GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diguyur Hujan Deras, Ratusan Rumah di Cilacap Terendam Banjir

Hujan dengan itensitas tinggi mengguyur Wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, mengakibatkan sungai di Desa Tarisi meluap dan menggenangi pemukiman warga.
Jumat, 14 Januari 2022 - 23:05 WIB
Kondisi rumah warga yang terendam banjir, Jumat (14/1/2022)
Sumber :
  • Tim tvOne - Ian Sutriana

Cilacap, Jawa Tengah - Hujan dengan itensitas tinggi terus mengguyur Wilayah Cilacap, Jawa Tengah, dalam beberapa waktu kebelakang. Hujan deras ini mengakibatkan sungai yang berada di Desa Tarisi meluap dan menggenangi pemukim rumah warga. 

Sekitar 132 rumah warga yang berada di 3 Dusun, yaitu Dusun Cikaronjo, Rangkasan, dan Dusun Sidodadi, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, tergenang banjir, pada Kamis (14/01/2022) 
Ketinggian air pun sangat bervariasi, dari 30 CM, hingga 70 CM. Banyak akses jalan di tiga dusun ini yang terendam banjir, hingga mengakibatkan terganggunya aktifitas warga, seperti anak sekolah, petani, dan warga yang akan bepergian. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

" Ada 132 rumah di 3 dusun yang terendam di Desa kami, yang disebabkan oleh luapan sungai ciberem atau sering kita sebut apur " Ujar Saltam Supandy Perangkat Desa Tarisi kepada tvonenews.com di lokasi banjir

Menurut warga, bahwa banjir ini merupakan banjir tahunan yang sering terjadi di 3 dusun tersebut, hal ini terjadi sejak puluhan tahun kebelakang, saat Bendungan Manganti beroperasi. Warga pun menjelaskan mereka sudah terbiasa dengan banjir yang selalu datang sehabis hujan. 

Jika dalam waktu 2 atau 3 hari hujan deras mengguyur wilayah Desa Tarisi, dipastikan 3 dusun ini akan tergenang banjir. 

Banjir ini pun diakibatkan oleh sulitnya air mengalir dari pemukiman rumah warga, karena adanya penyumbatan di Sungai Apur, yang menjadi anak sungai Citanduy ini. 

Warga korban banjir, hingga saat ini masih enggan untuk mengungsi, mereka masih menganggap banjir yang menggenangi rumah warga kali ini terbilang aman. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Warga masih bertahan di rumahnya masing-masing, mereka enggan untuk mengungsi, dengan alasan yang berbeda" Tambah Saltam Supandy menjelaskan kondisi warga korban banjir. 

Warga berharap banjir cepat suruh agar aktivitas mereka kembali normal, dan anak-anak sekolah pun tidak terganggu. (Ian Sutriana/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengungkapkan mulai tahun 2027 bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib di SD.
Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81, semangat cinta tanah air tampak semakin memancar di sudut-sudut Kota Surabaya.
Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Sebanyak 821 siswa tampil memukau mengenakan kostum hasil kreasi berbahan bekas dalam Pawai Kemerdekaan bertema “Green and Clean Kostum Daur Ulang”,
Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan perceraian yang diajukan oleh pihak isteri lebih mendominasi dalam perkara perceraian yang ditangani oleh Pengadilan Agama Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa bumi bermagnitudo 6,4 yang terjadi di Sumatera Utara pada Sabtu sekitar pukul 17.57 WIB, terasa hingga ke Pantai Barat Semenanjung Malaysia.
Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pukul 23.25 WITA.

Trending

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengungkapkan mulai tahun 2027 bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib di SD.
Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pukul 23.25 WITA.
Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81, semangat cinta tanah air tampak semakin memancar di sudut-sudut Kota Surabaya.
Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Sebanyak 821 siswa tampil memukau mengenakan kostum hasil kreasi berbahan bekas dalam Pawai Kemerdekaan bertema “Green and Clean Kostum Daur Ulang”,
Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa bumi bermagnitudo 6,4 yang terjadi di Sumatera Utara pada Sabtu sekitar pukul 17.57 WIB, terasa hingga ke Pantai Barat Semenanjung Malaysia.
Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan perceraian yang diajukan oleh pihak isteri lebih mendominasi dalam perkara perceraian yang ditangani oleh Pengadilan Agama Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Bertahun-tahun Nyeri Akibat Asam Lambung akan Segera Sirna, Minum Resep Alami ala dr Zaidul Akbar

Bertahun-tahun Nyeri Akibat Asam Lambung akan Segera Sirna, Minum Resep Alami ala dr Zaidul Akbar

Asam lambung dapat menjadi gangguan kesehatan yang serius. dr. Zaidul Akbar membagikan sebuah resep minuman alami yang diyakini ampuh mengatasi asam lambung
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT