GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ijazah Ditahan Karena Tunggakan Biaya Sekolah, Dua Kakak Beradik Warga Miskin di Brebes Sulit Cari Kerja

Dua anak kakak beradik dari keluarga miskin di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah terpaksa kerja serabutan. Ini karena ijazah tingkat atas masih tertahan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pusponegoro 01 Brebes.
Kamis, 11 Juli 2024 - 14:35 WIB
Muhammad Bahtiar Nurohman bersama ibunya sedang menunjukan raport sekolah.
Sumber :
  • Tim tvOne - Tri Handoko

Brebes, tvOnenews.com - Dua anak kakak beradik dari keluarga miskin di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah terpaksa kerja serabutan. Ini karena ijazah tingkat atas masih tertahan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pusponegoro 01 Brebes, tempatnya dulu menempuh pendidikan.

Tertahannya ijazah kedua anak kakak beradik di SMK karena tak bisa membayar kekurangan biaya. Apalagi ibu dari dua anak kakak beradik, Muhammad Nabil Fauzi Nurohman dan Muhammad Bahtiar Nurohman, merupakan janda yang bekerja serabutan dan harus menafkahi empat orang anaknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ijazah mereka tertahan di SMK Pusponegoro 01 Brebes karena kekurangan biaya sekolah dengan total kurang lebih Rp 15 juta. Masing-masing, Muhammad Bahtiar Nurohman yang lulus tahun 2022 masih harus membayar Rp 10 juta; dan kakaknya, Muhammad Nabil Fauzi Nurohman yang lulus tahun 2021 masih harus membayar Rp 5 juta. 

Muhammad Bahtiar Nurohman mengaku, saat ini kesulitan untuk mendaftar kerja di tempat yang berpenghasilan layak seperti di pabrik-pabrik karena ijazah SMK nya masih tertahan disekolah.

"Saya sudah lulus dua tahun lalu. Karena ijazah saya masih  di sekolah dan belum bisa diambil. Saya terpaksa bekerja serabutan apa saja jika ada yang mengajaknya," kata Bahtiar saat ditemui awak media di rumahnya, Kamis (11/07/2024) siang.

Sementara ibunya Nunung (40) mengungkapkan, bahwa dirinya tak bisa  membayar kekurangan biaya sekolah karena tidak mampu. Sementara suaminya telah meninggal dunia sejak dua tahun lalu. 

"Totalnya ada sekitar Rp 15 jutaan. Saya belum ada uang untuk ambil ijazah. Penginnya bisa diambil biar anak saya dua-duanya bisa kerja dan dapat penghasilan tetap. Tidak kerja serabutan seperti sekarang ini," ungkap Nunung.

Ibu yang tinggal di rumah yang berjarak kurang lebih 100 meter dari sekolah anaknya itu mengaku sempat dipanggil pihak sekolah untuk melunasi kekurangan biaya.

Namun saat itu dirinya mengatakan bahwa tidak memiliki uang untuk mengambil ijazah dan meminta keringanan untuk mengambil ijazah anaknya. 

"Dulu dapat surat panggilan dari sekolah tapi memang saya tidak ada biaya. Untuk makan sehari-hari saja susah apalagi untuk membayar biaya sekolah yang total mencapai belasan juta rupiah," jelas Nunung.

Terpisah, Wakil Kepala Bagian Humas SMK Pusponegoro 01 Brebes, Zaenal Fudin mengaku belum mengetahui informasi tersebut. Pihaknya akan segera berkoordinasi dengan bagian pengarsipan ijazah. Menurutnya, dua nama yang mengaku ijazahnya tertahan belum ada konfirmasi kepada pihak SMK Pusponegoro 01 Brebes. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dua nama itu belum ada konfirmasi ke kami. Saya selaku humas di sini belum menerima laporan adanya dua mantan siswanya yang katanya kakak beradik ijazah belum diambil. Apalagi kata mas-mas wartawan ini, jarak rumahnya dekat dengan sekolah, kalau ke sini ya pasti juga ada toleransi. Di sini saya tegaskan tidak ada kesulitan maupun mempersulit siswanya," pungkasnya. (tho/buz)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hari Kedua Gempa NTT, Seskab Teddy Sebut Tambahan 25 ton Bantuan Telah Tiba di NTT

Hari Kedua Gempa NTT, Seskab Teddy Sebut Tambahan 25 ton Bantuan Telah Tiba di NTT

Pada hari ke-2 penanganan bencana, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan ada tambahan 25 ton bantuan dari pemerintah tiba di sejumlah daerah terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT)
BREAKING
NEWS
Korban Meninggal Gempa M7.7 Flores NTT Capai 53 Orang

Korban Meninggal Gempa M7.7 Flores NTT Capai 53 Orang

BNPB melaporkan  korban meninggal dunia akibat gempa Magnitudo 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah menjadi 53 orang.
Penggerebekan Kasino di Nagoya Batam, 197 Orang Diamankan Mulai dari WNI hingga WNA

Penggerebekan Kasino di Nagoya Batam, 197 Orang Diamankan Mulai dari WNI hingga WNA

Sebanyak 197 orang diamankan dalam penggerebekan dugaan perjudian jenis kasino di kawasan Nagoya, Batam, pada Sabtu (15/8/2026).
Jadwal Drawing Pembagian Grup AFC Challenge League 2026-2027: Borneo FC Segel Status Tuan Rumah, Jangan Sampai Persib Gabung

Jadwal Drawing Pembagian Grup AFC Challenge League 2026-2027: Borneo FC Segel Status Tuan Rumah, Jangan Sampai Persib Gabung

Berstatus sebagai runner up Super League 2025-2026, Borneo FC akan bertindak sebagai tuan rumah babak penyisihan grup. 
Satgas Galapana DPR Tinjau Gempa M7,7 NTT, Pastikan Penanganan Korban Cepat

Satgas Galapana DPR Tinjau Gempa M7,7 NTT, Pastikan Penanganan Korban Cepat

Satgas Penanggulangan Pasca Bencana (Galapana) DPR RI meninjau langsung lokasi terdampak gempa 7,7 magnitudo di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam peninjauan itu
PLN Berhasil Pulihkan Sebagian Besar Kelistrikan Flores Pascabencana Gempa NTT

PLN Berhasil Pulihkan Sebagian Besar Kelistrikan Flores Pascabencana Gempa NTT

Setelah seluruh 11 Gardu Induk (GI) terdampak gempa berhasil dipulihkan dan pasokan utama telah normal, PLN melanjutkan pemulihan jaringan distribusi hingga ke titik pelanggan.

Trending

Jadwal Drawing AFC Champions League Two 2026-2027, Nasib Persib Bandung Ditentukan Sebelum Laga Play Off ACL Two

Jadwal Drawing AFC Champions League Two 2026-2027, Nasib Persib Bandung Ditentukan Sebelum Laga Play Off ACL Two

Persib Bandung kembali menjadi wakil Indonesia untuk tampil di kasta kedua Liga Champions Asia, AFC Champions League Two 2026-2027. 
Jadwal Drawing Pembagian Grup AFC Challenge League 2026-2027: Borneo FC Segel Status Tuan Rumah, Jangan Sampai Persib Gabung

Jadwal Drawing Pembagian Grup AFC Challenge League 2026-2027: Borneo FC Segel Status Tuan Rumah, Jangan Sampai Persib Gabung

Berstatus sebagai runner up Super League 2025-2026, Borneo FC akan bertindak sebagai tuan rumah babak penyisihan grup. 
Penggerebekan Kasino di Nagoya Batam, 197 Orang Diamankan Mulai dari WNI hingga WNA

Penggerebekan Kasino di Nagoya Batam, 197 Orang Diamankan Mulai dari WNI hingga WNA

Sebanyak 197 orang diamankan dalam penggerebekan dugaan perjudian jenis kasino di kawasan Nagoya, Batam, pada Sabtu (15/8/2026).
PLN Berhasil Pulihkan Sebagian Besar Kelistrikan Flores Pascabencana Gempa NTT

PLN Berhasil Pulihkan Sebagian Besar Kelistrikan Flores Pascabencana Gempa NTT

Setelah seluruh 11 Gardu Induk (GI) terdampak gempa berhasil dipulihkan dan pasokan utama telah normal, PLN melanjutkan pemulihan jaringan distribusi hingga ke titik pelanggan.
Hari Kedua Gempa NTT, Seskab Teddy Sebut Tambahan 25 ton Bantuan Telah Tiba di NTT

Hari Kedua Gempa NTT, Seskab Teddy Sebut Tambahan 25 ton Bantuan Telah Tiba di NTT

Pada hari ke-2 penanganan bencana, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan ada tambahan 25 ton bantuan dari pemerintah tiba di sejumlah daerah terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT)
Korban Meninggal Gempa M7.7 Flores NTT Capai 53 Orang

Korban Meninggal Gempa M7.7 Flores NTT Capai 53 Orang

BNPB melaporkan  korban meninggal dunia akibat gempa Magnitudo 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah menjadi 53 orang.
Satgas Galapana DPR Tinjau Gempa M7,7 NTT, Pastikan Penanganan Korban Cepat

Satgas Galapana DPR Tinjau Gempa M7,7 NTT, Pastikan Penanganan Korban Cepat

Satgas Penanggulangan Pasca Bencana (Galapana) DPR RI meninjau langsung lokasi terdampak gempa 7,7 magnitudo di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam peninjauan itu
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT