum Ditahan, Artis yang Tersangkut Kasus Dugaan Penipuan Investasi

Kasus Ruben Onsu menjadi sorotan, yang dilaporkan pada 2025. Polisi meningkatkan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan pada 25 April 2026.
Korban Tewas Banjir Bandang Dahsyat Nepal Capai 392 Orang, 1.400 Orang Dinyatakan Hilang

Korban Tewas Banjir Bandang Dahsyat Nepal Capai 392 Orang, 1.400 Orang Dinyatakan Hilang

Menurut Dewan Pariwisata Nepal, dari 517 warga negara asing yang dilaporkan hilang di Nepal, sebanyak 178 orang di antaranya merupakan warga negara India..
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT