News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pasokan Air Menipis Akibat Kemarau, Petani di Brebes Siram Bawang Merah Pakai Air Limbah Rumah Tangga

Kemarau yang melanda di wilayah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah saat ini menyebabkan para petani bawang merah kesulitan mendapatkan pasokan air untuk mengairi lahan pertaniannya.
Jumat, 2 Agustus 2024 - 15:33 WIB
Petani sedang menyirami lahan tanaman bawang merah yang diambil dari air limbah comberan rumah tangga.
Sumber :
  • Tim tvOne - Tri Handoko

Brebes, tvOnenews.com - Kemarau yang melanda di wilayah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah saat ini menyebabkan para petani bawang merah kesulitan mendapatkan pasokan air untuk mengairi lahan pertaniannya, akibat saluran irigasi yang kering.

Para petani terpaksa menggunakan air comberan dari air limbah rumah tangga dan rumah sakit untuk mengairi tanaman bawang merahnya. Hal ini sudah dilakukan sejak beberapa pekan terakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti halnya para petani bawang merah di Kecamatan Brebes, dimana petani bawang merah di Kelurahan Pasarbatang, Desa Pagejugan maupun Kelurahan Limbangan Kulon. Mereka terpaksa menyedot air limbah rumah tangga dengan menggunakan mesin pompa.

Salah seorang petani bawang merah Sayum (54) warga Kelurahan Limbangan Kulon, Kecamatan Brebes mengungkapkan, sudah sejak beberapa pekan terakhir dirinya terpaksa menggunakan air comberan yang berasal air limbah rumah tangga dan air limbah dari rumah sakit untuk bisa mengairi tanaman bawang miliknya seluas seperempat bahu.

"Gara-gara pakai pompa saya harus membeli solar, paling tidak dua hari beli solar sebesar Rp 30 ribu untuk menyedot air dari saluran air ke lahan tanaman bawang. Ini kan jelas biaya jadi membengkak dan hasilnya juga tidak maksimal," kata Sayum, Kamis (1/8/2024) siang.

Tidak hanya itu, akibat disiram menggunakan air limbah rumah tangga, Sayum menambahkan, tanamannya menjadi rusak daunnya menguning dan cepat terserang hama ulat.

"Tiap hari saya terpaksa mengambil daun yang digerogoti ulat. Ini kalau dibiarkan akan semakin merusak daun tanaman bawang merahnya dan ini bisa mengakibatkan gagal panen," ungkap Sayum.

Petani bawang merah di daerahnya, ungkap Sayum, kahwatir bila hama ulat terus menyerang dan dibiarkan terancam gagal panen. Makanya untuk mengantisipasi, petani akan melakukan panen dini guna mengantisipasi kerugian yang lebih besar.

"Kami berharap Pemkab Brebes bisa segera turun tangan mengantisipasi soal kami petani yang kesulitan pasokan air maupun mengatasi hama ulat yang menyerang," jelas Sayum.

Terpisah Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Brebes, Furqon menjelaskan, bahwa sejumlah daerah di wilayah Pantura Brebes berpotensi mengalami kekeringan. Namun, sampai saat baru dalam tahap kemarau basah dimana masih terdapat hujan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apalagi pihaknya dalam musim tanam saat ini belum mendapatkan laporan adanya daerah yang mengalami kekeringan. Akan tetapi yang perlu diwaspadai yakni di wilayah Pantura Brebes yang sangat berpotensi mengalami kekeringan.

"Soal petani menggunakan air comberan, kami tidak merekomendasikan karena Pemkab telah melakukan dengan melakukan pompanisasi atau pipanisasi dengan cara mengebor dari dalam tanah," pungkasnya. (tho/buz).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Hasil Drawing IBL All Indonesia 2026, Satria Muda Bandung dan Dewa United Banten Beda Grup

Hasil Drawing IBL All Indonesia 2026, Satria Muda Bandung dan Dewa United Banten Beda Grup

Dua finalis IBL All Indonesia edisi 2025, Satria Muda Pertamina Bandung dan Dewa United Banten, kali ini ditempatkan di grup berbeda sehingga peluang keduanya kembali bertemu di partai puncak tetap terbuka.
Koops TNI Wabema Konfirmasi Dugaan 3 Anggota OPM Tewas di Maybrat, Identitas Masih Diselidiki

Koops TNI Wabema Konfirmasi Dugaan 3 Anggota OPM Tewas di Maybrat, Identitas Masih Diselidiki

Dalam operasi tersebut, TNI juga mengamankan sejumlah barang yang ditemukan di lokasi kejadian kontak tembak dengan OPM/KKB.
Update Klasemen Liga Pro Saudi 2026/2027: Al Qadsiah Duduki Posisi Puncak, Al Nassr Sukses Langkahi Al Hilal

Update Klasemen Liga Pro Saudi 2026/2027: Al Qadsiah Duduki Posisi Puncak, Al Nassr Sukses Langkahi Al Hilal

Hingga 10 Oktober 2026 pukul 07.11 WIB, kompetisi di Liga Pro Saudi 2026/2027 pun mulai memasuki pekan-pekan krusial. Perubahan klasemen pun begitu dinamis.
Koops TNI Wabema Konfirmasi Dugaan 3 Anggota OPM Tewas di Maybrat, Identitas Masih Diselidiki

Koops TNI Wabema Konfirmasi Dugaan 3 Anggota OPM Tewas di Maybrat, Identitas Masih Diselidiki

Dalam operasi tersebut, TNI juga mengamankan sejumlah barang yang ditemukan di lokasi kejadian kontak tembak dengan OPM/KKB.
Satu Kamar Tiap Bela Timnas Indonesia, Ternyata Dean James dan Joey Pelupessy Punya Cerita Unik Sendiri

Satu Kamar Tiap Bela Timnas Indonesia, Ternyata Dean James dan Joey Pelupessy Punya Cerita Unik Sendiri

Lahir dengan darah Indonesia, Dean James dan Joey Pelupessy sama-sama resmi menjadi WNI setelah mengambil sumpah pada Maret 2025 lalu.

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Tampilan mobil bergaya RWB bisa diperbarui lewat wrapping Gentian Blue bertekstur liquid metal. Gaya modifikasi mobil ala Rauh-Welt Begriff (RWB)
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT